WNI Kena Corona Meninggal di Singapura, KBRI Fasitasi Keluarga

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 02 April 2020 | 11:59 WIB
WNI Kena Corona Meninggal di Singapura, KBRI Fasitasi Keluarga
Penanganan pasien virus corona. (Antara)

Suara.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Singapura telah menerima laporan seorang WNI meninggal akibat virus corona atau COVID-19 pada Kamis (2/4/2020) pukul 06.43 waktu setempat. Ini adalah WNI kedua dan orang keempat yang meninggal di Negeri Singa.

Duta Besar Indonesia untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajaya mengatakan pihaknya telah berkordinasi dengan otoritas setempat untuk menjembatani pihak keluarga dengan jenazah.

"Kementerian Kesehatan Singapura telah menyampaikan informasi ini kepada pihak keluarga dan Kementerian Kesehatan Indonesia. KBRI Singapura akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Singapura terkait penanganan selanjutnya dan akan memberikan fasilitas yang diperlukan oleh pihak keluarga," kata Ngurah Swajaya melalui keterangan tertulisnya, Kamis (2/4/2020).

Dia juga menyebut KBRI akan terus mengawasi 27 WNI positif corona di Singapura yang hingga kini masih dirawat di rumah sakit setempat.

"KBRI juga terus memonitor perkembangan WNI pasien COVID-19 lainnya yang dirawat di Singapura," lanjutnya.

Sebelumnya, WNI tersebut diketahui berjenis kelamis pria dan berusia 68 tahun yang memiliki izin kerja di Singapura (Singapore Work Pass).

Dia memiliki riwayat perjalanan ke Indonesia pada 20 Januari – 16 Maret 2020.

Kemudian pada 22 Maret, dia terkonfirmasi terinfeksi virus corona dan langsung dirawat di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID) Singapura, dia langsung menjadi pasien kasus nomor 476.

Kemudian pada 26 Maret dia dipindahkan ke ruang perawatan intensif karena mengalami komplikasi serius hingga akhirnya meninggal setelah 7 hari berjuang melawan penyakitnya.

Kemenkes Singapura menyatakan bahwa pasien meninggal akibat memiliki riwayat diabetes dan hipertensi yang semakin parah akibat infeksi COVID-19.

Sejauh ini, korban meninggal akibat virus corona di Singapura sudah 4 orang; dua korban meninggal merupakan warga Singapura, sedangkan satu korban meninggal lainnya merupakan seorang pria Indonesia berusia 64 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNI di Belgia Terinfeksi Covid-19, Pihak KBRI Akan Lakukan Lobi ke RS

WNI di Belgia Terinfeksi Covid-19, Pihak KBRI Akan Lakukan Lobi ke RS

News | Kamis, 02 April 2020 | 11:45 WIB

Update WNI Corona di Luar Negeri: 191 Positif, 29 Sembuh, 4 Meninggal

Update WNI Corona di Luar Negeri: 191 Positif, 29 Sembuh, 4 Meninggal

News | Kamis, 02 April 2020 | 11:44 WIB

Pagi Ini, Satu WNI Meninggal di Singapura Akibat Virus Corona

Pagi Ini, Satu WNI Meninggal di Singapura Akibat Virus Corona

News | Kamis, 02 April 2020 | 10:34 WIB

Kemenlu: WNI Positif Corona yang Meninggal di Malaysia Bukan Peserta Tablig

Kemenlu: WNI Positif Corona yang Meninggal di Malaysia Bukan Peserta Tablig

News | Rabu, 01 April 2020 | 21:20 WIB

Cerita WNI Bertahan dari Corona di Eropa, Khawatir Lihat Indonesia

Cerita WNI Bertahan dari Corona di Eropa, Khawatir Lihat Indonesia

News | Kamis, 02 April 2020 | 06:30 WIB

34.696 WNI Pulang ke Indonesia Akibat Malaysia Lockdown

34.696 WNI Pulang ke Indonesia Akibat Malaysia Lockdown

News | Rabu, 01 April 2020 | 18:59 WIB

Bisnis Kapal Pesiar Lesu Akibat Corona, 963 WNI ABK Sudah Pulang

Bisnis Kapal Pesiar Lesu Akibat Corona, 963 WNI ABK Sudah Pulang

News | Rabu, 01 April 2020 | 17:35 WIB

Terkini

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:11 WIB

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:03 WIB