Penimbun Masker Sudah Beraksi Sebelum Jokowi Umumkan WNI Positif Corona

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Rabu, 04 Maret 2020 | 17:51 WIB
Penimbun Masker Sudah Beraksi Sebelum Jokowi Umumkan WNI Positif Corona
Polisi ungkap kasus penimbunan ratusan ribu masker di Tangerang, Banten. (Suara.com/Yasir).

Suara.com - Polisi menemukan fakta baru terkait pengungkapan kasus penimbunan ratusan ribu masker di gudang PT Mitra Jayakarta Persada (MJP) Cargo, Tangerang, Banten.

H dan W, dua pemilik ratusan ribu masker itu telah dua kali memasok masker ke Guangzhou, China.

Pengiriman masker tersebut dilakukan jauh-jauh hari sebelum Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengumumkan dua WNI positif Corona pada Senin (2/3/2020) lalu.

Human Resource General Affair PT MJP Cargo, Sofia mengungkapkan pihaknya hanyalah merupakan perusahaan cargo biasa seperti umumnya.

Sedangkan, H dan W merupakan pelanggannya yang hendak menggunakan jasa pengiriman dari perusahaannya itu.

Polisi ungkap kasus penimbunan ratusan ribu masker di Tangerang, Banten. (Suara.com/Yasir).
Polisi ungkap kasus penimbunan ratusan ribu masker di Tangerang, Banten. (Suara.com/Yasir).

Sofia lantas mengungkapkan H dan W tidak memiliki keterkaitan dan tercatat telah dua kali mengirim masker ke Guangzhou. Sedangkan, ratusan ribu masker yang kekinian disita oleh polisi merupakan kloter ketiga yang direncanakan akan dikirim oleh H dan W.

"Sudah dua kali kirim ke China, tapi itu jauh sebelum presiden umumkan (dua WNI positif Corona) dan ramai di Indonesia," kata Sofia di Gudang PT MJP Cargo, Rabu (4/3/2020).

Bahkan, Sofia menyebut masker miliki W itu sendiri rencananya akan dikirim ke Guangzhou tepat hari ini. Sebelum akhirnya ratusan masker tersebut diamankan polisi lantaran diduga melakukan penimbunan.

"Malah yang milik W ini jadwalnya dikirimkan hari ini ke Guangzhou," kata dia.

baca juga

Sebelumnya, polisi berhasil mengamankan 600 ribu masker yang ditimbun di Gudang PT MJP Cargo No 88, Jalan Marsekal Surya Darma, Neglasari, Tangerang. Diduga ratusan ribu masker itu akan dikirim ke luar negeri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kasus penimbunan masker di tengah wabah virus Corona ini berhasil terungkap pada Selasa (3/3/2020) kemarin. Pihaknya pun turut mengamankan dua orang yang merupakan pemilik ratusan ribu masker berbagai merek tersebut.

"Selasa kemarin sore Ditkrimsus Polda Metro Jaya telah berhasil mengamankan sekitar 600 ribu picis atau sekitar 240 boks, kalau kita hitung semuanya per satu boks 40 kotak. Hasil penyelidikan kemarin kami mengamankan dua orang inisial H dan W," kata Yusri di Gudang PT MJP Cargo.

Yusri mengungkapkan berdasar pengecekan sementara ratusan ribu masker tersebut diketahui tidak memiliki izin edar. Namun, berdasar keterangan beberapa saksi rencananya masker tersebut hendak dikirim ke luar negeri, lantaran banyak dibutuhkan di tengah merebaknya wabah virus Corona.

"Keterangan awal sudah sekitar tiga kali pengiriman yang sudah dilakukan ke luar negeri sejak adanya isu suspect Corona," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipercaya Bisa Menangkal Virus Corona, Harga Jahe Merah Naik

Dipercaya Bisa Menangkal Virus Corona, Harga Jahe Merah Naik

Foto | Rabu, 04 Maret 2020 | 17:29 WIB

Virus Corona Merebak, Harga Empon-empon Merangkak Naik di Blitar

Virus Corona Merebak, Harga Empon-empon Merangkak Naik di Blitar

Jatim | Rabu, 04 Maret 2020 | 17:28 WIB

Ingin Pengunjung Nyaman, Ancol Buat Aturan Khusus Cegah Corona Covid-19

Ingin Pengunjung Nyaman, Ancol Buat Aturan Khusus Cegah Corona Covid-19

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2020 | 17:24 WIB

Sibuk Rawat Pasien Corona, Perawat di China Minta Pemerintah Carikan Jodoh

Sibuk Rawat Pasien Corona, Perawat di China Minta Pemerintah Carikan Jodoh

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 17:30 WIB

Tampung Pasien Corona, Realisasi RS di Pulau Galang Ditargetkan 1 Bulan

Tampung Pasien Corona, Realisasi RS di Pulau Galang Ditargetkan 1 Bulan

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 17:19 WIB

Pasien RS Saiful Ainwar Malang Meninggal Dicurigai karena Virus Corona

Pasien RS Saiful Ainwar Malang Meninggal Dicurigai karena Virus Corona

Jatim | Rabu, 04 Maret 2020 | 17:18 WIB

Warga Depok Positif Corona, Pedagang Empon-empon Kebanjiran Pembeli

Warga Depok Positif Corona, Pedagang Empon-empon Kebanjiran Pembeli

Jawa Tengah | Rabu, 04 Maret 2020 | 17:13 WIB

Wali Kota Malang Pede Tak Ada Warganya Terinfeksi Virus Corona

Wali Kota Malang Pede Tak Ada Warganya Terinfeksi Virus Corona

Jatim | Rabu, 04 Maret 2020 | 16:41 WIB

Di Depan Warga Studio Alam, Sekda Depok: Virus Corona Makhluk Ciptaan Tuhan

Di Depan Warga Studio Alam, Sekda Depok: Virus Corona Makhluk Ciptaan Tuhan

Jabar | Rabu, 04 Maret 2020 | 16:39 WIB

Waspada Corona, Satuan Gabungan Dibentuk Demi Sukseskan Olimpiade 2020

Waspada Corona, Satuan Gabungan Dibentuk Demi Sukseskan Olimpiade 2020

Sport | Rabu, 04 Maret 2020 | 16:38 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×