Terpapar Virus Corona, Diaspora Indonesia Meninggal di New York

Bangun Santoso Suara.Com
Senin, 30 Maret 2020 | 11:44 WIB
Terpapar Virus Corona, Diaspora Indonesia Meninggal di New York
Sebagai ilustrasi: Pekerja medis merawat pasien virus corona. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)

Suara.com - Seorang diaspora Indonesia yang positif terjangkit virus corona di New York, Amerika Serikat, meninggal dunia pada Sabtu (28/3) malam waktu setempat.

Informasi dari beragam sumber menyebutkan bahwa pria berusia sekitar 70 tahun yang berprofesi sebagai pengemudi mobil jenis limousine itu, beberapa hari lalu diketahui masih berada dalam kondisi sehat dan bekerja seperti biasa.

Namun ia kemudian menderita batuk disertai demam, sebagian dari gejala virus corona yang kini semakin meluas di seluruh dunia. Ia meninggal di Jamaica Hospital Medical Center di Queens, New York.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington D.C. dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York membenarkan informasi ini.

KJRI mengatakan meskipun ia bukan lagi warga negara Indonesia, sebagai bagian dari diaspora Indonesia, maka akan tetap dibantu, “namun prioritas utama tetap pada WNI.” Pihak KJRI belum dapat menghubungi keluarga laki-laki tersebut sehingga belum dapat memberi rincian lebih jauh.

Dari berbagai sumber diketahui bahwa saat ini sudah ada beberapa warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki gejala-gejala terjangkit virus corona dan menjalani karantina mandiri. Identitas mereka tidak diungkapkan karena masih kuatnya stigmatisasi publik dan juga ketidakjelasan status mereka di Amerika.

“Terkait penanganan warga masyarakat Indonesia, termasuk WNI, jika sekiranya terdampak Covid-19 maka langkah yang dilakukan KJRI New York adalah merujuk SOP (standard operating procedure) penanganan Covid-19 yang diberlakukan otorita kesehatan setempat,” ujar Arifi Saiman, Konsul Jendral RI di New York.

Hingga laporan ini disampaikan belum ada informasi tentang penguburan atau kremasi laki-laki tersebut.

Kota New York kini menjadi pusat perebakan virus corona di Amerika. Hingga Minggu (29/3) malam hampir 60 ribu orang tertular virus corona di New York saja, termasuk 965 korban meninggal. Ini hampir separuh dari jumlah orang yang tertular virus corona di seluruh Amerika, yang kini mencapai lebih dari 142 ribu orang.

Baca Juga: Update Corona Covid-19: 596.723 Kasus Positif, Seperlimanya Ada di Amerika

Presiden Amerika Donald Trump, Minggu sore, memperpanjang kebijakan “social distancing” untuk mencegah terus meluasnya perebakan virus corona hingga 30 April mendatang.

Sumber: VOA

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI