Wapres Ma'ruf: Pengembangan Ekonomi Syariah Harus Datangkan Manfaat

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 06 Maret 2020 | 21:46 WIB
Wapres Ma'ruf: Pengembangan Ekonomi Syariah Harus Datangkan Manfaat
Maruf Amin (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri acara Penganugerahan Gelar Bapak Ekonomi Syariah Indonesia di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Jumat (6/3/2020). Dalam kesempatan itu, Ma'ruf menyampaikan kalau ekonomi syariah harus bisa mendatangkan manfaat dan nilai tambah untuk negara.

Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk Islam terbesar di dunia. Dengan begitu menurutnya Indonesia sudah semestinya menjadi pemimpin dunia dalam hal ekonomi dan keuangan syariah. Ma'ruf mengingatkan kegiatan ekonomi syariah itu mesti mendatangkan manfaat.

"Aktivitas ekonomi syariah harus dilakukan atas dasar pertimbangan mendatangkan manfaat dan menghindarkan mudharat," kata Ma'ruf saat berpidato.

Ma'ruf mengatakan pemerintah tengah mendorong perkembangan keuangan ekonomi syariah disamping keuangan ekonomi konvensial yang sudah berjalan lama. Ia menyebut ekonomi syariah dan konvensial itu harus saling bersinergi dan tidak dibenturkan satu dengan yang lain.

Menurutnya dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah mesti berpegang pada visi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang mesti diletakkan sebagai sebuah pilihan rasional untuk masyarakat.

Ma'ruf mengungkapkan maksud dari pilihan rasional tersebut ialah pilihan untuk memberikan manfaat dan nilai tambah yang lebih baik dalam menjalankan aktivitas kesehariannya termasuk aktivitas ekonomi.

"Sebagai sebuah pilihan yang rasional, ativitas ekonomi dan produk keuangan syariah dapat menjadi gaya hidup bagi semua orang," ujarnya.

Lebih lanjut Ma'ruf menuturkan, ada tujuh prinsip syariah yang tentang ekonomi yang mesti dipenuhi dalam aktivitas ekonomi syariah. Salah satunya ialah segala bentuk aktivitas dalam ekonomi syariah itu dasar hukumnya yakni mubah atau boleh, kecuali jika ditentukan lain oleh suatu dalil.

"Hal ini mendorong praktik ekonomi syariah menjadi lebih mudah dan memberi kesempatan luas kepada masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi syariah," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ma'ruf Amin Diberi Gelar Bapak Ekonomi Syariah Indonesia

Ma'ruf Amin Diberi Gelar Bapak Ekonomi Syariah Indonesia

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2020 | 14:00 WIB

Resmikan Gedung IIQ, Wapres Harap Bisa Bantu Pemerintah Ciptakan SDM Unggul

Resmikan Gedung IIQ, Wapres Harap Bisa Bantu Pemerintah Ciptakan SDM Unggul

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 22:34 WIB

Mau Buat Sertifikasi Bebas Corona, DPR Tak Paham Maksud Wapres Maruf

Mau Buat Sertifikasi Bebas Corona, DPR Tak Paham Maksud Wapres Maruf

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 14:30 WIB

Wapres Ma'ruf Amin Puji Azyumardi Azra Tulis Buku soal Islam Wasathiyah

Wapres Ma'ruf Amin Puji Azyumardi Azra Tulis Buku soal Islam Wasathiyah

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 21:51 WIB

Terkini

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 06:04 WIB

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

×