aido health Hadirkan Inovasi Layanan Kesehatan Profesional ke Rumah

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2020 | 14:00 WIB
aido health Hadirkan Inovasi Layanan Kesehatan Profesional ke Rumah
Jyoti Nagrani, Co-founder sekaligus COO aido health dalam acara talkshow kesehatan aido health dan Suara.com. (Suara.com/Angga Budhiyanto)

Suara.com - Ada yang istimewa dalam perayaan ulang tahun ke-6 Suara.com kemarin, Rabu (11/3/2020). Selain diisi dengan permainan serta penampilan bintang tamu yang menarik, ada pula talkshow kesehatan bersama dengan pakar kesehatan.

Bekerja sama dengan aido health, Suara.com memberikan talkshow kesehatan yang membedah isu terkini serta masalah kesehatan manusia modern.

dr Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD, spesialis penyakit dalam sekaligus konsultan endokrin dari aido health membawakan dua materi penting, yaitu virus Corona Covid-19 yang sedang mewabah serta bahaya penyakit metabolik.

Menurut dr Roy, virus Corona Covid-19 memang memiliki angka penularan yang tinggi, namun angka kematiannya terbilang rendah. Berdasarkan laporan terkini, angka kematian virus Corona Covid-19 sekitar 2 persen.

Apalagi, kasus kematian karena virus Corona Covid-19 lebih banyak terjadi pada pasien dengan penyakit komorbid, seperti diabetes, ginjal, jantung, hingga penyakit paru-paru lainnya.

Yang lebih berbahaya menurutnya adalah peningkatan penyakit tidak menular, terutama penyakit metabolik yang disebabkan oleh kolesterol, gula darah, dan tekanan darah yang tinggi. Angka kematian karena penyakit diabetes, jantung, dan stroke jauh lebih besar daripada virus Corona Covid-19.

"Jadi Anda seharusnya lebih takut dengan banyak makan gorengan, malas olahraga dan obesitas, karena itu faktor risiko penyakit metabolik, daripada virus Corona," ungkapnya.

Penyakit metabolik termasuk stroke, diabetes, dan jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Salah satu masalah penanganannya adalah belum tercukupinya akses pelayanan kesehatan yang baik ke seluruh lapisan masyarakat.

Jyoti Nagrani Co-Founder sekaligus COO aido health Indonesia mengatakan layanan kesehatan ke rumah (home visit) merupakan jawaban bagi masalah tersebut.

Dengan adanya layanan kesehatan ke rumah, pasien dan keluarga tidak perlu repot menghadapi macet di jalan, mengantre di rumah sakit, hingga menunggu obat yang bisa memakan banyak waktu.

Jyoti Nagrani, Co-founder sekaligus COO aido health dalam acara talkshow kesehatan aido health dan Suara.com. (Suara.com/Angga Budhiyanto)
Jyoti Nagrani, Co-founder sekaligus COO aido health dalam acara talkshow kesehatan aido health dan Suara.com. (Suara.com/Angga Budhiyanto)

"aido health berbasis jadwal. Jadi pasien buat janji via aplikasi kapan dan di mananya. Nanti dokter, perawat, atau fisioterapis yang datang ke rumah. Waktu konsultasi atau perawatan juga cukup lama 40 sampai 60 menit," ungkap Jyoti.

"Obat juga nggak perlu antre menebus resep di apotek. Setelah diresepkan obat oleh dokter, cukup difoto saja resepnya, upload ke aplikasi aido health, nanti akan diantar oleh kurir ke rumah pasien," tambahnya.

Jyoti menjelaskan, layanan unggulan aido health tidak sebatas kunjungan dokter, perawat, dan fisioterapis ke rumah saja. Pengguna aido health juga bisa mendapatkan layanan lain seperti tes laboratorium di rumah, konsultasi hidup sehat dan nutrisi, serta pembelian obat secara online.

Layanan ini akan sangat bermanfaat khususnya bagi pasien dengan mobilitas rendah dan yang membutuhkan layanan dalam jangka panjang seperti perawatan pasca stroke, perawatan luka pasien diabetes, perawatan luka pasca operasi, serta penanganan pasien geriatri.

Jyoti mengatakan visi aido health adalah menjadi layanan kesehatan ke rumah utama di Indonesia. Dengan begitu, seluruh masyarakat bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang baik serta mudah, juga cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangkal Corona, Erick Thohir Minta BUMN Produksi 6 Juta Masker

Tangkal Corona, Erick Thohir Minta BUMN Produksi 6 Juta Masker

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2020 | 11:42 WIB

Corona Telah Jadi Pandemi, Apa Beda Pandemi, Wabah dan Epidemi?

Corona Telah Jadi Pandemi, Apa Beda Pandemi, Wabah dan Epidemi?

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 12:02 WIB

Bisakah Kolam Renang Tularkan Virus Corona Covid-19? Ini Faktanya!

Bisakah Kolam Renang Tularkan Virus Corona Covid-19? Ini Faktanya!

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 11:47 WIB

Terkini

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:12 WIB

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:38 WIB