47.588 Orang di Jakarta Jalani Rapid Test, 1.791 Positif Corona

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 17 April 2020 | 20:50 WIB
47.588 Orang di Jakarta Jalani Rapid Test, 1.791 Positif Corona
Rapid test virus corona. (Suara.com/Emi)

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta masih terus melakukan pemeriksaan masal atau rapid test corona Covid-19. Sampai Jumat (17/4/2020) ini, sudah ada 47.588 orang yang diperiksa dengan alat tes cepat itu.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan dari jumlah yang diperiksa, 1.791 orang dinyatakan positif corona. Secara presentase, kata Ani, pasien positif adalah 3,8 persen dari jumlah yang diperiksa.

"Total sebanyak 47.588 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 3,8 persen," ujar Ani di Balai Kota, Jumat (17/4/2020).

Sisanya, 45.797 orang dinyatakan negatif setelah mengikuti tes ini. Pemeriksaan ini ditujukan kepada petugas medis, Pasien dalam Pengawasan (PDP) dan Orang dalam Pemantauan (ODP).

"1.791 orang dinyatakan positif COVID-19 dan 45.797 orang dinyatakan negatif," katanya.

Ia menjelaskan, rapid test dilakukan di lima wilayah kota, satu Kabupaten Administrasi DKI dan Pusat Pelayanan Pegawai (PPKP). Meski dinyatakan positif melalui rapid test, mereka akan kembali diuji melalui pemeriksaan PCR di laboratorium.

Jumlah orang yang terjangkit virus corona di Jakarta terus bertambah. Hingga Jumat (17/4/2020), totalnya sudah menyentuh 2.670 orang yang dinyatakan positif terjangkit virus dari China ini.

Dengan demikian, jumlahnya berarti bertambah 153 orang lagi yang terjangkit corona sejak kemarin, Kamis (16/4/2020).

Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id. Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.

Berdasarkan laman tersebut, 203 orang dinyatakan sudah sembuh. Totalnya bertambah 39 orang sampai sekarang.

Sementara, 250 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Pasien yang wafat juga tidak bertambah drastis, yakni dua orang.

Selain itu, 1.727 orang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 643 orang yang positif menjalani isolasi mandiri di tempatnya masing-masing.

Ada juga 882 orang di Jakarta yang berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP) tengah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Pada tahapan ini, pasien sudah memiliki gejala corona dan tengah melalukan isolasi diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2.823 Orang di Jakarta Positif Corona, 250 di Antaranya Meninggal Dunia

2.823 Orang di Jakarta Positif Corona, 250 di Antaranya Meninggal Dunia

News | Jum'at, 17 April 2020 | 20:14 WIB

Dikabulkan India, Indonesia Dapat Izin Impor Klorokuin untuk Corona

Dikabulkan India, Indonesia Dapat Izin Impor Klorokuin untuk Corona

News | Jum'at, 17 April 2020 | 20:09 WIB

Efek Wabah Corona, Permintaan Gadai Emas di Jogja Meningkat

Efek Wabah Corona, Permintaan Gadai Emas di Jogja Meningkat

Jogja | Jum'at, 17 April 2020 | 20:15 WIB

Intip Pembuatan Alat Pelindung Diri untuk Hindari Corona

Intip Pembuatan Alat Pelindung Diri untuk Hindari Corona

Foto | Jum'at, 17 April 2020 | 19:09 WIB

Tertinggi Ketiga di ASEAN, Malaysia Laporkan 69 Kasus Virus Corona Baru

Tertinggi Ketiga di ASEAN, Malaysia Laporkan 69 Kasus Virus Corona Baru

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 19:08 WIB

Curhat Warga, Ojol dan Taksi Online di Tengah Wabah Corona

Curhat Warga, Ojol dan Taksi Online di Tengah Wabah Corona

Video | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Terkini

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB