Pesan Eks Menkes Siti Fadilah: Indonesia Belum Butuh Vaksin Corona

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Selasa, 21 April 2020 | 15:21 WIB
Pesan Eks Menkes Siti Fadilah: Indonesia Belum Butuh Vaksin Corona
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Mantan Menteri Kesehatan Fadilah Supari mengatakan saat ini Indonesia belum memerlukan vaksin  virus corona. Kalau pun sudah sangat diperlukan, Siti  menyarankan agar pemerintah tak memasok vaksin dari perusahaan Bill Gates.

“Menurut saya Indonesia saat ini tidak perlu vaksin corona, karena virusnya sangat labil. Dan kita tidak punya data yang valid mana orang yang positif corona dan negatif," kata Siti dalam keterangan resmi yang disitat Hops--jaringan Suara.com, Minggu malam, 19 April 2020.

Siti pun menyarankan agar Pemerintah Indonesia membuat vaksin mandiri dengan strain kita sendiri. Artinya, sesuai dengan keamanan yang bisa dipercaya dan tidak ditumpangi kepentingan politik bangsa lain.

Mantan Menkes yang kini mendekam di penjara ini juga menyinggung soal pengembangan vaksin corona yang sedang diupayakan pendiri Microsoft Corporation Bill Gates.

Bill Gates diketahui tengah mengembangkan vaksin virus corona melalui Foundation Coalition for Epidemic Preparedness Innovations. 

Meski demikian, pengembangan vaksin yang diberi nama INO-4800 ini telah direstui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).

Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), di Jakarta, Senin (6/2).
Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), di Jakarta, Senin (6/2).

Nantinya, vaksin ini akan diujikan secara klinis kepada 40 relawan. Uji coba akan berlangsung beberapa minggu ke depan.

Namun, Siti Fadilah menyangsikan upaya Gates dalam mengembangkan vaksin ini. Menurut Siti, untuk mencapai obsesinya, Bill Gates telah menjalin hubungan dengan pemerintah negara di seluruh dunia agar vaksinnya menjadi program resmi pemerintah, termasuk Indonesia.

"Kalau Bill Gates sudah siap dengan vaksin corona sekarang, kapan dia punya seed virus nya? Apa sebelum pandemi corona? Apalagi pada tahun 2015 dia telah mengumumkan akan ada pandemi besar di 2020," kata Siti 

baca juga

Selain itu, Siti juga mempertanyakan bagaimana dan dari negara mana Bill Gates memilih seed virus corona untuk membuat vaksin.

Sebab menurut para ahli di dunia, virus corona hingga kini masih terus berubah-ubah, atau terus bermutasi.

Tak hanya soal kejelasan proses pengembangan vaksin saja yang dipertanyakan Siti, namun juga kemungkinan adanya microchip yang dipasang Bill Gates pada vaksin tersebut.

“Konon digunakan untuk memantau orang yang diberi vaksin tersebut. Sedangkan kita tidak tahu dampak negatif apa dari microchip tersebut terhadap tubuh kita dalam jangka panjang. Apa betul microchip itu hanya untuk tanda seperti yang dia katakan? Tidak ada bukti sama sekali. Kita wajib waspada karena Bill Gates mempunyai proyek ambisius yaitu depopulasi, demi mengatur populasi sedunia,” kata Siti lagi.

Alasan berikutnya, dan cukup menggelitik, yakni, apabila Bill Gates sudah mulai membuat vaksin saat ini, apakah dia telah memiliki virus corona sebelum pandemi terjadi.

Maka tidak heran jika kemudian sejumlah peneliti dunia mengatakan bahwa pandemi corona saat ini tidak natural.

“Untuk menghadapi wabah Corona di Indonesia, sebaiknya pemerintah tidak menggunakan vaksin yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan farmasi yang berkaitan dengan Bill Gates,” kata Siti Fadilah.

Sebab kata dia, kesehatan adalah kunci Ketahanan Nasional.

Kejanggalan Bill Gates

Nama Bill Gates belakangan memang masuk dalam sejumlah teori konspirasi kemunculan virus corona, yang dibahas sejumlah pihak.

Sebab bos teknologi kenamaan dan salah satu orang terkaya di dunia, itu telah memprediksi akan munculnya virus ini secara tidak langsung pada 2015 silam.

Pendiri Microsoft, Bill Gates. [Shutterstock]
Pendiri Microsoft, Bill Gates. [Shutterstock]

Kala itu Bill Gates berbicara di Ted.com. Belakangan, Bill Gates turut mendanai penelitian untuk mendiagnosa dan meneliti vaksin.

“Jadi di masa depan, kita mungkin akan menemukan virus yang menjangkiti orang yang cukup sehat, lalu mereka naik pesawat, mereka ke pasar. Bisa jadi ini virus datang dari alam, atau dari terorisme biologi,” kata Bill Gates pada 2015 lalu.

“Jadi banyak hal yang sebenarnya bisa membuat situasi ribuan kali lebih buruk.”

Anehnya, di akhir tahun 2019 lalu, Bill Gates juga pernah melakukan sejumlah simulasi pandemik yang diberi nama Event201. Dia juga memprediksi kalau virus corona akan memakan korban hingga 65 juta jiwa.

Tak jelas apa ini sebuah kebetulan, ataukah ada sangkut pautnya dengan dia, termasuk apakah memang sengaja disebarkan, dan sudah masuk ke sebuah agenda tertentu. Yang pasti semua pihak hingga kini masih dibuat bertanya-tanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Vaksin Corona, Eks Menkes Siti Fadilah Ungkap Kejanggalan Bill Gates

Soal Vaksin Corona, Eks Menkes Siti Fadilah Ungkap Kejanggalan Bill Gates

News | Selasa, 21 April 2020 | 14:12 WIB

Bill Gates Jadi Sasaran Hoaks Virus Corona Paling Banyak

Bill Gates Jadi Sasaran Hoaks Virus Corona Paling Banyak

Tekno | Selasa, 21 April 2020 | 06:30 WIB

Dari Penjara, Siti Fadilah: Jangan Beli Vaksin Corona Buatan Bill Gates

Dari Penjara, Siti Fadilah: Jangan Beli Vaksin Corona Buatan Bill Gates

News | Senin, 20 April 2020 | 14:33 WIB

Djokovic Dilema jika Vaksin Virus Corona Jadi Kewajiban

Djokovic Dilema jika Vaksin Virus Corona Jadi Kewajiban

Sport | Senin, 20 April 2020 | 10:46 WIB

Kabar Baik, Perusahaan di Jerman Ciptakan Alat Cepat Penemu Vaksin Covid-19

Kabar Baik, Perusahaan di Jerman Ciptakan Alat Cepat Penemu Vaksin Covid-19

Video | Minggu, 19 April 2020 | 10:15 WIB

Bill Gates Kambing Hitam Utama Covid-19 dari Pendukung Teori Konspirasi

Bill Gates Kambing Hitam Utama Covid-19 dari Pendukung Teori Konspirasi

Tekno | Sabtu, 18 April 2020 | 16:09 WIB

Ramai #BebaskanSitiFadilah, Masih Ingat Siapa Dia dan Kasusnya?

Ramai #BebaskanSitiFadilah, Masih Ingat Siapa Dia dan Kasusnya?

News | Kamis, 16 April 2020 | 11:14 WIB

Bill Gates Kutuk Donald Trump soal Penghentian Dana ke WHO

Bill Gates Kutuk Donald Trump soal Penghentian Dana ke WHO

News | Rabu, 15 April 2020 | 19:05 WIB

Australia Akan Uji Vaksin Corona ke Manusia, Hasilnya Baru Keluar Juli

Australia Akan Uji Vaksin Corona ke Manusia, Hasilnya Baru Keluar Juli

News | Rabu, 15 April 2020 | 13:21 WIB

Australia Akan Uji Vaksin Corona ke Manusia, Hasilnya Baru Keluar Juli

Australia Akan Uji Vaksin Corona ke Manusia, Hasilnya Baru Keluar Juli

News | Rabu, 15 April 2020 | 13:21 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB