alexametrics

Yordania Larang Warga Ibadah di Masjid Selama Ramadan

Rizki Nurmansyah
Yordania Larang Warga Ibadah di Masjid Selama Ramadan
Seorang pekerja menyemprotkan disinfektan pada sebuah mobil di depan sebuah masjid di Kota Amman, Yordania, ditengah langkah-langkah menghentikan penyebaran virus Corona Covid-19, Rabu (18/3/2020). [AFP/Khalil Mazraawi]

Yordania juga memberlakukan jam malam 48 jam penuh mulai Kamis malam.

Suara.com - Pemerintah Yordania pada, Selasa (14/4/2020), melarang warganya beribadah di masjid selama bulan suci Ramadan 1441 Hijriah.

Larangan itu sebagai bagian upaya pemerintah Yordania untuk mencegah penyebaran virus Corona Covid-19.

Menteri Waqaf dan Agama Islam Yordania, Mohammad Khalaileh mengatakan, masjid-masjid akan tetap ditutup bagi masyarakat selama bulan puasa, yang dimulai pekan depan.

Ditambahkan Menteri Negara Urusan Media Yordania Amjad Adaileh, juga menyatakan bahwa jam malam 48 jam penuh akan diberlakukan mulai Kamis malam.

Baca Juga: Tinju Dunia: Arum Jilat Ludah Sendiri soal Wacana Duel Pacquiao vs Crawford

Menurutnya, pemerintah akan meluncurkan program untuk memberikan bantuan uang tunai bagi 200.000 pekerja pekan ini.

Pada Selasa, Yordania melaporkan enam kasus baru Covid-19. Total ada 391 kasus positif Corona di Yordania, termasuk tujuh korban meninggal dunia.

Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, mari kita ringankan beban saudara sesama yang kesusahan. Berbagi sambil menambah amalan lewat sedekah makanan bersama Suara.com di laman Indonesia Dermawan. Untuk langsung meng-input jumlah sedekah silakan KLIK DI SINI!

Komentar