Driver Ojol Ketakutan Dikasih Makan, Warganet: Gara-gara Sering Diprank

Reza Gunadha, Fita Nofiana

Kamis, 19 Maret 2020 | 13:34 WIB
Driver Ojol Ketakutan Dikasih Makan, Warganet: Gara-gara Sering Diprank
Screen shoot pesan antara Joshua Matelessy dengan driver ojol (twitter.com/jflowrighthere)

Suara.com - Musikus Joshua Matulessy mengunggah pengalamannya saat berbuat baik kepada seorang driver ojek online, dengan memberikan makanan. Bukannya senang, driver ojol tersebut malah terlihat ketakutan.

Ketakutan driver ojol itu diperlihatkan oleh Joshua melalui screenshoot pesanan yang diunggah pada Rabu (19/3/2020).

"Makanannya buat mas aja, selamat makan siang," tulis Joshua kepada driver ojol yang terlihat pada screenshoot pemesanannya.

"Waduh yang benar pak, kalau enggak di-cancel aja deh. Saya takut," jawab driver ojek itu.

"Iya, semoga berkah. Keadaan lagi susah, saya cuma mau berbagi saja," balas Joshua lagi.

Menanggapi balasan Joshua Matulessy, driver ojol tersebut mengungkapkan kalau dia tetap masih takut.

"Saya takut kenapa-kenapa sama akun saya, saya cuma di ojek aja. Kalau di-PM, anak istri saya nanti makan apa," balas ojol tersebut.

oshua lantas menenangkan driver ojol dengan mengatakan akan bertanggung jawab ke PT Gojek jika terjadi sesuatu.

Ia juga meminta pesanannya diantar ke alamatnya terlebih dahulu baru kemudian dibawa lagi.

baca juga

"Tapi benar enggak laporin kan pak? Soalnya saya benar-benar lagi susah karena ngojek lagi sepi," kata driver ojol itu lagi.

Setelah melalui percakapan panjang, akhirnya driver percaya dan mau menerima kebaikan Joshua.

"Yasudah pak kalau memang benar-benar serius seperti itu sebelumnya terimakasih banyak pak. Kalau memang benar adanya semoga bapak diberi rezeki yang melimpah," balasnya.

Unggahan Joshua Matulessy itu mendapat berbagai tanggapan dari warganet. Kebanyakan dari mereka memaklumi ketakutan driver ojol karena banyaknya aksi prank.

"Karena banyak ulah iseng orang ngeprank ojol, orang mau berbuat baik pun ojolnya malah takut. Semoga orang-orang baik seperti abang sehat terus dan bahagia selalu. Terimakasih mau berbagi," komentar seorang warganet.

"Emang susah sebenarnya, driver ngeri yang aneh-aneh takut prank, trap atau semacamnya, makanya dia was-was banget. Salah-salah emang bisa di suspend," tambah warganet lain.

"Gue setuju dengan kegiatan seperti ini. Tapi banyak yang masih trauma dengan prank effect kemarin. Jadi masih ada yang 100% enggak percaya begitu saja," sahut warganet lain.

Pantaun Suara.com, unggahan tersebut sudah disukai lebih dari 537 akun dan 310 retweet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Bahasa, Tarif Ojol Ini Melonjak Karena Berbahasa Inggris

Beda Bahasa, Tarif Ojol Ini Melonjak Karena Berbahasa Inggris

Tekno | Kamis, 19 Maret 2020 | 10:04 WIB

Sepi Pesanan Gegara Virus Corona, Warganet Ajak Beli Makanan Lewat Ojol

Sepi Pesanan Gegara Virus Corona, Warganet Ajak Beli Makanan Lewat Ojol

Tekno | Kamis, 19 Maret 2020 | 08:38 WIB

Best 5 Otomotif Pagi: Belajar dari Sandra Dewi, Husqvarna Poppy Sovia

Best 5 Otomotif Pagi: Belajar dari Sandra Dewi, Husqvarna Poppy Sovia

Otomotif | Kamis, 19 Maret 2020 | 07:07 WIB

WFH Corona Bikin Rejeki Ojol Seret, Kakek Ratijo: Saya Bisa Mati Kelaparan

WFH Corona Bikin Rejeki Ojol Seret, Kakek Ratijo: Saya Bisa Mati Kelaparan

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 19:21 WIB

Terkini

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 08:47 WIB

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:34 WIB

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 08:32 WIB

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:30 WIB

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 08:25 WIB

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 08:23 WIB

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:15 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 08:13 WIB

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:08 WIB

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Bali | Sabtu, 19 September 2026 | 08:05 WIB

×