Cegah Corona, Seluruh Mahasiswa dan Dosen UNP Dipulangkan dari Luar Negeri

Chandra Iswinarno

Minggu, 15 Maret 2020 | 23:37 WIB
Cegah Corona, Seluruh Mahasiswa dan Dosen UNP Dipulangkan dari Luar Negeri
Rektor UNP Prof Ganefri. [Antara]

Suara.com - Seluruh mahasiswa dan dosen Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri akan segera dipulangkan.

Langkah tersebut diputuskan setelah menimbang mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 di berbagai belahan dunia.

“Ini akan dipulangkan segera, termasuk dosen dan mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan student mobility di negara lain segera dipulangkan,” kata Rektor UNP Prof Ganefri seperti dilansir Antara di Padang, Minggu (15/3/2020).

Ganefri menyebut, saat ini mahasiswa UNP yang sedang melakukan kegiatan student mobility di Malaysia berjumlah delapan orang. Sementara jumlah dosen yang saat ini sedang menempuh pendidikan di luar ada sekitar 70 orang.

“Untuk data dan negaranya pastinya akan kami cek ulang, namun proses pemulangannya sedang berjalan,” katanya.

Sementara itu, terkait kemungkinan memulangkan mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan di kampus tersebut, diakuinya belum bisa menentukan sikap. Ganefri mengemukakan, masih akan melakukan pembicaraan dengan seluruh mahasiswa tersebut.

“Kami akan membicarakan ini dengan mereka, apakah akan dipulangkan atau bertahan di Padang, itu nanti yang kami bahas,” katanya.

Saat ini diketahui ada 25 orang mahasiswa asing yang sedang melaksanakan pendidikan di kampus tersebut. Mahasiswa tersebut berasal dari Malaysia, Myanmar, Thailand dan Filipina.

Selain memulangkan dosen dan mahasiswa yang berada di luar negeri, pihak UNP juga menunda dan membatalkan beberapa agenda pertemuan internasional yang mendatangkan pihak dari luar negeri, tindakan tersebut bagian dari pencegahan dan kesiapsiagaan kampus terkait COVID-19.

“Sampai Juni ada 27 pertemuan internasional yang kami tunda, dan digeser ke November dan Desember,” katanya.

Sebelumnya UNP melalui surat edaran (SE) pada Sabtu (14/3/2020) bagi civitas akademika untuk menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai bagian antisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19 di lingkungan kampus.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan tersebut, PJJ berlaku bagi seluruh jenjang pendidikan D3, D4, S1, Profesi, S2 dan S3. Nantinya, seluruh perkuliahan bakal dilakukan dengan sistem daring atau online lewat platform e-learning UNP sehingga dapat mengurangi kontak fisik secara langsung. (Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rektor Unibraw: Mahasiswa Jangan Pulang, di Malang Saja Aman

Rektor Unibraw: Mahasiswa Jangan Pulang, di Malang Saja Aman

Jatim | Sabtu, 14 Maret 2020 | 13:55 WIB

Beredar Kabar Mahasiswa Kena Corona, Ini Klarifikasi Universitas Brawijaya

Beredar Kabar Mahasiswa Kena Corona, Ini Klarifikasi Universitas Brawijaya

Jatim | Sabtu, 14 Maret 2020 | 12:36 WIB

Beredar Kabar Mahasiswa UNY Positif Corona, Sutrisna Wibawa: Tidak Benar!

Beredar Kabar Mahasiswa UNY Positif Corona, Sutrisna Wibawa: Tidak Benar!

Jogja | Sabtu, 14 Maret 2020 | 11:35 WIB

Imbas Wabah Virus Corona, Ratusan Mahasiswa Udinus Gagal Diwisuda Maret Ini

Imbas Wabah Virus Corona, Ratusan Mahasiswa Udinus Gagal Diwisuda Maret Ini

Jawa Tengah | Jum'at, 13 Maret 2020 | 15:13 WIB

2 WNI yang Bertahan di Hubei Ternyata Mahasiswa Kedokteran

2 WNI yang Bertahan di Hubei Ternyata Mahasiswa Kedokteran

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 21:01 WIB

Terkini

4 Brightening Micellar Water, Anti-Ribet Angkat Kotoran dan Bikin Cerah

4 Brightening Micellar Water, Anti-Ribet Angkat Kotoran dan Bikin Cerah

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Komnas HAM Soroti Sejumlah Poin dalam Draf Revisi UU HAM

Komnas HAM Soroti Sejumlah Poin dalam Draf Revisi UU HAM

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Kementan Belum Tahu Berapa Luas Lahan Pertanian Terdampak Karhutla

Kementan Belum Tahu Berapa Luas Lahan Pertanian Terdampak Karhutla

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:33 WIB

TEN Resmi Jadi Duta Global, Kampanye Barunya Angkat Gaya Hidup Modern

TEN Resmi Jadi Duta Global, Kampanye Barunya Angkat Gaya Hidup Modern

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Beban Eksternalitas MBDK pada Publik

Beban Eksternalitas MBDK pada Publik

Opini | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Bercak Darah di Balik Pintu Warung, Cerita Horor Saksi Tawuran Maut Kebon Jeruk Tewaskan 1 Orang

Bercak Darah di Balik Pintu Warung, Cerita Horor Saksi Tawuran Maut Kebon Jeruk Tewaskan 1 Orang

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Masuk Blacklist Politisi Edisi Bupati/Wali Kota, Ini Respon Santai Respati Ardi

Masuk Blacklist Politisi Edisi Bupati/Wali Kota, Ini Respon Santai Respati Ardi

Surakarta | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:15 WIB

LG Pimpin Pasar Mesin Cuci Front Loading, Andalkan AI untuk Pertahankan Konsumen

LG Pimpin Pasar Mesin Cuci Front Loading, Andalkan AI untuk Pertahankan Konsumen

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

×