Kronologi Oknum Polisi Sekap dan Perkosa Dua Turis Asing di Hotel

Reza Gunadha, Ruhaeni Intan

Senin, 13 April 2020 | 18:02 WIB
Kronologi Oknum Polisi Sekap dan Perkosa Dua Turis Asing di Hotel
Ilustrasi [Suara/com]

Suara.com - Polisi Malaysia ditangkap setelah kedapatan menyekap dua orang perempuan warga negara Mongolia. Ia juga ditahan karena memperkosa dua orang korban selama masa penyekapan.

Mengutip Malay Mail, anggota kepolisian yang berusia 30 tahun itu membawa dua orang korban menuju sebuah hotel pada Jumat (10/4/2020) malam waktu setempat.

Saat itu, polisi sedang melaksanakan patroli sehubungan dengan status negara Malaysia yang tengah dalam masa lockdown.

Korban semula dihentikan oleh petugas saat dalam perjalanan pulang menggunakan mobil yang mereka sewa dari aplikasi E-Hailing Grab.

Saat dicek, dua orang perempuan tersebut tak membawa dokumen perjalanan yang sah.

Alhasil, oknum polisi itu memanfaatkan situasi dengan membawa mereka secara paksa menuju hotel terdekat dan melakukan pemerkosaan di sana.

Kepala Polisi Petaling Jaya Nik Ezanee Mohd Faisal mengatakan, setelah ada laporan, tim polisi yang dipimpin oleh Wakil Kepala Supt Ku Mashariman Ku Mahmood menggerebek hotel yang menjadi lokasi kejadian dan menyelamatkan kedua korban.

"Anggota polisi itu berusia 30 tahun dan sudah ditangkap, saat ini sedang diselidiki selama lima hari ke depan," kata Nik Ezanee.

Dua orang korban yang masing-masing berusia 20 tahun dan 37 tahun itu diduga terlibat perdagangan seks ilegal.

baca juga

Namun, Nik Ezanee menegaskan bahwa dalam kasus ini, posisi mereka tetap sebagai korban.

"Para korban tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah. Ada kemungkinan bahwa mereka terlibat perdagangan seks ilegal tetapi saya ingin memperjelas bahwa, dalam hal ini, mereka adalah korban," katanya.

Tak hanya dugaan pemerkosaan, Nik Ezanee juga mengatakan bahwa oknum polisi tersebut akan dikenakan tuntutan lain yaitu penculikan dan pemerasan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa korban ditahan di kamar hotel selama lebih dari 24 jam sebelum tim polisi menyelamatkan mereka.

Keduanya tak dapat berbicara dalam bahasa Inggris maupun Melayu sehingga polisi memanggil satu orang teman mereka yang bertindak sebagai penerjemah.

Nik juga mengatakan, dirinya sangat kecewa dengan insiden itu karena pelakunya adalah anggota kepolisian yang seharusnya mengayomi dan melindungi masyarakat.

"Saya ingin mengatakan bahwa kami memandang kasus ini dengan serius. Saya kecewa dengan tindakan polisi itu dan kami memastikan bahwa dia akan ditindak tegas berdasarkan hukum yang ada."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Razia Corona, Oknum Polisi Justru Sekap dan Perkosa 2 Turis Asal Mongolia

Razia Corona, Oknum Polisi Justru Sekap dan Perkosa 2 Turis Asal Mongolia

News | Senin, 13 April 2020 | 15:22 WIB

Kena Razia, 2 Turis Asing Malah Diperkosa Oknum Polisi Dua Hari Dua Malam

Kena Razia, 2 Turis Asing Malah Diperkosa Oknum Polisi Dua Hari Dua Malam

News | Senin, 13 April 2020 | 14:42 WIB

Viral Polisi Ludahi Pengendara Mobil, Publik Murka

Viral Polisi Ludahi Pengendara Mobil, Publik Murka

News | Minggu, 12 April 2020 | 13:25 WIB

Istri Banting Tulang Kerja, Suami di Rumah Malah Perkosa Anak

Istri Banting Tulang Kerja, Suami di Rumah Malah Perkosa Anak

News | Sabtu, 11 April 2020 | 11:23 WIB

Jadi Gerbang Transit TKI Ilegal, Bupati Bintan Minta Pelaku TPPO DItindak

Jadi Gerbang Transit TKI Ilegal, Bupati Bintan Minta Pelaku TPPO DItindak

News | Sabtu, 11 April 2020 | 02:55 WIB

Dampak Malaysia Lockdown, TKI Ilegal Serbu Jalur Tikus di Pulau Bintan

Dampak Malaysia Lockdown, TKI Ilegal Serbu Jalur Tikus di Pulau Bintan

News | Jum'at, 10 April 2020 | 16:36 WIB

TKI di Ciberjaya Terima Bantuan dari Menteri Agama Malaysia

TKI di Ciberjaya Terima Bantuan dari Menteri Agama Malaysia

News | Jum'at, 10 April 2020 | 02:35 WIB

47 Ribu WNI Terdampak Lockdown di Malaysia, Pulang via Jalur Laut dan Darat

47 Ribu WNI Terdampak Lockdown di Malaysia, Pulang via Jalur Laut dan Darat

News | Kamis, 09 April 2020 | 17:42 WIB

Berahi Menggebu Pria Teler, Paksa Pacarnya ML Tapi Keburu Loyo

Berahi Menggebu Pria Teler, Paksa Pacarnya ML Tapi Keburu Loyo

News | Rabu, 08 April 2020 | 14:48 WIB

Terkini

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB