Update Corona Covid-19: 596.723 Kasus Positif, Seperlimanya Ada di Amerika

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 28 Maret 2020 | 10:00 WIB
Update Corona Covid-19: 596.723 Kasus Positif, Seperlimanya Ada di Amerika
Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona atau Covid-19 masih menjadi pandemi dunia, bahkan hingga kini tidak ada yang tahu kapan dan bagaimana ini akan berakhir.

Berdasarkan pantauan Suara.com dari data real time laman Worldometers, Sabtu (28/3/2020) pukul 08.55 WIB, angka terinfeksi sudah lebih dari setengah juta penduduk dunia atau tepatnya sebanyak 596.723 kasus positif.

Dari data itu, 133.355 orang berhasil dinyatakan sembuh. Sedangkan 27.352 jiwa melayang akibat virus yang berasal dari Wuhan, China ini.

Mirisnya, jika sebelumnya Italia dan Spanyol jadi epicentrum atau negara dengan jumlah infeksi terbanyak. Kini jumlah terinfeksi di Amerika Serikat melonjak drastis, yakni ada sebanyak 104.142 orang terinfeksi, dengan total kematian mencapai 1.695 jiwa, dan sebanyak 2.522 orang berhasil pulih atau sembuh.

Angka infeksi di Amerika ini melampaui Italia dengan jumlah total 86.498 dan kematian 9.135 jiwa. Sedangkan di China, kasus infeksi mencapai 81.394, dengan total korban tewas 3.295 jiwa.

Virus ini nampaknya sudah merata dan tersebar ke seluruh belahan dunia. Tak main-main, sebanyak 199 negara sudah melaporkan kasus ini di masing-masing negaranya.

Sementara itu di Afrika Selatan, lebih dari 1000 orang terinfeksi positif virus. Jumat (27/3/2020) kemarin negara tersebut melaporkan kasus kematian pertamanya, setelah negara itu me-lockdown dan melarang pendatang untuk masuk.

Sedangkan di Indonesia, kasus positif Covid-19, sudah tembus 1046 kasus. Sebanyak 87 orang meregang nyawa karena Covid-19, dan 46 orang berhasil sembuh dan diperbolehkan pulang.

Tantangan terbesar di Indonesia saat ini ialah kelangkaan alat pelindung diri (APD) para petugas medis. Ini jugalah yang disebut-sebut jadi salah satu sebab nyawa para petugas medis berguguran.

Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) sendiri memang secara gamblang mengatakan, jika Indonesia sudah saatnya membutuhkan bantuan asing, untuk penanganan virus corona ini.

"Saya kira kelangkaan alat proteksi diri yang saat ini tidak ada. Ini memungkinkan lebih luas apabila ada negara lain yang bisa membantu terkait hal itu," ujar Ketua PDEI Dr. Moh Adib Khumaidi, SpOT kepada suara.com beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengurus MHKI Diminta Beri Bantuan APD Pada Petugas Medis

Pengurus MHKI Diminta Beri Bantuan APD Pada Petugas Medis

Health | Sabtu, 28 Maret 2020 | 08:56 WIB

Local Lockdown Kota Tegal Gelap Gulita

Local Lockdown Kota Tegal Gelap Gulita

Foto | Sabtu, 28 Maret 2020 | 08:22 WIB

Anjuran Minum Air untuk Tangkal Covid-19, Bagaimana Saat Puasa Ramadan?

Anjuran Minum Air untuk Tangkal Covid-19, Bagaimana Saat Puasa Ramadan?

Health | Sabtu, 28 Maret 2020 | 08:35 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB