Penjelasan UI, Benarkah Virus Corona Menyebar di Rumah Sakit Lewat Udara?

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 05 April 2020 | 18:39 WIB
Penjelasan UI, Benarkah Virus Corona Menyebar di Rumah Sakit Lewat Udara?
Ilustrasi petugas medis merawat pasien virus corona. (Foto: AFP)

Suara.com - Kepala Lembaga Biologi Molekuler EIjkman Prof Amin Soebandrio mencurigai penyebaran virus corona di rumah sakit di Indonesia. Penyebaran virua corona itu menyebar melalui di udara dalam bentuk aerosol.

Penyebaran virus corona itu terjadi karena beberapa prosedur yang dilakukan di rumah sakit.

Perubahan partikel menjadi aerosol yang bisa menjadi media penyebaran virus seperti corona penyebab COVID-19 melalui udara tidak bisa terjadi secara umum di sembarang tempat. Hanya tempat-tempat tertentu yang melakukan beberapa prosedur tertentu saja yang memungkinkan perubahan partikel menjadi aerosol.

"Ada beberapa prosedur di rumah sakit, misalnya pemasangan ventilator atau beberapa prosedur lain yang bisa membentuk aerosol yang partikelnya lebih kecil daripada droplet," kata Amin saat dihubungi di Jakarta, Minggu (5/4/2020).

"Itu sebabnya perawat dan dokter di rumah sakit disarankan memakai masker N-95 yang bisa mencegah partikel-partikel seperti aerosol. Kalau di luar rumah sakit, cukup masker bedah saja, tidak perlu masker N-95," tambahnya.

Amin mengatakan ukuran virus corona meskipun sangat kecil. Tetapi sebenarnya cukup besar dan keluar dari tubuh manusia dalam bentuk droplet. Partikel dalam bentuk droplet; atau percikan-percikan yang mungkin muncul saat batuk, bersin, dan berbicara; ukurannya cukup besar dan tidak bisa terbang jauh. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir virus corona bisa menyebar melalui udara, setidaknya bila di luar kawasan rumah sakit.

"Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun menyarankan kalau di luar rumah boleh memakai masker kain yang tiga lapis karena partikel pembawa virus corona sebenarnya cukup besar," katanya.

Pejelasan UI

Prof Ari Fahrial Syam, guru besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo mengatakan hingga saat ini penularan virus corona melalui udara belum terbukti secara ilmiah.

baca juga

"Nggak itu hoax, jadi sampai saat ini bahwa belum ada pembuktian bahwa dia (virus) airborne atau ada di udara, tapi ketika misalnya dia ngomong atau droplets-nya lepas, iya," kata Ari, saat dihubungi.

Ari menerangkan penularan melalui udara dapat terjadi, misal jika seorang pasien positif melakukan perawatan di dokter gigi. Ketika giginya dibor, maka droplets akan terbang ke udara dan terhirup oleh sang dokter atau perawat yang berada dekat dengan sang pasien.

"Atau yang kita bisa bilang dia bekerja sebagai dokter gigi, waktu lagi ngebor, itu bisa aja yang kita bilang udaranya aerosol itu bisa menularkan. Artinya kita benar-benar ada di depan mulutnya, istilahnya saat dokter gigi bekerja lah kira-kira begitu," jelas Ari.

"Tapi kalau kita jauh justru droplets-nya, bukan udaranya. Tapi kalau dokter gigi bekerja, dia bisa ketularan ya karena itu tadi. Kalau dia enggak pakai masker misalnya," lanjutnya.

Sampai saat ini, penularan virus corona masih tetap melalui droplets yang menempel pada tangan atau permukaan lainnya. Bila Anda menyentuh wajah, mulut dan mata dengan tangan yang sudah terpapar dengan virus corona, maka kemungkinan besar akan tertular.

"Anda bersin, Anda enggak pakai masker, Anda bisa nularin ke orang sekitar. Di beberapa report di luar itu bahwa sopir nularin ke penumpang sama satu lagi bisa saja, guide waktu itu tertular dari penumpangnya," kata Ari.

"Nguap kalau sambil bersin ya bisa menulari, kalau nguap doang sih enggak. Sampai saat ini kita belum bisa bilang itu menularkan (lewat udara), masih tetap dari droplet, sifatnya begitu," lanjutnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Walkot dan Wawalkot Semarang Relakan 3 Bulan Gajinya untuk Penanganan Covid

Walkot dan Wawalkot Semarang Relakan 3 Bulan Gajinya untuk Penanganan Covid

Jawa Tengah | Minggu, 05 April 2020 | 18:20 WIB

Surat Edaran Larangan Transportasi di Jakarta Heboh, Ini Kata Kepala BPTJ

Surat Edaran Larangan Transportasi di Jakarta Heboh, Ini Kata Kepala BPTJ

Bisnis | Minggu, 05 April 2020 | 18:20 WIB

Apakah Istri Berdosa Menolak Ajakan Suami Hubungan Seks saat Wabah Corona?

Apakah Istri Berdosa Menolak Ajakan Suami Hubungan Seks saat Wabah Corona?

News | Minggu, 05 April 2020 | 18:10 WIB

Inovasi di Tengah Wabah Corona, Sekarang Ada Masker Khusus Tuna Rungu

Inovasi di Tengah Wabah Corona, Sekarang Ada Masker Khusus Tuna Rungu

Lifestyle | Minggu, 05 April 2020 | 18:36 WIB

Merawat Pasien Covid-19, Perawat: Kau Hampir Tidak Bisa Makan dan Berjalan

Merawat Pasien Covid-19, Perawat: Kau Hampir Tidak Bisa Makan dan Berjalan

Health | Minggu, 05 April 2020 | 18:27 WIB

Terkini

Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI

Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Dekonstruksi Road Trip Kriminal yang Segar dan Nyeleneh dalam Film Idiots

Dekonstruksi Road Trip Kriminal yang Segar dan Nyeleneh dalam Film Idiots

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Operasi SAR Diperpanjang Fleksibel, 55 Korban Masih Dicari

Operasi SAR Diperpanjang Fleksibel, 55 Korban Masih Dicari

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Berapa Minimal SPF untuk Sunscreen agar Flek Hitam Memudar? Ini 5 Produk Lokal Terfavorit

Berapa Minimal SPF untuk Sunscreen agar Flek Hitam Memudar? Ini 5 Produk Lokal Terfavorit

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Uang Rumah Tangga Jadi Lebih Hemat dengan Promo Tagihan Listrik BRImo

Uang Rumah Tangga Jadi Lebih Hemat dengan Promo Tagihan Listrik BRImo

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi

Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi

Bogor | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Sinopsis King of Comedy, Dracin Yang Chao Yue dan Jiang Long di iQiyi

Sinopsis King of Comedy, Dracin Yang Chao Yue dan Jiang Long di iQiyi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Menlu Diganti, Pengamat Soroti Diplomasi Indonesia Era Sebelumnya

Menlu Diganti, Pengamat Soroti Diplomasi Indonesia Era Sebelumnya

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Rp90 Miliar Anggaran Lahan Jalan Tambang Dialihkan ke Pendidikan dan Kesehatan Bogor

Rp90 Miliar Anggaran Lahan Jalan Tambang Dialihkan ke Pendidikan dan Kesehatan Bogor

Bogor | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Karhutla Belum Usai, Warga Kubu Raya Andalkan Hujan hingga Beli Air untuk Minum

Karhutla Belum Usai, Warga Kubu Raya Andalkan Hujan hingga Beli Air untuk Minum

Kalbar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:41 WIB

×