WFH Corona Bikin Rejeki Ojol Seret, Kakek Ratijo: Saya Bisa Mati Kelaparan

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 18 Maret 2020 | 19:21 WIB
WFH Corona Bikin Rejeki Ojol Seret, Kakek Ratijo: Saya Bisa Mati Kelaparan
Ilustrasi ojek online (ojol). (mobimoto.com/Ema Rohimah).

Suara.com - Presiden Joko Widodo telah mengimbau agar masyarakat bekerja dari rumah (Work From Home). Imbauan itu disampaikan untuk menghentikan mata rantai penularan virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.

Namun imbauan pemerintah tersebut tidak semua bisa dirasakan warga yang bekerja mengandalkan fisik seperti sopir ojek online. Pemberlakuan WFH itu jusru membikin pendapatan Ratijo (62), sopir ojol itu anjlok.

Sebelum ada imbuan WFH, penghasilan pria paruh baya dari orderan penumpang bisa bisa mencapai Rp 200 ribu per hari. Namun sejak Senin (16/3/2020) hingga hari ini, Kakek Ratijo mengaku rejekinya sangat seret.

Dia pun mengaku hanya mendapatkan uang Rp 20 ribu setelah seharian bekerja pengejok daring.

"Biasanya pendapataan Rp 200 ribu ke atas. Sekarang baru dapat Rp 20 ribu. Jadi jauh banget bedanya. Ini sudah ambil order makanan, orang, tapi baru dapat Rp 20 ribu," ujar Ratijo kepada Suara.com, Rabu (18/3/2020).

Ratijo yang sudah memiliki tiga orang cucu ini menganggap adanya pemberlakuan WFH bisa mematikan profesi sopir ojol. Bahkan, dia mengaku bisa saja mati kelaparan karena sepi orderan dari penumpang setelah adanya WFH.

"Jadi saya bilang tukang ojek bisa mati kelaparan, karena (rejeki) cuma mengandalkan ojek. Karena sekarang bener-bener sepi penumpang karena adanya virus corona," ucap dia.

Ketika ditanya apakah dirinya setuju jika pemerintah memberlakukan lockdown, Ratijo menuturkan dirinya tak setuju. Sebab dirinya tak bisa mendapat penghasilan untuk biaya hidup sehari-hari.

"Kalau saya enggak setuju, kalau orang yang punya gaji mungkin setuju-setuju saja. Cuma kalau macam tukang ojek kayak saya, mau makan dari mana saya, saya kan enggak bergerak, enggak makan, enggak dapet duit," kata dia.

baca juga


Tak Takut Corona, Jodoh dan Mati di Tangan Tuhan

Adanya wabah corona, Ratijo mengaku khawatir. Kendati demikian, ia tetap harus bekerja untuk mencari nafkah untuk anak dan istrinya.

Guna mengantisipasi penyebaran virus asal Wuhan, China ini, Ratijo sudah menggunakan masker dan rajin mencuci tangan setiap berjibaku di jalan raya untuk mencari penumpang.

"Pokoknya kita pasrah aja. Cuma kita harus bisa jaga kebersihan kesehatan, pakai masker, rajin cuci tangan," ujarnya.

Dia mengaku tidak terlalu khawatir meski virus Corona sudah dinyatakan sebagai pandemi global. Dia meyakini keberadaan Tuhan yang sudah mengatur jodoh dan takdir hamba-Nya.

"Menurut saya, jodoh, mati di tangan Tuhan, kalau kita takut, enggak gerak siapa yang mau bagi (Duit)," katanya.

Ia pun berharap wabah virus corona di Indonesia segera berakhir dan penghasilannya bisa normal kembali.

"Semoga wabah corona cepat selesai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Israel, Ponsel Pengidap Virus Corona Dilacak Pemerintah

Di Israel, Ponsel Pengidap Virus Corona Dilacak Pemerintah

Tekno | Rabu, 18 Maret 2020 | 19:08 WIB

FIBA 3x3 Asia Cup Diundur, Indonesia Merasa Diuntungkan

FIBA 3x3 Asia Cup Diundur, Indonesia Merasa Diuntungkan

Sport | Rabu, 18 Maret 2020 | 19:02 WIB

Pemerintah Sebut Corona Layaknya Virus Komputer, Bikin Nggak Karu-karuan

Pemerintah Sebut Corona Layaknya Virus Komputer, Bikin Nggak Karu-karuan

Video | Rabu, 18 Maret 2020 | 18:55 WIB

Imbas Wabah Corona, Makam Bung Karno di Blitar Juga Ditutup Sementara

Imbas Wabah Corona, Makam Bung Karno di Blitar Juga Ditutup Sementara

Jatim | Rabu, 18 Maret 2020 | 18:51 WIB

Wisma Atlet Jadi Tempat Isolasi Pasien Corona, 1.800 Tempat Tidur Disiapkan

Wisma Atlet Jadi Tempat Isolasi Pasien Corona, 1.800 Tempat Tidur Disiapkan

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 18:48 WIB

Dalam 4  Jam, Jumlah Sampel Pasien Corona di DIY Bertambah

Dalam 4 Jam, Jumlah Sampel Pasien Corona di DIY Bertambah

Jogja | Rabu, 18 Maret 2020 | 19:00 WIB

Jaga Kesehatan Agar Kebal Virus Corona, Wapres Maruf Suka Olahraga Air

Jaga Kesehatan Agar Kebal Virus Corona, Wapres Maruf Suka Olahraga Air

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 18:48 WIB

Jubir Covid-19 Sebut Virus Corona Covid-19 Kacau, Bikin Tubuh Tidak Keruan

Jubir Covid-19 Sebut Virus Corona Covid-19 Kacau, Bikin Tubuh Tidak Keruan

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 18:45 WIB

Tips Hadapi Virus Corona Ala Ade Rai, Fokus Kepada Kecerdasan Tubuh

Tips Hadapi Virus Corona Ala Ade Rai, Fokus Kepada Kecerdasan Tubuh

Entertainment | Rabu, 18 Maret 2020 | 19:00 WIB

Orang Asma Perlu Hindari Kontak Sosial, Bahaya Jika Terinfeksi Covid-19

Orang Asma Perlu Hindari Kontak Sosial, Bahaya Jika Terinfeksi Covid-19

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 18:57 WIB

Terkini

BNI dan PPI Hong Kong Bekali Ratusan Mahasiswa Indonesia Jelang Studi di Luar Negeri

BNI dan PPI Hong Kong Bekali Ratusan Mahasiswa Indonesia Jelang Studi di Luar Negeri

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Superkomputer Prediksi Indonesia vs Vietnam: Duel Sengit, Skor Imbang Jadi Skenario Terkuat

Superkomputer Prediksi Indonesia vs Vietnam: Duel Sengit, Skor Imbang Jadi Skenario Terkuat

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Menanti Waktu Penutupan TPS Liar Kramat Jati usai Kebakaran

Menanti Waktu Penutupan TPS Liar Kramat Jati usai Kebakaran

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Amran Wajibkan Pabrik Gula Rafinasi Punya Kebun, Pengamat: Sulit Direalisasikan

Amran Wajibkan Pabrik Gula Rafinasi Punya Kebun, Pengamat: Sulit Direalisasikan

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Turis Asing ke RI Tembus 7,45 Juta, Tertinggi Sejak 2019

Turis Asing ke RI Tembus 7,45 Juta, Tertinggi Sejak 2019

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Buntut Promosi Vape Libatkan Anak, Polda Metro Bakal Panggil Pelapor YouTuber Bigmo

Buntut Promosi Vape Libatkan Anak, Polda Metro Bakal Panggil Pelapor YouTuber Bigmo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Direktur Bus ALS Jadi Tersangka, Kasus Kecelakaan 19 Korban Naik ke Tahap Penyidikan

Direktur Bus ALS Jadi Tersangka, Kasus Kecelakaan 19 Korban Naik ke Tahap Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Sering Kecelakaan, Legislator PDIP Desak Evaluasi Total Operator KMP Mutiara Sentosa

Sering Kecelakaan, Legislator PDIP Desak Evaluasi Total Operator KMP Mutiara Sentosa

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:38 WIB

CNG 3 Kg Pengganti LPG Masuk Uji Akhir, Bahlil: Doakan Yang Terbaik Untuk Ibu Pertiwi!

CNG 3 Kg Pengganti LPG Masuk Uji Akhir, Bahlil: Doakan Yang Terbaik Untuk Ibu Pertiwi!

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Sekda Baru dan 6 Pejabat Eselon Pemkot Pekanbaru Dilantik, Ini Nama-namanya

Sekda Baru dan 6 Pejabat Eselon Pemkot Pekanbaru Dilantik, Ini Nama-namanya

Riau | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:35 WIB

×