Dituduh Sebar Hoaks Corona, Suami Fahira Idris Mau Lapor Balik Muannas

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 05 Maret 2020 | 12:12 WIB
Dituduh Sebar Hoaks Corona, Suami Fahira Idris Mau Lapor Balik Muannas
Aldwin Rahadian, suami Anggota DPD Fahira Idris yang dilaporkan ke Bareskrim Polri. (Suara.com/M Yasir).

Suara.com - Anggota DPD RI Fahira Idris berencana melaporkan balik Muanas Alaidid yang telah melaporkan dirinya atas tudingan menyebarkan berita bohong atau hoaks soal virus Corona. Laporan balik itu dilakukan lantaran Muanas dinilai justru yang telah membuat gaduh.

Aldwin Rahadian, suami sekaligus pengacara Fahira menuding Muanas telah memenggal isi sumber pemberitaan yang ditakutkan Fahira terkait virus Corona dan menuding kliennya menyebarkan hoaks.

Padahal, menurut Aldwin, Muanas telah memotong tautan sumber pemberitaan yang menjadi rujukan kliennya saat berkicau di akun Twitter hingga menggiring opini bahwa Fahira telah menyebarkan hoaks.

"Dia potong sumber beritanya dan di bawahnya, dan dia sebutkan bahwa ini hoaks. Inilah yang buat gaduh nanti akan saya jelaskan," kata Aldwin di Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2020).

Aldwin menyamapaikan, rencananya laporan balik terhadap Muanas tersebut akan dilayangkan kliennya ke Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3) besok. Dia bahkan mendesak polisi untuk segera menangkap Muanas lantaran dianggap telah membuat gaduh.

"Karena memang ini berbahaya ya. Ini justru membuat gaduh ini pelapor (Muanas). Jadi menurut saya harus segera ditangkap orang-orang membuat gaduh," katanya.

Sebelumnya, Muanas Alaidid melaporkan pemilik akun Twitter @fahiraidris atas dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks terkait virus corona di Indonesia. Laporan tersebut dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada Minggu (1/3) lalu.

Fahira Idris sendiri hari ini dijadwalkan untuk diperiksa oleh penyidik Direktorat Siber Mabes Polri. Hanya, Fahira berhalangan hadir lantaran mengklaim sedang bertugas mendampingi pimpinan DPD.

Sebagaimana diketahui, tagar #TangkapFahiraIdris sempat masuk dalam daftar topik yang paling banyak dibicarakan di Twitter pada Minggu (1/3/2020) pagi. Ada lebih dari 15 ribu cuitan warganet menggunakan tagar tersebut hingga Minggu siang.
Warganet menghujat Fahira karena menggunggah cuitan yang menyebut ada ratusan pasien virus corona (Covid-19) di Indonesia. Belakangan, cuitan itu telah dihapus dan Fahira kemudian memberikan klarifikasi.

Meski telah dihapus, sejumlah warganet berhasil memotret cuitan tersebut dan kembali menyebarkannya di media sosial. Mereka mendesak agar pemerintah segera menangkap Fahira lantaran dinilai menjadi penyebar hoaks virus corona.

Sementara itu, Fahira melalui akun Twitternya @fahiraidris pun telah memberikan klarifikasi terkait cuitannya tersebut.

Fahira berdalih pernyataan soal terduga pasien virus corona di Indonesia berasal dari sebuah berita di media daring.

"Assalamualaikum.wr.wb . Ini penjelasan tentang link berita online yang sudah diralat judul beritanya. Saya sempat posting di Twitter, link berita "dengan judul yang belum diralat", kemarin sempat viral, sudah saya hapus dan saya ganti dengan link yang sudah diralat oleh Wartakota.Tribunnews.com," tulis Fahira.

Fahira mengklaim tidak pernah menyebutkan ada pasien corona. Sebanyak 136 pasien dalam pengawasan itu merupakan suspek corona.

Dia juga berharap agar sama sekali tidak ada kasus virus corona di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mangkir dari Pemeriksaan Polisi Soal Hoaks Corona, Ini Alasan Fahira Idris

Mangkir dari Pemeriksaan Polisi Soal Hoaks Corona, Ini Alasan Fahira Idris

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 11:46 WIB

Terpopuler: Ragam Hoaks Corona Covid-19 hingga Masker Daur Ulang

Terpopuler: Ragam Hoaks Corona Covid-19 hingga Masker Daur Ulang

Health | Kamis, 05 Maret 2020 | 09:01 WIB

Isu Warga Kaliajir Positif Virus Corona, Pemkab Banjarnegara Pastikan Hoaks

Isu Warga Kaliajir Positif Virus Corona, Pemkab Banjarnegara Pastikan Hoaks

Jawa Tengah | Rabu, 04 Maret 2020 | 21:46 WIB

Berita Palsu Virus Corona Bikin Gaduh, Tagar #LawanHoaxVirusCorona Bergema

Berita Palsu Virus Corona Bikin Gaduh, Tagar #LawanHoaxVirusCorona Bergema

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 14:25 WIB

Heboh Virus Corona, Warganet: Enggak Perlu Habisin Stok kayak Mau Kiamat

Heboh Virus Corona, Warganet: Enggak Perlu Habisin Stok kayak Mau Kiamat

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 11:55 WIB

WeChat Menyensor Kata Kunci Terkait Virus Corona dan Begini Cara Kerjanya

WeChat Menyensor Kata Kunci Terkait Virus Corona dan Begini Cara Kerjanya

Tekno | Rabu, 04 Maret 2020 | 11:05 WIB

Menkominfo: Penyebar Hoaks Virus Corona Terancam Penjara 6 Tahun

Menkominfo: Penyebar Hoaks Virus Corona Terancam Penjara 6 Tahun

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 14:42 WIB

Menerima Paket dari China Bisa Tularkan Covid-19? Berikut Faktanya

Menerima Paket dari China Bisa Tularkan Covid-19? Berikut Faktanya

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 09:23 WIB

3 Warga Yogyakarta Terjangkit Virus Corona, Ini Faktanya

3 Warga Yogyakarta Terjangkit Virus Corona, Ini Faktanya

Jogja | Senin, 02 Maret 2020 | 21:16 WIB

Terkini

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:07 WIB

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:59 WIB