Mangkir dari Pemeriksaan Polisi Soal Hoaks Corona, Ini Alasan Fahira Idris

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Kamis, 05 Maret 2020 | 11:46 WIB
Mangkir dari Pemeriksaan Polisi Soal Hoaks Corona, Ini Alasan Fahira Idris
Pengacara Fahira Idris, Aldwin Rahardian (kanan) di Direktorat Siber Mabes Polri, Kamis (5/3/2020). (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Anggota DPD RI Fahira Idris tidak memenuhi panggilan Direktorat Siber Mabes Polri guna diperiksa sebagai terlapor atas dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks terkait virus corona di Indonesia. Sedianya, Fahira bakal diperiksa pada Kamis (5/3/2020) hari ini pukul 10.00 WIB.

Fahira mengklaim tidak bisa memenuhi panggilan Direktorat Siber Mabes Polri lantaran tengah bertugas. Namun, dia menyampaikan telah meminta kuasa hukumnya yakni Aldwin Rahardian untuk mewakilinya memberikan klarifikasi.

"Mohon maaf saya masih ada tugas mendampingi pimpinan DPD RI. Undangan klarifikasi dihadiri oleh kuasa hukum saya," kata Fahira saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2020).

Senada dengan itu, Aldwin menyampaikan bahwa kliennya tidak bisa hadir lantaran sedang bertugas mendampingi pimpinan DPD yang tidak bisa ditinggalkan. Menurut Aldwin, kekinian pihaknya pun telah membawa surat yang berisi klarifikasi dari Fahira yang akan diserahkan kepada penyidik Direktorat Siber Mabes Polri untuk meluruskan terkait laporan terhadap kliennya yang disebut telah menyebarkan hoaks soal virus corona di Indonesia.

"Nanti kita juga akan sampaikan klarifikasi secara tertulis kepada penyidik. Jadi meskipun hari ini tak datang tentu akan kita respon dengan baik secara lengkap," kata Aldwin di Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2020).

Sebelumnya, Muanas Alaidid melaporkan pemilik akun Twitter @fahiraidris atas dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks terkait virus corona di Indonesia. Laporan tersebut dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada Minggu (1/3) lalu.

Sebagaimana diketahui, tagar #TangkapFahiraIdris sempat masuk dalam daftar topik yang paling banyak dibicarakan di Twitter pada Minggu (1/3/2020) pagi. Ada lebih dari 15 ribu cuitan warganet menggunakan tagar tersebut hingga Minggu siang.

Warganet menghujat Fahira karena menggunggah cuitan yang menyebut ada ratusan pasien virus corona (Covid-19) di Indonesia. Belakangan, cuitan itu telah dihapus dan Fahira kemudian memberikan klarifikasi.

Meski telah dihapus, sejumlah warganet berhasil memotret cuitan tersebut dan kembali menyebarkannya di media sosial. Mereka mendesak agar pemerintah segera menangkap Fahira lantaran dinilai menjadi penyebar hoaks virus corona.

Sementara itu, Fahira melalui akun Twitternya @fahiraidris pun telah memberikan klarifikasi terkait cuitannya tersebut.

baca juga

Fahira berdalih pernyataan soal terduga pasien virus corona di Indonesia berasal dari sebuah berita di media daring.

"Assalamualaikum.wr.wb . Ini penjelasan tentang link berita online yang sudah diralat judul beritanya. Saya sempat posting di Twitter, link berita "dengan judul yang belum diralat", kemarin sempat viral, sudah saya hapus dan saya ganti dengan link yang sudah diralat oleh Wartakota.Tribunnews.com," tulis Fahira.

Fahira mengklaim tidak pernah menyebutkan ada pasien corona. Sebanyak 136 pasien dalam pengawasan itu merupakan suspek corona. Dia juga berharap agar sama sekali tidak ada kasus virus corona di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Ragam Hoaks Corona Covid-19 hingga Masker Daur Ulang

Terpopuler: Ragam Hoaks Corona Covid-19 hingga Masker Daur Ulang

Health | Kamis, 05 Maret 2020 | 09:01 WIB

Isu Warga Kaliajir Positif Virus Corona, Pemkab Banjarnegara Pastikan Hoaks

Isu Warga Kaliajir Positif Virus Corona, Pemkab Banjarnegara Pastikan Hoaks

Jawa Tengah | Rabu, 04 Maret 2020 | 21:46 WIB

Berita Palsu Virus Corona Bikin Gaduh, Tagar #LawanHoaxVirusCorona Bergema

Berita Palsu Virus Corona Bikin Gaduh, Tagar #LawanHoaxVirusCorona Bergema

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 14:25 WIB

Heboh Virus Corona, Warganet: Enggak Perlu Habisin Stok kayak Mau Kiamat

Heboh Virus Corona, Warganet: Enggak Perlu Habisin Stok kayak Mau Kiamat

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 11:55 WIB

WeChat Menyensor Kata Kunci Terkait Virus Corona dan Begini Cara Kerjanya

WeChat Menyensor Kata Kunci Terkait Virus Corona dan Begini Cara Kerjanya

Tekno | Rabu, 04 Maret 2020 | 11:05 WIB

Menkominfo: Penyebar Hoaks Virus Corona Terancam Penjara 6 Tahun

Menkominfo: Penyebar Hoaks Virus Corona Terancam Penjara 6 Tahun

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 14:42 WIB

Menerima Paket dari China Bisa Tularkan Covid-19? Berikut Faktanya

Menerima Paket dari China Bisa Tularkan Covid-19? Berikut Faktanya

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 09:23 WIB

3 Warga Yogyakarta Terjangkit Virus Corona, Ini Faktanya

3 Warga Yogyakarta Terjangkit Virus Corona, Ini Faktanya

Jogja | Senin, 02 Maret 2020 | 21:16 WIB

Terkini

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:45 WIB

Bawa Bukti Akta 2013, Febrie Adriansyah Protes Tanah Disita Sebelum Tempus Perkara TPPU

Bawa Bukti Akta 2013, Febrie Adriansyah Protes Tanah Disita Sebelum Tempus Perkara TPPU

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:44 WIB

Ada Selisih 2 Tahun, Kuasa Hukum Febrie Persoalkan Rentang Waktu Perkara TPPU

Ada Selisih 2 Tahun, Kuasa Hukum Febrie Persoalkan Rentang Waktu Perkara TPPU

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:44 WIB

9 Rekomendasi Lipstik untuk Kulit Gelap dan Bibir Tebal

9 Rekomendasi Lipstik untuk Kulit Gelap dan Bibir Tebal

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 14:42 WIB

Sampai Kapan Tren Penurunan Harga Minyak Dunia saar 2 Perang Timur Tengah?

Sampai Kapan Tren Penurunan Harga Minyak Dunia saar 2 Perang Timur Tengah?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:42 WIB

Bukan Pemadaman Listrik PLN, Sabtu Malam Monas hingga Bundaran HI Bakal Gelap Gulita Selama 1 Jam

Bukan Pemadaman Listrik PLN, Sabtu Malam Monas hingga Bundaran HI Bakal Gelap Gulita Selama 1 Jam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:37 WIB

Korupsi Telkominfra Rp37,35 M: Polda Metro Geledah 9 Lokasi, 6 Jadi Tersangka

Korupsi Telkominfra Rp37,35 M: Polda Metro Geledah 9 Lokasi, 6 Jadi Tersangka

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:33 WIB

Dalami Motifnya! Polisi Periksa Intensif Pria yang Tendang Perempuan di Mal Senayan City

Dalami Motifnya! Polisi Periksa Intensif Pria yang Tendang Perempuan di Mal Senayan City

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:33 WIB

7 Cara Menyamarkan AC Outdoor agar Rumah Tetap Estetik, Jangan Asal Ditutup

7 Cara Menyamarkan AC Outdoor agar Rumah Tetap Estetik, Jangan Asal Ditutup

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 14:30 WIB

Cara Membersihkan Tangki Dispenser dari Lumut dan Bau, Ikuti 6 Langkah Ini

Cara Membersihkan Tangki Dispenser dari Lumut dan Bau, Ikuti 6 Langkah Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 14:29 WIB

×