Waspada! 5 Minggu Lagi Puncak Penyebaran Wabah Corona di Indonesia

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Senin, 13 April 2020 | 17:57 WIB
Waspada! 5 Minggu Lagi Puncak Penyebaran Wabah Corona di Indonesia
ILUSTRASI - Suasana Kota Jakarta saat menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar demi memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona covid-19, Senin (13/4/2020). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona RI memprediksi lima sampai enam pekan ke depan adalah puncak penyebaran wabah covid-19 di Tanah Air.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona sekaligus Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, kapasitas tes virus corona akan ditingkatkan untuk menghadapi puncak penyebaran wabah tersebut. 

Ia mengatakan peningkatan kapasitas tes covid-19 adalah dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Menyangkut masalah PCR, sudah ada 18 unit alat tes PCR yang bisa melakukan 9.000 tes per hari, 'reagen' juga diupayakan maksimal. Karena puncak di negara Indonesia, diprediksi 5-6 pekan yang akan datang," kata Doni Monardo, Senin (13/4/2020).

Doni menyampaikan hal tersebut seusai mengikuti rapat terbatas dengan tema "Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19" yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

Reagen adalah zat atau senyawa yang digunakan ke sistem saat pengetesan yang menyebabkan reaksi kimia untuk melihat apakah terjadi reaksi.

Selain itu, menurut Doni, gugus tugas juga sudah menerima sejumlah permintaan dari swasta yang bekerja sama dengan Kementerian BUMN, dan sudah mendapat dukungan dari Kementerian Kesehatan.

"Swasta ini untuk memanfaatkan salah satu pihak di Beijing Instutite yang akan mendukung peningkatan kapasitas PCR di negara kita," ungkap Doni.

Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden Jokowi mengatakan ia meminta peningkatan tes PCR per hari dengan target 10 ribu tes.

baca juga

Sebab, Kementerian BUMN sudah membeli 18 alat tes PCR dengan 1 alat dapat melakukan tes 500 spesimen per hari.

"Peningkatan 'PCR test' ini penting untuk mengetahui masyarakat yang telah positif setelah dilakukan pemeriksaan, sehingga bisa dilakukan langkah-langkah isolasi mandiri atau dirujuk ke RS tertentu," ungkap Doni.

Laboratorium yang dapat melakukan PCR test juga meningkat.

"Perintah presiden untuk meningkatkan kapasitas laboratorium yang semula hanya 3, lalu 12, sekarang 29 menuju 52 lab dari 78 laboratorium di Tanah Air. Bapak Menristek yang juga Kepala Badan Riset Nasional telah membantu Lembaga Eijkman agar kapasitas pemeriksaan lebih banyak lagi," tambah Doni.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), per 12 April 2020, Kemenkes telah memeriksa 27.075 spesimen dengan 22.834 kasus negatif dan 4.241 kasus terkonfirmasi positif.

Metode PCR yang sering disebut dengan 'swab test' yang menggunakan sampel cairan dari saluran pernapasan bawah sebagai bahan pemeriksaan.

Ketika sampel cairan dari saluran pernapasan bawah tiba di lab, para peneliti mengesktrak asam nukleat di dalamnya.

Asam nukleat tersebut mengandung genom virus yang dapat menentukan adanya infeksi atau tidak dalam tubuh.

Berdasarkan data dari situs Worldometers, hingga Minggu (13/4) siang terkonfirmasi di dunia ada 1.853.155 orang yang terinfeksi virus Corona dengan 114.247 kematian, sedangkan 423.625 orang yang dinyatakan sembuh.

Kasus di Amerika Serikat mencapai 560.433 kasus, di Spanyol 166.831 kasus, di Italia 156.363 kasus, di Prancis 132.581, di Jerman sebanyak 127.854, Inggris sebanyak 84.279, di China 82.160 kasus, di Iran 71.686.

Jumlah kematian tertinggi terjadi di Amerika Serikat, yaitu 22.115 orang, disusul Italia 19.899 orang, Spanyol 17.209 orang, Prancis 14.393 orang, Inggris 10.612 orang, dan Iran 4.474 orang. Saat ini sudah ada lebih dari 207 negara dan teritori yang mengonfirmasi kasus positif covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doni Monardo: PSBB Daerah Bukan Ditolak Tapi Belum Memenuhi Syarat

Doni Monardo: PSBB Daerah Bukan Ditolak Tapi Belum Memenuhi Syarat

News | Senin, 13 April 2020 | 15:23 WIB

BNPB Akui Kewalahan Masuk Rumah Orang Miskin Jika Jokowi Terapkan Lockdown

BNPB Akui Kewalahan Masuk Rumah Orang Miskin Jika Jokowi Terapkan Lockdown

News | Senin, 06 April 2020 | 19:19 WIB

Kepala BNPB Ungkap Rahasia Menteri Basuki Tak Tertular Corona dari Menhub

Kepala BNPB Ungkap Rahasia Menteri Basuki Tak Tertular Corona dari Menhub

News | Senin, 06 April 2020 | 16:59 WIB

Gugur Lawan Corona, BNPB Minta Dokter Gigi dan THT Tak Buka Praktik Dulu

Gugur Lawan Corona, BNPB Minta Dokter Gigi dan THT Tak Buka Praktik Dulu

News | Senin, 06 April 2020 | 14:16 WIB

Puncak Penyebaran Virus Corona di Indonesia Diprediksi Terjadi saat Lebaran

Puncak Penyebaran Virus Corona di Indonesia Diprediksi Terjadi saat Lebaran

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 10:36 WIB

Doni Monardo Minta Warga Sukarela Pinjamkan rumah untuk Karantina Pemudik

Doni Monardo Minta Warga Sukarela Pinjamkan rumah untuk Karantina Pemudik

News | Senin, 30 Maret 2020 | 21:34 WIB

Jakarta Kini Berstatus Tanggap Darurat Bencana Corona, Berlaku 14 Hari

Jakarta Kini Berstatus Tanggap Darurat Bencana Corona, Berlaku 14 Hari

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 19:45 WIB

Bulan April, Kasus Virus Corona di Indonesia Diprediksi Capai 8.000 Orang

Bulan April, Kasus Virus Corona di Indonesia Diprediksi Capai 8.000 Orang

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 15:30 WIB

Jokowi Minta Mahasiswa Kedokteran Dilibatkan Jadi Relawan Covid-19

Jokowi Minta Mahasiswa Kedokteran Dilibatkan Jadi Relawan Covid-19

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 17:29 WIB

Salam Siku Dengan Erick Thohir, Cara Kepala BNPB Cegah Virus Corona

Salam Siku Dengan Erick Thohir, Cara Kepala BNPB Cegah Virus Corona

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 23:09 WIB

Terkini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Sanggup Membayar Pinjol?

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Sanggup Membayar Pinjol?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 11:08 WIB

Konsisten Lindungi Pekerja, PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional di Satya JKN Awards 2026

Konsisten Lindungi Pekerja, PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional di Satya JKN Awards 2026

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:08 WIB

Gencarkan Perang Narkoba, Pramono Anung Beri Sinyal Ikut Batasi Vape di Lingkungan ASN DKI

Gencarkan Perang Narkoba, Pramono Anung Beri Sinyal Ikut Batasi Vape di Lingkungan ASN DKI

News | Senin, 02 November 2026 | 11:08 WIB

3 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Kahf yang Tepat untuk Tipe Kulit Pria Berminyak dan Berjerawat

3 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Kahf yang Tepat untuk Tipe Kulit Pria Berminyak dan Berjerawat

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 11:07 WIB

Konser Titik Sadrah Sukses, Sebuah Perayaan for Revenge Tuntaskan Perjalanan 20 Tahun

Konser Titik Sadrah Sukses, Sebuah Perayaan for Revenge Tuntaskan Perjalanan 20 Tahun

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 11:05 WIB

60 Entrepreneur Muda Siap Ikut Bootcamp, Bersaing Ketat Menjadi Juara Pertamuda 2026

60 Entrepreneur Muda Siap Ikut Bootcamp, Bersaing Ketat Menjadi Juara Pertamuda 2026

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:03 WIB

Siapa Istri Asnawi Mangkualam? Ini Profil dan Pekerjaannya yang Tak Sembarangan

Siapa Istri Asnawi Mangkualam? Ini Profil dan Pekerjaannya yang Tak Sembarangan

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 11:02 WIB

El Nino Ekstrem Ancam Picu Megafire, Lahan Gambut Kering Bisa Jadi Pemicu

El Nino Ekstrem Ancam Picu Megafire, Lahan Gambut Kering Bisa Jadi Pemicu

News | Senin, 02 November 2026 | 11:02 WIB

Kim Da Mi, Jo Bo Ah, Jo Aram Jadi Trio Pembunuh di Drama Baru The Obedient Killer

Kim Da Mi, Jo Bo Ah, Jo Aram Jadi Trio Pembunuh di Drama Baru The Obedient Killer

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:00 WIB

Bukan Sekadar Lahan Pertanian, Terasering Sawah Gowa Disulap Jadi Destinasi Wisata

Bukan Sekadar Lahan Pertanian, Terasering Sawah Gowa Disulap Jadi Destinasi Wisata

Foto | Senin, 02 November 2026 | 11:00 WIB

×