Geger Keluarga di Kendari Nekat Bongkar Plastik Jenazah Pasien Corona

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Rabu, 25 Maret 2020 | 17:08 WIB
Geger Keluarga di Kendari Nekat Bongkar Plastik Jenazah Pasien Corona
Satu keluarga nekat bongkar plastik jenazah terduga PDP virus corona. (ist)

Suara.com - Warga Kendari, Sulawesi Tenggara, digegerkan aksi satu keluarga yang nekat membongkar plastik penutup jenazah sebelum dimakamkan. Jenazah tersebut diduga merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona.

Aksi keluarga tersebut terekam kamera dan videonya viral di media sosial. Terlebih, setelah diketahui ada seorang warga di Kendari dinyatakan berstatus PDP virus corona.

Tampak dari sebuah video yang beredar, jenazah yang terbungkus plastik kedap dibawa pulang menggunakan mobil pribadi oleh pihak keluarga.

Setibanya di rumah duka, jenazah kemudian diangkat oleh sejumlah orang masuk ke dalam rumah dengan disambut isak tangis dari sanak saudara.

Sementara dari rekaman lainnya, jenazah terlihat ditempatkan di sebuah kamar beralaskan kain, tanpa balutan plastik. Beberapa orang yang berada di samping jenazah tersebut  tampak menangis.

Dari keterangan yang diperoleh Solopos.com -- jaringan Suara.com, peristiwa itu terjadi di Kabupaten Kolaka belum lama ini.

Jenazah terduga PDP virus corona itu diketahui, sempat mendapatkan perawatan di RSUD Bahteramas Kendari.

Senada, pihak Rumah Sakit Bahteramas membenarkan adanya seorang pasien PDP virus corona meninggal dunia.

Pasien yang dimaksud merupakan seorang laki-laki berusia 34 tahun, warga asal Kolaka.

baca juga

Sebelumnya, laki-laki tersebut telah menjalani tes swab, namun sebelum hasil pemeriksaan keluar dinyatakan meninggal dunia.

Polda Sulawesi Tenggara Imbau Warga Taat Aturan

Viralnya kabar satu keluarga yang nekat membongkar plastik jenazah terduga PDP virus corona juga mendapat tanggapan dari pihak berwajib.

Dokter Forensik Polda Sulawesi Tenggara Kompol Malaudin bahkan mengimbau warga untuk tetap waspada di tengah upaya penanggulangan pandemi virus corona.

Malaudin berharap warga bisa menaati peraturan yang berlaku demi mencegah penularan virus corona. Begitu pula ketika merawat jenazah pasien yang terinfeksi virus corona.

"Tindakan seperti tersebut (membuka jenazah pasien PDP) tolong dihindari. Ini menjadi bahan pembeajaran ke depannya," kata Mauludin.

Lebih lanjut, Mauludin menegaskan, jenazah berstatus PDP mestinya segara dimakamkan demi keselamatan bersama.

Hingga kekinian, pihak kepolisian masih menanti hasil tes swab pasien terduga PDP virus corona yang dinyatakan meninggal dunia. Mauludin berharap, pasien tersebut dinyatakan negatif Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Biaya, Jenazah Istri Tak Dibawa Pulang, Kakek Bersepeda 66 Km

Tak Ada Biaya, Jenazah Istri Tak Dibawa Pulang, Kakek Bersepeda 66 Km

Jawa Tengah | Rabu, 25 Maret 2020 | 12:17 WIB

Usai Jilat Toilet, Pria Ini Mengaku Positif Virus Corona

Usai Jilat Toilet, Pria Ini Mengaku Positif Virus Corona

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 12:10 WIB

Gemas! Restoran Tutup Akibat Corona, Anak Menangis Harus Makan Masakan Ibu

Gemas! Restoran Tutup Akibat Corona, Anak Menangis Harus Makan Masakan Ibu

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 10:51 WIB

Curahan Hati ODP: Mental Saya Drop, Mengapa Data Pribadi Disebar di Medsos

Curahan Hati ODP: Mental Saya Drop, Mengapa Data Pribadi Disebar di Medsos

Health | Kamis, 26 Maret 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Tragedi Kebakaran di Sukabumi, Tewaskan 3 Bocah Bersaudara

Tragedi Kebakaran di Sukabumi, Tewaskan 3 Bocah Bersaudara

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:01 WIB

Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:01 WIB

5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru

5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Maba UI Lempar Pertanyaan Menohok ke Bima Arya: Pilih Pendidikan atau Makan Bergizi Gratis?

Maba UI Lempar Pertanyaan Menohok ke Bima Arya: Pilih Pendidikan atau Makan Bergizi Gratis?

Video | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Sopir Angkot M44 Protes Rute Tumpang Tindih, Dishub DKI Siapkan Evaluasi Mikrotrans 48A

Sopir Angkot M44 Protes Rute Tumpang Tindih, Dishub DKI Siapkan Evaluasi Mikrotrans 48A

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:58 WIB

Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan

Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:57 WIB

Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media

Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:52 WIB

Guru dan Manajer Perusahaan Asal India Selundupkan Ganja Senilai Rp1,5 Miliar di Bandara Bali

Guru dan Manajer Perusahaan Asal India Selundupkan Ganja Senilai Rp1,5 Miliar di Bandara Bali

Bali | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:52 WIB

Tiga Rumah di Jombang Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Tiga Rumah di Jombang Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:51 WIB

IHSG Masih Senang Bertengger di Level 6.300, ISAT Melesat di Sesi I

IHSG Masih Senang Bertengger di Level 6.300, ISAT Melesat di Sesi I

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:51 WIB

×