Dari Koleksi Gambar Seram, NF Disebut Punya Sifat Sadistis dan Psikopat

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2020 | 16:03 WIB
Dari Koleksi Gambar Seram, NF Disebut Punya Sifat Sadistis dan Psikopat
Rilis gadis pembunuh di Sawah Besar. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Polisi menemukan tulisan dan gambar menyeramkan yang merupakan buatan NF, gadis remaja yang membunuh bocah perempuan berinisia APA (6) di Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menganggap NF bisa melakukan aksi pembunuhan dari koleksi gambar dan tulisan mengerikan tersebut.

Bahkan menurut Arist, koleksi gambar sadis ala NF berangkat dari pengalaman empirik yang merujuk pada perilaku psikopat.

"Menurut pengalaman empirik kami, gambar itu akan dia (NF) praktikkan. Jadi masih banyak indeks-indeks yang menunggu dari gambar itu. Biasanya, itu adalah anak yang punya sifat sadistis dan mengarah psikopat," kata Arist seusai menjenguk NF yang sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2020).

Sebelumnya, Arist mengatakan, NF diisolasi selama menjalani pemeriksaan kejiwaaan di RS Polri. Meski tak bisa berkomunikasi dengan orang lain, NF mengaku senang karena diberikan kertas untuk menggambar.

"Dia (NF) berada di satu ruangan khusus tidak ada temannya. Tapi dia sangat enjoy. Dia suka menggambar, disediakan kertas. Dia gambar lagi," kata Arist.

Arist mengungkapkan, seluruh gambar yang dibuat NF berorientasi pada perempuan. Sosok perempuan dengan mata terbuka yang digambar NF pada kertas diartikannya sebagai rasa ketakutan akan kegelapan.

"Tapi semua gambarnya berorientasi perempuan. Sebelumnya, kalau di ruang isolasi ada gambar perempuan yang matanya harus dibuka, karena takut dengan kegelapan. Dia mengartikannya seperti itu," sambungnya.

Diketahui, polisi sempat menunjukan koleksi gambar milik NF saat merilis kasus pembunuhan yang dilakukan gadis itu di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo Condro memperlihatkan langsung pada awak media yang meliput.

Pada gambar pertama, tampak ada sesosok perempuan yang diikat pada bagian tubuhnya. Gambar perempuan tersebut hanya ditampilkan setengahnya.

Perempuan tersebut tampak mengenakan kalung hitam. Bahkan, NF turut menulis sebuah kalimat 'Keep Calm and Give Me Torture' - Tetap tenang, dan berikan aku sebuah penyiksaan.

Selain itu, polisi juga menemukan papan tulis putih berukuran sedang. Papan tulis tersebut berisi curahan hati NF, misalnya 'I Always Love You. Who? Unknow (Aku selalu mencintaimu. Siapa? Tidak tahu)'.

Selanjutnya ada juga kalimat 'Tidak Membenci, Hanya Saja Aku Tenggelam Dalam Emosi'. Lalu ada kalimat ' I'll Learn To Change My Life, But I Need More Time (Aku Belajar Mengubah Hidupku, Tapi aku butuh Waktu).

Selanjutnya, polisi menumukan gambar seorang perempuan tampak terikat pada bagian leher. Di depan perempuan dengan raut wajah murung itu tampak ada tangan menjulur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Dalami Hasil Gambar Gadis Pembunuh Bocah di Sawah Besar

Dokter Dalami Hasil Gambar Gadis Pembunuh Bocah di Sawah Besar

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 15:27 WIB

Diisolasi, Siswi Pembunuh Bocah di Sawah Besar Senang Dikasih Buku Gambar

Diisolasi, Siswi Pembunuh Bocah di Sawah Besar Senang Dikasih Buku Gambar

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 15:11 WIB

NF Disebut Tak Ada Rasa Takut saat Beberkan Detil Aksi Pembunuhan

NF Disebut Tak Ada Rasa Takut saat Beberkan Detil Aksi Pembunuhan

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:52 WIB

Pengakuan Mengerikan! NF Mau Punya Boneka Chucky Agar Jadi Teman Ngobrol

Pengakuan Mengerikan! NF Mau Punya Boneka Chucky Agar Jadi Teman Ngobrol

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:25 WIB

Tak Bergaul, NF Pembunuh Balita di Sawah Besar Kerap Siksa Diri Sendiri

Tak Bergaul, NF Pembunuh Balita di Sawah Besar Kerap Siksa Diri Sendiri

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:12 WIB

Gadis Pembunuh Balita di Sawah Besar Hobi Baca Novel My Psikopat Boyfriend

Gadis Pembunuh Balita di Sawah Besar Hobi Baca Novel My Psikopat Boyfriend

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 13:53 WIB

Mayat Bocah di Lemari, NF Diduga Punya Perilaku Psikopat karena Hal Ini

Mayat Bocah di Lemari, NF Diduga Punya Perilaku Psikopat karena Hal Ini

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 13:37 WIB

Mayat dalam Lemari, Ayah NF Baru Minta Maaf saat Ditelepon Keluarga Korban

Mayat dalam Lemari, Ayah NF Baru Minta Maaf saat Ditelepon Keluarga Korban

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 18:01 WIB

Minta Media Baru Diatur, Ketua KPI: Agar Kasus di Sawah Besar Tak Terulang

Minta Media Baru Diatur, Ketua KPI: Agar Kasus di Sawah Besar Tak Terulang

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 16:50 WIB

Gadis NF Puas Bunuh Bocah, Ini Analisis Sementara Dokter RS Polri

Gadis NF Puas Bunuh Bocah, Ini Analisis Sementara Dokter RS Polri

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 14:41 WIB

Terkini

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:51 WIB

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:19 WIB

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:44 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:39 WIB

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:00 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:29 WIB

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB