Tenaga Medis Positif Corona saat Hamil, IDI: Bisa Ganggu Pertumbuhan Janin

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 02 April 2020 | 11:38 WIB
Tenaga Medis Positif Corona saat Hamil, IDI: Bisa Ganggu Pertumbuhan Janin
Ilustrasi. [Paolo Miranda/BBC]

Suara.com - Sebanyak 84 tenaga medis di DKI Jakarta dinyatakan terinfeksi virus Corona jenis baru COVID-19, bahkan 2 diantaranya berstatus positif COVID-19 dalam keadaan mengandung.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bicara tentang bahaya bagi janin dalam kandungan tenaga medis tersebut.

Ketua Umum IDI, Daeng M Faqih saat dihubungi Suara.com, Kamis (2/4/2020) menjelaskan, bahwa virus Corona bisa menyebabkan gangguan nafas atau respiratory distress. Hal itu menurutnya bisa berpotensi membahayakan janin dalam kandungan.

"Pada keadaan ini oksigen yang masuk ke paru-paru dan daerah akan terganggu. Sehingga oksigen yang masuk ke janin juga akan terganggu. Keadaan ini berpengaruh ke kesehatan dan pertumbuhan janin," kata Daeng.

Kendati begitu, menurutnya, hingga saat ini belum ada yang penelitian secara spesifik yang membuktikan janin bisa tertular Corona dari ibu yang berstatus positif.

"Belum ada yang secara jelas mengatakan virusnya bisa menyebar ke janin lewat darah. Tapi kalau asupan gizi dan oksigen ibunya kurang maka akan berpengaruh ke kesehatan janin," kata dia.

Sementara di sisi lain, Daeng menambahkan, IDI mengaku khawatir ke depan semakin banyak tenaga medis yang terpapar virus Corona. Hal itu mengingat meningkatkannya hari ke hari pasien positif virus asal Wuhan tersebut.

"Itulah yang IDI khawatirkan. Semakin banyak pasien tapi semakin banyak petugas kesehatan yang tumbang," tandasnya.

Sebelumnya, pasien positif terjangkit virus corona di kalangan tenaga medis terus bertambah. Sejak Selasa (31/3/2020), jumlahnya mencapai tiga orang.

baca juga

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan sampai Rabu (1/4/2020) sore, sudah ada 84 tenaga medis yang dinyatakan positif.

"Tenaga kesehatan yang positif terinfeksi covid-19 sampai terakhir berjumlah 84 orang," ujar Dwi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2020).

Dari total 84 tim medis yang terjangkit, satu orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara juga dua orang yang tengah mengandung. (Bagaskara Isdianto)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDI: Pasien Corona Bertambah, Petugas Medis Makin Banyak yang Tumbang!

IDI: Pasien Corona Bertambah, Petugas Medis Makin Banyak yang Tumbang!

News | Kamis, 02 April 2020 | 10:57 WIB

Tenaga Medis di Jakarta Positif Corona: Dua Sedang Hamil, Satu Meninggal

Tenaga Medis di Jakarta Positif Corona: Dua Sedang Hamil, Satu Meninggal

News | Rabu, 01 April 2020 | 17:14 WIB

Tenaga Medis di Medan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari PDP Meninggal

Tenaga Medis di Medan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari PDP Meninggal

News | Rabu, 01 April 2020 | 14:58 WIB

IDI soal Perawat Diusir Warga: Sudah jadi Masalah Sosial

IDI soal Perawat Diusir Warga: Sudah jadi Masalah Sosial

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:23 WIB

Serukan Perawat Jangan Urus Pasien Tanpa APD, Ketum IDI: Bukan Boikot

Serukan Perawat Jangan Urus Pasien Tanpa APD, Ketum IDI: Bukan Boikot

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:02 WIB

Klarifikasi Pemberitaan, IDI Tegaskan Tak Ada Ancaman Mogok

Klarifikasi Pemberitaan, IDI Tegaskan Tak Ada Ancaman Mogok

Health | Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:26 WIB

Ketua IDI: Imunitas PDP Corona Covid-19 Bisa Tekan Angka Kematian

Ketua IDI: Imunitas PDP Corona Covid-19 Bisa Tekan Angka Kematian

Health | Sabtu, 28 Maret 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×