Pilu, Bocah Kelaparan Tak Bisa Makan Selama Tiga Hari karena Lockdown

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Minggu, 05 April 2020 | 16:02 WIB
Pilu, Bocah Kelaparan Tak Bisa Makan Selama Tiga Hari karena Lockdown
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Krisnen, seorang bocah di Malaysia mengaku keluarganya tidak bisa makan selama tiga hari setelah pemerintah memberlakukan Movement Control Order (MCO) atau lockdown wilayah guna memerangi virus corona.

Kisah Krisnen terungkap setelah dibagikan oleh pemilik akun pemilik akun Facebook Mohd Zaki Bin Salleh.

Lewat unggahannya, Mohd Zaki menceritakan pertemuan dirinya dan Krisnen belum lama ini yang sempat diabadikan lewat rekaman video.

Dalam video itu, terlihat sosok Krisnen membawa kantong plastik berukuran besar tengah diajak bicara oleh Mohd Zaki.

Mohd Zaki mengatakan, saat itu Krisnen tiba-tiba menghampiri dirinya yang hendak turun dari mobil.

Krisnen lalu bertanya, "Apa Paman memiliki makanan? Saya sudah tidak makan tiga hari".

Mendengar pengakuan itu, Mohd Zaki kemudian menanyakan kondisi keluarga Krisnen.

Bocah itu mengaku di rumahnya ada lima orang yang sudah tiga hari ini tidak bisa makan.

Krisnen tak bisa makan tiga hari karena lockdown. (Facebook/Mohd Zakin Bin Salleh)
Krisnen tak bisa makan tiga hari karena lockdown. (Facebook/Mohd Zakin Bin Salleh)

Dalam video tersebut, Krisnen juga mengatakan sang ayah kini tidak bisa bekerja karena lockdown, sehingga keluarganya mengalami kesulitan.

Kontak saja, pengakuan tersebut menggugah hati Mohd Zaki. Tanpa pikir panjang, ia lalu memberikan makanan kepada Krisnen dan keluarganya.

"Ini adalah kisah nyata. Saya keluar dari mobil. Saudara Krisnen datang dan bertanya apakah paman punya makanan? Saya sudah tidak makan tiga hari"

"Saya berkata di rumah ada berapa orang? Dia jawab lima orang. Saya langsung memberikannya 5 bungkus nasi dengan gulai, sambal belacan dan lele," demikian narasi Mohd Zaki seperti dikutip Suara.com, Minggu (5/4/2020).

Senada dengan hal itu, warganet lainnya pun turut prihatin dengan kejadian yang menimpa Krisnen.

Mereka ramai menunjukkan kepedulian lewat kolom komentar unggahan Mohd Zaki. Selain itu, tak sedikit pula yang menyanjung kebaikan Mohd Zaki.

Untuk diketahui, otoritas Malaysia telah mengambil kebijakan untuk memperpanjang Movement Control Order (MCO) menyusul lonjakan kasus virus corona atau Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampung di Semarang Lockdown, Tapi Sediakan Sabun untuk Cuci Tangan Warga

Kampung di Semarang Lockdown, Tapi Sediakan Sabun untuk Cuci Tangan Warga

Jawa Tengah | Minggu, 05 April 2020 | 14:32 WIB

Lockdown di Hotel Mewah, Influencer Ini Sebut Penjara Jauh Lebih Baik

Lockdown di Hotel Mewah, Influencer Ini Sebut Penjara Jauh Lebih Baik

Lifestyle | Minggu, 05 April 2020 | 14:20 WIB

Pabrik Lockdown, Antrean Panjang Pemudik Pulang Kampung Terjadi di Merak

Pabrik Lockdown, Antrean Panjang Pemudik Pulang Kampung Terjadi di Merak

Banten | Minggu, 05 April 2020 | 13:20 WIB

Karena Corona TKI di Malaysia Kelaparan, Makan Daun dengan 2 Anaknya

Karena Corona TKI di Malaysia Kelaparan, Makan Daun dengan 2 Anaknya

News | Minggu, 05 April 2020 | 13:18 WIB

Kasihan tapi Lucu, Begini Hebohnya Tragedi Babi Guling Terguling

Kasihan tapi Lucu, Begini Hebohnya Tragedi Babi Guling Terguling

Lifestyle | Minggu, 05 April 2020 | 12:51 WIB

Anak Terlantar Menginap di RS karena Keluarga Positif Corona, Ini Faktanya

Anak Terlantar Menginap di RS karena Keluarga Positif Corona, Ini Faktanya

Jabar | Minggu, 05 April 2020 | 12:55 WIB

Terkini

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:03 WIB

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:59 WIB

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:47 WIB

Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP

Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:46 WIB

Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi

Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:42 WIB

Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau

Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:28 WIB

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:24 WIB

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:05 WIB

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:52 WIB