PDUI Sebut Pemerintah akan Tetapkan Harga Eceran APD Tertinggi

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 12 April 2020 | 15:19 WIB
PDUI Sebut Pemerintah akan Tetapkan Harga Eceran APD Tertinggi
Siswa SMK memproses pembuatan baju pelindung diri (Hazmat Suit) di SMKN 2 Blitar, Jawa Timur, Kamis (9/4).. [ANTARA FOTO/Irfan Anshori]

Suara.com - Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) mengaku sudah membicarakan soal kelangkaan alat pelindung diri (APD) bagi tim medis dengan pemerintah pusat. Hasilnya, akan ada penetapan harga eceran maksimal untuk penjualan APD di masyarakat.

Ketua Umum PDUI Abraham Andi Padlan Patarai mengatakan pihaknya sudah menyampaikan masalah kesulitan mendapatkan APD kepada Ketua Gugus Tugas Nasional penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Meski demikian, ia tak menyebutkan berapa jumlah harga maksimalnya. Namun Abraham menganggap dengan adanya kesepakatan ini, maka tenaga kesehatan bisa membeli APD dengan harga yang terjangkau.

"Tadi kami sepakati bersama Jenderal Doni adalah nanti ada standar harga eceran tertinggi," ujar Abraham dalam video konferensi yang ditayangkan akun youtube resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (12/4/2020).

Tak hanya masalah harga, ia juga menyatakan APD yang dijual nantinya harus berstandar World Health Organization (WHO). Ia tak ingin keselamatan tim medis terancam karena mengenakan APD dengan kualitas dibawah itu.

"Dari segi kualitas tadi disepakati oleh Pak Kepala Badan (BNPB) bahwa kita tidak ingin memberikan alat perlindungan diri pada teman-teman sejawat dokter dengan kualifikasi yang dibawa standar," tuturnya.

Ia menyatakan tenaga kesehatan terlebih lagi para dokter tak bisa menangani pasien corona tanpa APD. Jika tak ada, mereka akan mencarinya sampai dapat baru mau menangani pasien.

"Kalau kami dokter prinsipnya tidak bisa pakai tak ada rotan akar pun jadi. Kalau kami tak ada rotan cari rotan sampai dapat," katanya.

Untuk diketahui, sebelumnya PDUI mengirim surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Surat tersebut berisi keluhan dari para dokter mulai dari penanganan pemerintah hingga yang utama adalah soal alat pelindung diri dalam menghadapi virus corona atau Covid-19.

baca juga

Dalam suratnya, PDUI berulang kali meminta Jokowi agar mengambil sikap dan tindakan tegas dalam menanggulangi penyebaran Virus Corona. Jokowi juga diminta untuk memperhatikan nasib dokter yang harus berjuang tapi APD tak disediakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDUI Akui Tulis Surat Kelangkaan APD ke Jokowi; Maaf Bahasanya Nyeleneh

PDUI Akui Tulis Surat Kelangkaan APD ke Jokowi; Maaf Bahasanya Nyeleneh

News | Minggu, 12 April 2020 | 15:06 WIB

Viral Bocah Bobol Tabungan, Rela Tak Beli Sepeda demi APD Tenaga Medis

Viral Bocah Bobol Tabungan, Rela Tak Beli Sepeda demi APD Tenaga Medis

News | Minggu, 12 April 2020 | 14:57 WIB

Tragis! Tiga Perawat Kenakan APD dari Kantong Sampah Positif COVID-19

Tragis! Tiga Perawat Kenakan APD dari Kantong Sampah Positif COVID-19

News | Jum'at, 10 April 2020 | 06:35 WIB

Bantu Tenaga Medis Rawat Pasien COVID-19, Mata Garuda Sulsel Produksi APD

Bantu Tenaga Medis Rawat Pasien COVID-19, Mata Garuda Sulsel Produksi APD

News | Jum'at, 10 April 2020 | 06:28 WIB

33 Orang Jadi Tersangka Penimbunan hingga Pemain Harga APD Virus Corona

33 Orang Jadi Tersangka Penimbunan hingga Pemain Harga APD Virus Corona

News | Kamis, 09 April 2020 | 11:22 WIB

Terkini

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×