CEK FAKTA: Benarkah Jenazah Ibu Jokowi Dimakamkan Bak Jenazah Virus Corona?

Dany Garjito | Husna Rahmayunita | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2020 | 12:08 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Jenazah Ibu Jokowi Dimakamkan Bak Jenazah Virus Corona?
Unggahan yang diklaim pemakaman ibunda Jokowi. (turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar informasi yang mengklaim pemakaman Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomiharjo dilakukan seperti penguburan jenazah pasien virus corona atau Covid-19.

Informasi itu disampaikan oleh pemilik akun Facebook Mustahid Akbar, tak lama setelah kabar wafatnya Sudjiatmi.

Dalam unggahannya, Mustahid Akbar menampilkan foto prosesi pemakaman. Sementara sebagai narasinya, ia menyebut jenazah ibunda Jokowi tidak disalati dan dimandikan karena terinfenksi virus corona.

"Jenazah ibu kandung Presiden Joko Widodo. Jenazah ibu Hj. Sudjiatmi sengaja tidak disalati dan tidak dimandikan dan tidak boleh dilayat oleh siapapun karena Sudjiatmi meninggal dunia akibat serangan virus corona. Di saat penguburan, Peti mati Sudjiatmi dilempar begitu saja di dalam lobang kubur, agar si pengubur Jenazah tidak tertular virus corona jenis Covid-19," demikian narasi tersebut.

Sejak bidikan layar unggahan tersebut diabadikan, telah mendapat 2,3 ribu komentar dan 289 kali dibagikan.

Unggahan yang diklaim pemakaman ibunda Jokowi. (turnbackhoax.id)
Unggahan yang diklaim pemakaman ibunda Jokowi. (turnbackhoax.id)

Lantas benarkah foto penguburan Ibunda Jokowi karena serangan virus corona?

Penjelasan

Hasil penulusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, unggahan sumber tidak benar.

Foto yang diklaim sebagai pemakaman Sudjiatmi sebenarnya merupakan dokumentasi pemakaman jenazah suspect corona di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Kamis (26/3/2020).

Foto tersebut sempat diterbitkan oleh situs Suara.com dalam judul "Pemakaman Jenazah Suspect Corona di TPU Tegal Alur".

Penjelasan unggahan yang diklaim pemakaman ibunda Jokowi. (turnbackhoax.id)
Penjelasan unggahan yang diklaim pemakaman ibunda Jokowi. (turnbackhoax.id)

Foto serupa juga dibagikan oleh situs Kompas.com dalam artikel berjudul "Suspect Covid-19, 3 Jenazah Dimakamkan di TPU Tegal Alur".

Penjelasan unggahan yang diklaim pemakaman ibunda Jokowi. (turnbackhoax.id)
Penjelasan unggahan yang diklaim pemakaman ibunda Jokowi. (turnbackhoax.id)

Memperkuat temuan tersebut, Presiden Jokowi juga telah memberikan keterangan mengenai penyebab kematian ibunda, Rabu (25/3/2020).

Ia menegaskan, Sudjiatmi meninggal dunia bukan karena terinfeksi virus corona, melainkan menderita kanker selama 4 tahun.

"Tadi sore pada pukul 16.45 WIB berpulang kehadirat Allah SWT Ibunda kami, bu Sudjiatmi Notomihardjo, yang kita tahu bahwa ibu sudah empat tahun menderita sakit, yaitu kanker," kata Jokowi.

Kesimpulan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polresta Banyumas Berlakukan Jam Malam, Cegah Penularan Corona

Polresta Banyumas Berlakukan Jam Malam, Cegah Penularan Corona

Jawa Tengah | Selasa, 31 Maret 2020 | 11:42 WIB

Tunda Pilkada Sukabumi Akibat Corona, KPU: Nyawa Manusia Lebih Penting!

Tunda Pilkada Sukabumi Akibat Corona, KPU: Nyawa Manusia Lebih Penting!

Jabar | Selasa, 31 Maret 2020 | 11:40 WIB

3 Minggu Mandek di Rumah karena Corona, Nikita Mirzani: Dampaknya Parah

3 Minggu Mandek di Rumah karena Corona, Nikita Mirzani: Dampaknya Parah

Entertainment | Selasa, 31 Maret 2020 | 11:33 WIB

ODP Tolak Tes Corona, Marah-marahi Tenaga Medis hingga Todongkan Pisau

ODP Tolak Tes Corona, Marah-marahi Tenaga Medis hingga Todongkan Pisau

Jabar | Selasa, 31 Maret 2020 | 11:32 WIB

Seorang Karyawan Positif Corona, Metro TV Tutup Selama 14 Hari

Seorang Karyawan Positif Corona, Metro TV Tutup Selama 14 Hari

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 11:38 WIB

Update Corona Covid-19 Global: Alhamdulillah Angka Kesembuhan Meningkat 81%

Update Corona Covid-19 Global: Alhamdulillah Angka Kesembuhan Meningkat 81%

Health | Selasa, 31 Maret 2020 | 11:35 WIB

Terkini

Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:39 WIB

Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:38 WIB

Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?

Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:33 WIB

Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex

Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:27 WIB

Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose

Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:24 WIB

Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku

Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:23 WIB

15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak

15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:18 WIB

Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos

Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:15 WIB

Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Optimalkan Ketahanan Pangan dan Transisi Energi

Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Optimalkan Ketahanan Pangan dan Transisi Energi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:11 WIB

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Pantau Intervensi Imunisasi Zero Dose di Lampung

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Pantau Intervensi Imunisasi Zero Dose di Lampung

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:07 WIB