Prediksi Peneliti: Jika Mudik, 1 Juta Penduduk Jawa Bisa Terinfeksi Corona

Rendy Adrikni Sadikin

Selasa, 14 April 2020 | 13:36 WIB
Prediksi Peneliti: Jika Mudik, 1 Juta Penduduk Jawa Bisa Terinfeksi Corona
Ilustrasi corona dan peta Indonesia

Suara.com - Para peneliti Indonesia memprediksi, mudik Ramadan bisa memicu ledakan pandemi atau lonjakan drastis jumlah orang yang terinfeksi virus corona alias Covid-19.

Seperti disadur Suara.com dari Reuters, Selasa (14/4/2020), para peneliti mengklaim sudah memperingatkan pemerintah terkait rencana mempersilakan jutaan penduduk mudik saat Ramadan.

Sebuah studi terpisah menunjukkan sistem kesehatan di Indonesia diprediksi bakal kewalahan oleh permintaan di ICU bahkan dengan upaya kuat menekan wabah.

Presiden Joko Widodo telah menolak tekanan untuk melarang total mudik Ramadan alih-alih berusaha membujuk orang tetap tinggal dan seruan pembatasan jumlah transportasi.

Para ahli kesehatan mengatakan Indonesia menghadapi peningkatan tajam kasus corona usai pemerintah dinilai lambat dan menutupi skala infeksi di negara yang mencatat 399 kematian--lebih banyak daripada negara Asia lain, kecuali Cina.

Dalam metode baru yang disaksikan Reuters, fakultas kesehatan masyarakat Universitas Indonesia memperkirakan, jika mudik berlanjut, kemungkinan ada 1 juta infeksi pada Juli di Jawa, pulau terpadat di negara itu dan rumah bagi ibukota Jakarta.

"Jika kita memilih tidak mudik, kita bisa menjaga agar tidak mencapai angka setinggi itu," kata peneliti Pandu Riono seperti dikutip laman Reuters, Selasa (14/4/2020).

Pandu Riono menambahkan metode penelitian tersebut masih memperkirakan 750 ribu lainnya bahkan tanpa mudik.

Diminta berkomentar, Abraham Wirotomo, seorang ahli di kantor kepresidenan, mengatakan pihaknya mengundang masukan dari peneliti dan akan mendasarkan pembuatan kebijakan pada penelitian.

baca juga

Indonesia telah mencatat 4.557 infeksi sejauh ini, tetapi pembuat metode memperkirakan jumlah sebenarnya bisa jauh lebih tinggi. Riono memperkirakan mungkin sudah ada 250.000 kasus.

Penelitian--yang dipresentasikan kepada pejabat pemerintah pada hari Minggu--mengutip survei pemerintah yang mengatakan 7 persen dari total populasi di wilayah Jabodetabek, sekitar 30 juta orang mempertimbangkan untuk bepergian.

Tahun lalu, sekitar 19,5 juta orang melanjutkan mudik, menurut pemerintah.

Pengekangan untuk memungkinkan angkutan umum hanya mengisi setengah dari kursi mereka, dan untuk membatasi pendudukan mobil pribadi dan sepeda motor, tidak cukup untuk menghentikan kasus naik, kata Riono.

Dia menolak mengatakan berapa banyak kematian tambahan yang mungkin dipicu mudik. Namun, kelompok penelitinya memperkirakan bulan lalu akan ada 140 ribu lebih kematian dan 1,5 juta kasus se-Indonesia pada Mei kecuali jika pemerintah mengambil tindakan lebih keras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sehari 5 Penumpang karena PSBB, Sopir Mikrolet Cuma Bisa Elus Dada

Sehari 5 Penumpang karena PSBB, Sopir Mikrolet Cuma Bisa Elus Dada

News | Selasa, 14 April 2020 | 13:23 WIB

Kabupaten Karanganyar Baru Tetapkan KLB Virus Corona, Ini Alasannya

Kabupaten Karanganyar Baru Tetapkan KLB Virus Corona, Ini Alasannya

Jawa Tengah | Selasa, 14 April 2020 | 13:21 WIB

Vibrator, Cybersex, dan Onani: Cerita Cinta 5 Orang di Tengah Wabah Corona

Vibrator, Cybersex, dan Onani: Cerita Cinta 5 Orang di Tengah Wabah Corona

News | Selasa, 14 April 2020 | 13:21 WIB

Update Pasien Corona RSD Wisma Atlet: 394 Positif, 135 PDP dan 47 ODP

Update Pasien Corona RSD Wisma Atlet: 394 Positif, 135 PDP dan 47 ODP

News | Selasa, 14 April 2020 | 13:12 WIB

Efek Pandemi Corona Covid-19, Insomnia Menghantui Tenaga Medis

Efek Pandemi Corona Covid-19, Insomnia Menghantui Tenaga Medis

Health | Selasa, 14 April 2020 | 13:11 WIB

Bosan di Rumah, Evelin Nada Anjani Habiskan Waktu dengan Belajar Ngaji

Bosan di Rumah, Evelin Nada Anjani Habiskan Waktu dengan Belajar Ngaji

Video | Selasa, 14 April 2020 | 13:11 WIB

Curhatan Sopir Mikrolet saat Corona: Sehari Dapat Rp 50 Ribu Sudah Untung

Curhatan Sopir Mikrolet saat Corona: Sehari Dapat Rp 50 Ribu Sudah Untung

News | Selasa, 14 April 2020 | 13:04 WIB

Terkini

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:02 WIB

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:59 WIB

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB