TNI-Polri Bentrok di Papua, Pengamat Militer: Kayak Api dalam Sekam

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 13 April 2020 | 16:31 WIB
TNI-Polri Bentrok di Papua, Pengamat Militer: Kayak Api dalam Sekam
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw. (ANTARA/Evarukdijati)

Suara.com - Pengamat militer Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia Beni Sukadis memandang aneh ketika ada bentrok diantara TNI-Polri di Papua. Ia pun khawatir, karena TNI-Polri seharusnya melawan kelompok separatis yang ada di wilayah tersebut.

Beni mengaku terheran-heran melihat TNI-Polri malah tidak solid dalam menjaga kekompakannya untuk melawan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di wilayah Timur Indonesia.

"Ini kenapa kok di antara TNI-Polri tidak solid gitu loh, padahal di sana kan ada kelompok separatisme yang harus diatasi oleh mereka," kata Beni saat dihubungi wartawan, Senin (13/4/2020).

Jadinya Beni khawatir terkait penanganan KKSB apabila TNI-Polri tidak bisa menunjukkan kekompakkannya. Menurutnya, kejadian bentrok tersebut bukan membuat masyarakat marah, melainkan menjadi sebuah lelucon.

"Orang kan pasti mempertanyakan paling tidak dalam hati tertawa, anda sendiri saja enggak bisa mengurus antar sendiri kok, nih masyarakat umum pasti melihatnya begitu, masyarakat justru ketawain jadinya, itu kalau menurut saya," ujarnya.

Terkait dengan bentrokan tersebut, Kodam XVIII Cenderawasih dan Polda sudah membentuk tim gabungan untuk mengusut kasus bentrokannya. Bentrokan tersebut terjadi di Mamberamo Raya, Papua, Sabtu (11/4/2020).

Beni menginginkan adanya tranparansi dalam penyelesaian kasus melalui tim gabungan TNI-Polri. Sejak dahulu, kalau ada bentrokan antara TNI-Polri, tim gabungan yang dibuat tidak pernah mengeluarkan hasil dari pengusutannya.

"Kalau tidak ketransparanan dari anggaplah pemerintah lah terhadap penyebab utama dari bentrok ini ya sulit untuk menilai. Orang luar kan sulit menerima, jadi ya istilahnya kayak api dalam sekam saja, selama tidak ada transparansi dalam penyelidikan tim independen," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan dua anggota Polri meninggal dalam bentrok atau pertikaian dengan anggota TNI di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya (Mamra).

baca juga

"Memang betul ada pertikaian yang berawal dari kesalahpahaman hingga menyebabkan tiga anggota Polres Mamberamo Raya meninggal," kata Waterpauw di Jayapura, Minggu (12/4/2020) pagi.

Menurut dia, insiden yang terjadi pada Minggu dini hari itu berawal dari kesalahpahaman yang sebetulnya sudah diselesaikan pada Sabtu (11/4/2020) malam sekitar pukul 23.00 WIT.

"Dari laporan yang diterima terungkap bahwa anggota yang meninggal itu bersama empat rekannya pada Minggu dini hari tadi menyeberang ke Kasonaweja dan berupaya menyerang," katanya.

Ia mengatakan saat ini seluruh anggota dan keluarga sudah diperintahkan untuk tidak keluar mako.

"Senin (13/4/2020) saya bersama Pangdam VII Cenderawasih akan ke Mamberamo Raya, namun hari ini Danrem 172, Direktur Intelkam dan beberapa pejabat ke Mamberamo Raya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI-Polri Bentrok Berdarah, DPR: Seharusnya Bersatu Lawan Corona

TNI-Polri Bentrok Berdarah, DPR: Seharusnya Bersatu Lawan Corona

News | Senin, 13 April 2020 | 12:14 WIB

Polisi-Tentara Tembak-tembakan, DPR: Kita Lagi Lawan Virus Corona!

Polisi-Tentara Tembak-tembakan, DPR: Kita Lagi Lawan Virus Corona!

News | Senin, 13 April 2020 | 09:28 WIB

7 Fakta Bentrok Tembak-tembakan Polisi dan TNI di Papua, 3 Orang Tewas

7 Fakta Bentrok Tembak-tembakan Polisi dan TNI di Papua, 3 Orang Tewas

News | Minggu, 12 April 2020 | 20:07 WIB

Telan 3 Nyawa, Bentrok TNI-Polri di Memberamo Papua Bikin Warga Ketakutan

Telan 3 Nyawa, Bentrok TNI-Polri di Memberamo Papua Bikin Warga Ketakutan

News | Minggu, 12 April 2020 | 16:10 WIB

Polisi-Tentara Tembak-tembakan di Papua, Polri-TNI Bikin Tim Khusus

Polisi-Tentara Tembak-tembakan di Papua, Polri-TNI Bikin Tim Khusus

News | Minggu, 12 April 2020 | 15:24 WIB

KKB Klaim Tembak Mati 2 Polisi di Mimika, Ini Kata Kapolda Papua

KKB Klaim Tembak Mati 2 Polisi di Mimika, Ini Kata Kapolda Papua

News | Minggu, 12 April 2020 | 15:02 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×