NF Disebut Tak Ada Rasa Takut saat Beberkan Detil Aksi Pembunuhan

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2020 | 14:52 WIB
NF Disebut Tak Ada Rasa Takut saat Beberkan Detil Aksi Pembunuhan
Foto gadis pembunuh Sawah Besar di Instagram. (dok pribadi)

Suara.com - Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, memasuki hari keempat tes kejiwaan, NF membeberkan kronologis pembunuhan terhadap anak berinisial APA secara detil.

Bahkan, Arist menilai, kondisi NF dalam keadaan baik saat menceritakan detik aksi pembunuhan terhadap korban. 

"Tetapi dia sudah menceritakan secara kronologis dengan baik. Artinya kondisinya sekali lagi dalam keadaan baik. Dan tentu ini harus betul-betul diobservasi secara baik," kata Arist seusa mengunjungi NF di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2020).

Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait saat ditemui di RS Polri, Kramat Jati, Jaktim. (Suara.com/Arga).
Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait saat ditemui di RS Polri, Kramat Jati, Jaktim. (Suara.com/Arga).

Senada dengan Arist, Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat mengatakan, NF menceritakan kronologi pembunuhan tersebut tanpa merasa ada tekanan.

"Kalau dilihat dari obrolan tadi, dia (NF) tegar. Jadi, dia berbicara tidak dalam keadaan takut atau tertekan," kata dia.

Terkait pemeriksaan kejiwaan ini, Harr mengklaim Kemensos siap memberikan pendampingan psikologi untuk NF.

Sebelumnya, warga Jakrta sempat dihebohkan dengan kasus pembunuhan terhadap bocah berinisial APA di Sawah Besar yang dilakukan NF. Aksi pembunuhan itu terjadi saat korban main ke ruimah pelaku pada Kamis (5/3/2020).

NF membunuh korban dengan cara menggelamkannya ke bak mandi saat disuruh mengambil mainan. Setelah tak bernyawa, mayat bocah perempuan itu disimpan NF di dalam lemari kamarnya.

Kasus ini terkuak setelah NF menyerahkan diri ke kantor polisi, Jumat (6/3/2020).

Terkini, NF masih menjalani tes kejiwaan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur yang dilaksanakan sejak Senin (9/3/2020) lalu. Pemeriksaan kejiwaan itu dilakukan untuk menentukan apakah NF memiliki gangguan jiwa atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengakuan Mengerikan! NF Mau Punya Boneka Chucky Agar Jadi Teman Ngobrol

Pengakuan Mengerikan! NF Mau Punya Boneka Chucky Agar Jadi Teman Ngobrol

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:25 WIB

Tak Bergaul, NF Pembunuh Balita di Sawah Besar Kerap Siksa Diri Sendiri

Tak Bergaul, NF Pembunuh Balita di Sawah Besar Kerap Siksa Diri Sendiri

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:12 WIB

Gadis Pembunuh Balita di Sawah Besar Hobi Baca Novel My Psikopat Boyfriend

Gadis Pembunuh Balita di Sawah Besar Hobi Baca Novel My Psikopat Boyfriend

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 13:53 WIB

Mayat Bocah di Lemari, NF Diduga Punya Perilaku Psikopat karena Hal Ini

Mayat Bocah di Lemari, NF Diduga Punya Perilaku Psikopat karena Hal Ini

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 13:37 WIB

Mayat dalam Lemari, Ayah NF Baru Minta Maaf saat Ditelepon Keluarga Korban

Mayat dalam Lemari, Ayah NF Baru Minta Maaf saat Ditelepon Keluarga Korban

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 18:01 WIB

Minta Media Baru Diatur, Ketua KPI: Agar Kasus di Sawah Besar Tak Terulang

Minta Media Baru Diatur, Ketua KPI: Agar Kasus di Sawah Besar Tak Terulang

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 16:50 WIB

Gadis NF Puas Bunuh Bocah, Ini Analisis Sementara Dokter RS Polri

Gadis NF Puas Bunuh Bocah, Ini Analisis Sementara Dokter RS Polri

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 14:41 WIB

Telisik Film Thriller Kesukaan NF, RS Polri: Bisa Bikin Orang Tak Berempati

Telisik Film Thriller Kesukaan NF, RS Polri: Bisa Bikin Orang Tak Berempati

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 14:33 WIB

Kasus Remaja Bunuh Bocah 6 Tahun, Ketua KPI: Sadis, Saya Bergidik

Kasus Remaja Bunuh Bocah 6 Tahun, Ketua KPI: Sadis, Saya Bergidik

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 14:28 WIB

Kasus Pembunuhan di Sawah Besar, Kriminolog: NF Juga Korban dari Lingkungan

Kasus Pembunuhan di Sawah Besar, Kriminolog: NF Juga Korban dari Lingkungan

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 14:22 WIB

Terkini

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35 WIB

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:28 WIB

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:18 WIB

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:15 WIB

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:56 WIB

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:53 WIB

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:33 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:29 WIB

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB