Lawan Corona, Sejumlah Dokter Malah Diludahi dan Dilempari Batu oleh Warga

Reza Gunadha

Rabu, 08 April 2020 | 13:35 WIB
Lawan Corona, Sejumlah Dokter Malah Diludahi dan Dilempari Batu oleh Warga
Ilustrasi - Viral Video Tenaga Medis Main TikTok

"Sehingga kemarahan meluap dan diwujudkan dalam serangan ini. Namun, apapun alasannya, tidak ada yang bisa membenarkan aksi kekerasan, khususnya terhadap dokter dalam darurat kesehatan nasional," paparnya.

Sementara itu, sebuah rumah sakit di Kota Ghaziabad di bagian utara India juga menjadi tempat kericuhan pada Kamis (02/04).

Rumah sakit itu menempatkan setidaknya 21 orang di karantina setelah mereka menghadiri acara Jamaah Tabligh yang dikaitkan dengan ratusan kasus positif corona di India.

Di rumah sakit Ghaziabad, beberapa orang yang dikarantina dituding menggunakan kata-kata makian kotor ke sejumlah perawat.

"Beberapa orang berjalan telanjang di bangsal rumah sakit serta melecehkan dokter-dokter dan perawat perempuan," papar seorang dokter yang bekerja di rumah sakit itu kepada BBC.

"Mereka terus meminta rokok dan tembakau."

Seorang perwira senior polisi di kota tersebut memaparkan kepada BBC bahwa sejumlah dokter telah mengadukan kasus pidana.

"Mengadukan kasus adalah pilihan terakhir. Polisi masih berupaya membuat mereka memahami keparahan situasi ini," ujarnya.

Insiden-insiden serupa dilaporkan terjadi di ibu kota India, Delhi.

baca juga

Sejumlah peserta pertemuan Jamaah Tabligh yang berada di fasilitas karantina yang dikelola perusahaan kereta api disebut-sebut meludahi beberapa dokter.

Deepak Kumar, juru bicara perusahaan Northern Railways, mengatakan situasi sudah terkendali.

"Para peserta sudah diberi pengarahan dan kini mereka bekerja sama dengan para staf," katanya.

Pemerintah daerah Delhi dilaporkan telah menulis surat kepada polisi, berisi permintaan tambahan keamanan untuk staf medis.

Laporan mengenai serangan terhadap dokter dan perawat juga datang dari Kota Hyderabad di selatan dan Kota Surat di barat.

Seorang dokter yang menangani pasien-pasien Covid-19 di Rumah Sakit Gandhi di Hyderabad dilaporkan diserang pada Rabu (01/04).

Polisi telah berjanji kepada sang dokter bahwa "tindakan tegas akan diambil terhadap pelaku-pelaku".

Akan tetapi, serangan dan hinaan terhadap tenaga kesehatan tidak hanya terjadi di tempat kerja.

Seorang dokter, yang tidak ingin identitasnya dipublikasikan, mengaku merasa "sangat sedih ketika saya tahu bahwa tetangga-tetangga berpikir saya dan keluarga saya seharusnya tidak diperbolehkan tinggal di dalam gedung".

"Kami ingin keluarga kami aman. Namun kami didiskriminasi karena melakukan pekerjaan kami."

"Sejumlah dokter telah teruji positif di seantero India dan itu menunjukkan betapa sulitnya pekerjaan kami pada saat itu. Dan itu sebabnya kami memerlukan sokongan semua orang untuk memenangi peperangan melawan virus corona."

Ditambahkannya: "Kami mengikuti semua protokol kesehatan. Kami bahkan tidak bertemu dengan keluarga kami dan itu membuat stres."

"Namun menyaksikan diskriminasi secara terbuka benar-benar membuat hancur hati saya. Meski begitu, saya akan terus berjuang karena tidak ada pilihan lain."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Paramedis Nginap di Hotel Berkurang, Pemprov DKI: Mereka Lagi Libur

Jumlah Paramedis Nginap di Hotel Berkurang, Pemprov DKI: Mereka Lagi Libur

News | Rabu, 08 April 2020 | 13:21 WIB

Duh Kasihan! Kekurangan APD, Dokter dan Tenaga Medis di Pakistan Mogok

Duh Kasihan! Kekurangan APD, Dokter dan Tenaga Medis di Pakistan Mogok

Health | Rabu, 08 April 2020 | 13:30 WIB

Dari Arab, Rizieq Serukan Ormas Ajak Pemprov Bikin Rekening Khusus Corona

Dari Arab, Rizieq Serukan Ormas Ajak Pemprov Bikin Rekening Khusus Corona

News | Rabu, 08 April 2020 | 12:29 WIB

674 Tenaga Medis DKI Diinapkan di Hotel, akan Bertambah 90 Orang

674 Tenaga Medis DKI Diinapkan di Hotel, akan Bertambah 90 Orang

News | Rabu, 08 April 2020 | 12:28 WIB

Akibat Badai Corona, 60 Hotel di Jogja Kini Berhenti Beroperasi

Akibat Badai Corona, 60 Hotel di Jogja Kini Berhenti Beroperasi

Jogja | Rabu, 08 April 2020 | 10:00 WIB

Ide Bagus, Dokter Ini Pasang Foto pada APD agar Pasien Bisa Kenal

Ide Bagus, Dokter Ini Pasang Foto pada APD agar Pasien Bisa Kenal

News | Rabu, 08 April 2020 | 10:07 WIB

Tak Mau Pakai Masker dan Ludahi Penumpang, Perempuan Ini Diborgol di Kereta

Tak Mau Pakai Masker dan Ludahi Penumpang, Perempuan Ini Diborgol di Kereta

News | Selasa, 07 April 2020 | 19:59 WIB

Tim Medis Covid-19 di Bandung Tidur di Hotel, Setiap Hari Dapat Jamu

Tim Medis Covid-19 di Bandung Tidur di Hotel, Setiap Hari Dapat Jamu

Jabar | Selasa, 07 April 2020 | 17:10 WIB

Alhamdulillah Medis Corona Banten Tidur di Hotel, Bukan di Gedung Bekas

Alhamdulillah Medis Corona Banten Tidur di Hotel, Bukan di Gedung Bekas

Banten | Selasa, 07 April 2020 | 14:47 WIB

Terkini

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

×