Rumah-rumah Warga Muslim Sengaja Dibakar dalam Kerusuhan Sektarian India

Reza Gunadha

Rabu, 04 Maret 2020 | 12:52 WIB
Rumah-rumah Warga Muslim Sengaja Dibakar dalam Kerusuhan Sektarian India
Puluhan wanita berbicara kepada polisi saat aksi duduk di wilayah terdampak kerusuhan setelah bentrokan terjadi antara warga yang mendukung dan menentang uu kewarganegaraan baru di New Delhi, India, Selasa (25/2/2020). (ANTARA FOTO/REUTERS/Danish Siddiqui/pd/djo)

Suara.com - Mohammad Munazir tiba di Delhi, metropolitan India, puluhan tahun lalu, meninggalkan kemiskinan di kampung halamannya, negara bagian Bihar. Ayahnya bekerja sebagai petani yang mengelola kebun orang lain untuk upah tak seberapa.

Awalnya, seperti jutaan migran miskin lain, ia tinggal di dalam gubuk terpal, di pinggiran ibu kota India yang padat.

Ia bekerja di toko penjilidan buku dan pindah ke Khajuri Khas, lingkungan kumuh di timur laut Delhi, tempat dengan tingkat literasi lebih rendah dari rata-rata nasional.

Ketika toko penjilidan buku itu bangkrut, Munazir memutuskan untuk memulai usaha sendiri. Ia membeli sebuah gerobak, nasi, dan ayam, kemudian mulai berdagang nasi biryani. Bisnisnya sukses.

"Saya bagaikan pahlawan, semua orang suka masakan saya," ujarnya seperti dilansir BBC.

Setiap hari, ia memasak 15 kilogram biryani dan mendapatkan hingga 900 rupee (sekitar Rp174.000) untuk jerih payahnya. Akhirnya hidup Munazir mulai membaik.

Sekitar tiga tahun lalu, Munazir dan saudaranya yang bekerja sebagai supir mengumpulkan 2,4 juta rupee dari tabungan mereka dan membeli sebuah rumah — bangunan dua-lantai sederhana di sebuah jalan sempit.

Di setiap lantai terdapat dua kamar sempit tak berjendela, dapur kecil, dan kamar mandi. Bangunan itu terlalu sesak untuk dua keluarga, tapi bagi Munazir dan kakaknya, ia adalah rumah.

Mereka bahkan memasang pendingin ruangan untuk menjaga keluarga mereka tetap nyaman saat musim panas yang lembap di Delhi.

"[Rumah] ini adalah sarang yang akhirnya saya bangun untuk istri dan enam anak saya setelah berjuang seumur hidup saya," kata Munazir. "Ini satu-satunya hal yang inginkan dalam hidup ini, satu-satunya mimpi saya yang menjadi nyata."

Mimpi itu dilahap api pada Selasa (26/02) pagi pekan lalu.

Rumah Munazir dirampok dan dibakar oleh sekelompok pria muda yang mengenakan topeng dan helm. Mereka menyisir lingkungan perumahan tempat Munazir tinggal, bersenjatakan batang kayu, tongkat hoki, batu, dan botol berisi bensin.

Mereka melantunkan "Jai Shri Ram", atau "Kemenangan bagi Dewa Rama", salam yang telah berubah menjadi slogan maut kelompok radikal Hindu dalam beberapa tahun terakhir.

Khajuri Khas adalah salah satu permukiman kumuh yang dilanda kerusuhan agama paling mematikan di Delhi dalam puluhan tahun, dipicu oleh bentrokan terkait undang-undang kewarganegaraan yang kontroversial.

Tidak terjadi pembunuhan di sini. Tapi tiga hari kerusuhan dan pembakaran akhirnya memakan lebih dari 40 nyawa, meninggalkan ratusan lainnya terluka dan hilang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serbuan Coronavirus, Sektor Otomotif India Mulai Terpengaruh

Serbuan Coronavirus, Sektor Otomotif India Mulai Terpengaruh

Otomotif | Selasa, 03 Maret 2020 | 12:34 WIB

PM India Narendra Modi Bakal Tutup Akun, Awal Larangan Medsos?

PM India Narendra Modi Bakal Tutup Akun, Awal Larangan Medsos?

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:00 WIB

Susul Indonesia, India Umumkan 2 Kasus Terbaru Virus Corona

Susul Indonesia, India Umumkan 2 Kasus Terbaru Virus Corona

News | Senin, 02 Maret 2020 | 18:23 WIB

Bertaruh Nyawa, Pria Hindu India Selamatkan 6 Muslim saat Kerusuhan

Bertaruh Nyawa, Pria Hindu India Selamatkan 6 Muslim saat Kerusuhan

News | Senin, 02 Maret 2020 | 09:11 WIB

Kisahkan Kerusuhan Delhi, Nasreen: Kesalahan Kami Terlahir sebagai Muslim

Kisahkan Kerusuhan Delhi, Nasreen: Kesalahan Kami Terlahir sebagai Muslim

News | Minggu, 01 Maret 2020 | 09:05 WIB

Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad usai Kerusuhan dan 4 Berita Lainnya

Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad usai Kerusuhan dan 4 Berita Lainnya

News | Minggu, 01 Maret 2020 | 07:05 WIB

Sindhu Dilatih Pelatih Bulutangkis Asal Indonesia, Ini Respons Sang Ayah

Sindhu Dilatih Pelatih Bulutangkis Asal Indonesia, Ini Respons Sang Ayah

Sport | Sabtu, 29 Februari 2020 | 14:21 WIB

Terkini

Kado HUT Jakarta: Jembatan Cincin Mulai Dibangun, Tiang Monorel Mangkrak Resmi Hilang!

Kado HUT Jakarta: Jembatan Cincin Mulai Dibangun, Tiang Monorel Mangkrak Resmi Hilang!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20 WIB

Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok

Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:00 WIB

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB