Sempat Terjaring Neo JI, Badwi Akui Pernah Miliki Bunker Senjata di Yogya

Dany Garjito, Fita Nofiana

Kamis, 12 Maret 2020 | 18:36 WIB
Sempat Terjaring Neo JI, Badwi Akui Pernah Miliki Bunker Senjata di Yogya
Youtube/Ganjarpranowo

Suara.com - Warga Semarang, Badwi Rahman sempat ditangkap polisi karena memiliki bengkel dan bunker senjara. Hal itu ia ungkapkan pada Ganjar Pranowo melalui akun youtube Gubernur Tawa Tengah tersebut. 

"Jadi masalah saya itu, terus terang saya mempunyai begkel senjata dan bungker senjata di Klaten sehingga ditahan," kata Badwi dalam video yang diunggah pada Rabu (11/3/2020).

Karena pekerjaannya itu, ia bahkan memiliki 3 nama samaran, yaitu Yusril, Aris, dan Yosep. Ia bahkan sempat memiliki 8 KTP yang berbeda.

"Ini buat kamuflase biar masyarakat menerima, jadi ketika ada suatu permasalahan, kita DPO pas pergi ke suatu daerah kan kita harus ganti nama dengan KTP," ungkapnya.

Badwi mengaku bahwa kepemilikan bunker senjata ini terkait dengan keikutsertaanya dengan organisasi islam, Neo JI (Jemaah Islamiah).

"Kalau bungkernya di sekitar Jogja di sebelum Goa Jepang, Parangtritis sebelum itu ada jembatan belok kiri ada Goa Jepang masuk persis di situ beli tanah untuk nimbun senjata," ujarnya lagi.

Senjata-senjata yang ia simpan adalah senjata rakitan sendiri di mana mulanya ia dapat dari Dulmatin, terduga pelaku Bom Bali 2002.

"Pertama kita cari-cari temasuk dapat dari mbah Dulmatin, kemudian kita bongkar pasang sambung, bikin sama mesin," kata dia lagi.

Senjata yang ia buat adalah laras pendek FN berkaliber 5X5 cm. Sebelum menyimpan senjata, mereka akan menguji  dengan enam tembakan, jika berhasil maka senjata itu dinyatakan layak.

baca juga

"Dicoba itu cari tempat yang agak jauh kemudian gali tanah kemudian dor dor dor kita coba tembakan, kalau enam kali tembakan sudah bisa semua, berarti ini sudah layak, terus kita simpan," kata Badwi pada Ganjar.

Target Penggunaan Senjata

Badwi mengatakan pada Ganjar, pembuatan senjata-senjata ini akan didistribusikan untuk keperluan menembak kelompok yang menyerang muslim.

"Target senjata begini kita evaluasi sendiri jadi memang banyak terutama Indonesia Timur, Islam itu minoritas, mudah sekali ditekan," ujarnya.

Ia menambahkan, "Di situlah kita mengambil keputusan bahwa ketika umat muslim diserang kemudian kita harus mengandalkan pemerintah, pemerintah agak lama prosesnya jadi harus kita yang ke sana."

Atas kesadaran itu, mereka akhirnya menyediakan senjata yang dianggap untuk membela umat muslim. "Pokoknya yang nyerang (muslim) lah," kata dia lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Aksi Klitih, ABG di Yogyakarta Ditangkap Warga karena Bawa Sajam

Diduga Aksi Klitih, ABG di Yogyakarta Ditangkap Warga karena Bawa Sajam

Jogja | Kamis, 12 Maret 2020 | 12:07 WIB

Kivlan Zen Masuk RS Karena Asma, Sidang Pembacaan Putusan Sela Ditunda

Kivlan Zen Masuk RS Karena Asma, Sidang Pembacaan Putusan Sela Ditunda

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 17:39 WIB

Eks Intelijen TNI Sebut Virus Corona Bukan Senjata Biologis

Eks Intelijen TNI Sebut Virus Corona Bukan Senjata Biologis

News | Rabu, 05 Februari 2020 | 10:03 WIB

Bawa Senjata Api saat Beraksi, Polisi Tembak Mati Pelaku Pencurian Motor

Bawa Senjata Api saat Beraksi, Polisi Tembak Mati Pelaku Pencurian Motor

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:17 WIB

Terkini

Wisata Indonesia Dikemas Lebih Seru, Ada Kuis Digital yang Temanya Berganti Tiap Bulan!

Wisata Indonesia Dikemas Lebih Seru, Ada Kuis Digital yang Temanya Berganti Tiap Bulan!

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 20:46 WIB

Promo Khusus Tes Psikometri dan Visa Pelajar dari BRI untuk Belajar di Luar Negeri

Promo Khusus Tes Psikometri dan Visa Pelajar dari BRI untuk Belajar di Luar Negeri

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:44 WIB

Diskon hingga 25% di Swiss-Belhotel International dengan BRI Debit Virtual

Diskon hingga 25% di Swiss-Belhotel International dengan BRI Debit Virtual

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:39 WIB

Liburan Elit dengan Diskon Eksklusif 20% di Banyan Group Bersama BRI Debit Virtual

Liburan Elit dengan Diskon Eksklusif 20% di Banyan Group Bersama BRI Debit Virtual

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:33 WIB

ASN Tewas Saat Latsarmil Komcad, Keluarga Bisa Tempuh Jalur Hukum dan Lapor Polisi!

ASN Tewas Saat Latsarmil Komcad, Keluarga Bisa Tempuh Jalur Hukum dan Lapor Polisi!

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:32 WIB

QRIS Lintas Negara Buka Akses Pelaku Ekonomi Kreatif ke Pasar Global

QRIS Lintas Negara Buka Akses Pelaku Ekonomi Kreatif ke Pasar Global

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 20:31 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Gampang Memaafkan sampai yang Paling Pendendam

Urutan Zodiak dari yang Paling Gampang Memaafkan sampai yang Paling Pendendam

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 20:30 WIB

The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz

The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 20:30 WIB

2 Pembunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ternyata Buruh Bangunan, Pernah Kerja di Rumah Korban

2 Pembunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ternyata Buruh Bangunan, Pernah Kerja di Rumah Korban

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 20:23 WIB

Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Lewat BRImo, Ada Kejutan!

Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Lewat BRImo, Ada Kejutan!

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:20 WIB

×