Takut Dimarahi karena Sandal Hilang, Bocah 12 Tahun Pura-pura Diculik

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 12 Maret 2020 | 18:36 WIB
Takut Dimarahi karena Sandal Hilang, Bocah 12 Tahun Pura-pura Diculik
Ilustrasi penculikan dan penyekapan (Shutterstock).

Suara.com - Seorang siswi SMP berinisial SR di Kampung Maleleng, Kecamatan Pangkajene, Pangkep, Sulawesi Selatan nekat merancang aksi rekayasa penculikan. Alasan ia pura-pura diculik karena masalah sepele, yakni takut dimarahi usai menghilangkan sandal.

Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji mengatakan, SR sengaja mengarang cerita penculikan agar ia terbebas dari omelan lantaran telah menghilangkan sandal ibunya.

"Adik korban bilang ibunya akan marah karena sandalnya hilang. Korban juga sakit hati karena permintaan dibelikan sepatu tak dipenuhi orang tuanya," kata Aji, Kamis (12/3/2020).

Tak hanya itu, SR juga mengaku sakit hati usai sang kakak mengusirnya dari rumah. Mendapatkan perlakuan tak mengenakkan dari kakaknya, ia lari dan bersembunyi di gudang milik tantenya.

Disana ia meminum obat parasetamol sebanyakl 2 tablet, asam fenamat dan antalgin hingga tertidur di gudang beras itu. Saat terbangun, ia mendengar kepanikan orang tuanya mencarinya.

SR langsung mengambil seutas tali yang telah ia siapkan dan mengikatnya di tangan seolah ia menjadi korban penculikan. Ia juga mengaku kesakitan hingga dilarikan ke rumah sakit oleh orang tuanya.

"Saat ditemukan di gudang, dia mengaku sudah diculik dan dibawa pergi dengan mobil Avanza," ujar Aji.

Kepada kepolisian, SR mengaku telah diculik oleh anak seoraang tokoh masyarakat setempat. Kebohongan SR terungkap saat polisi menginterogasi orang yang dituduh telah menculiknya itu, ternyata ia pergi memancing dihari penculikan terjadi.

Selain itu, polisi juga curiga dengan kondisi pakaian SR yang bersih dan tidak lusuh sedikitpun. Hal itu semakin menguatkan bahwa SR hanya berpura-pura.

baca juga

"Akhirnya dia mengaku mengarang cerita agar mendapat perhatian orang tuanya," tutur Aji.

Dalam melancarkan skenario penculikan, SR mengaku terinspirasi dari sinetron dan film televisi yang sering disaksikan olehnya. Agar aktingnya lebih meyakinkan, SR berpura-pura kesakitan.

Meski fakta penculikan rekayasa telah terungkap, polisi masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi terkait. Kepolisian juga telah bekerjasama dengan Dinas Sosial Pangkep untuk mengawasi orang tua dalam memperlakukan SR.

Sementara itu, ayah SR yang berinisial AR menyampaikan permohonan maaf atas rekayasa penculikan yang dilakukan anaknya. Sebab, kabar penculikan tersebut sempat membuat gempar warga Pangkep, Sulawesi Selatan.

"Saya meminta maaf selaku orang tua, sangat menyesal khususnya untuk masyarakat Pangkep dan kepolisian yang merasa tertipu atas kejadian ini," kata AR saat membacakan permohonan maaf lewat secarik kertas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diciduk karena Culik Anak Orang Malaysia, TKI Beralasan untuk Pancingan

Diciduk karena Culik Anak Orang Malaysia, TKI Beralasan untuk Pancingan

Jatim | Kamis, 12 Maret 2020 | 09:03 WIB

Siswa SMP di Pinrang Diadu Seperti Gladiator, Polisi Bertindak

Siswa SMP di Pinrang Diadu Seperti Gladiator, Polisi Bertindak

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 07:40 WIB

Sumur Bor Keluarkan Air Seperti Susu, Begini Penampakanya

Sumur Bor Keluarkan Air Seperti Susu, Begini Penampakanya

Foto | Sabtu, 07 Maret 2020 | 16:36 WIB

Kronologi Lengkap Kasus Penculikan Bayi di Bantul

Kronologi Lengkap Kasus Penculikan Bayi di Bantul

Jogja | Jum'at, 06 Maret 2020 | 18:28 WIB

Polres Bantul Tangkap Penculik Bayi yang Sempat Viral di Media Sosial

Polres Bantul Tangkap Penculik Bayi yang Sempat Viral di Media Sosial

Jogja | Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:22 WIB

Viral Kolam Air Susu di Gowa Sulsel, Tak Pernah Sepi Pengunjung

Viral Kolam Air Susu di Gowa Sulsel, Tak Pernah Sepi Pengunjung

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:09 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

×