alexametrics

BLK Lotim Bagikan Paket Sembako di 10 Desa di NTB

Fabiola Febrinastri
BLK Lotim Bagikan Paket Sembako di 10 Desa di NTB
Kemnaker membagikan 500 paket sembako kepada masyarakat di 10 desa di NTB. (Dok : Kemnaker)

Kemnaker terus memantau perkembangan situasi penyebaran Covid-2019.

Suara.com - Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Timur, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membagikan 500 paket sembako kepada masyarakat di 10 desa, yang terletak di Kecamatan Lenek, Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan 500 paket sembako diberikan khususnya kepada masyarakat miskin maupun masyarakat miskin baru yang terdampak pandemi Covid-19.

"Banyak masyarakat di sekeliling kita, terutama ekonomi menengah ke bawah, yang kesulitan memenuhi kebutuhan keluarganya. BLK Lotim hadir memberikan solusi, setidaknya mampu mengurangi beban masyarakat untuk kebutuhan dapurnya,” ujar Kepala BLK Lotim, Sabar, usai penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga, NTB, Selasa (21/4/2020).

Sabar menambahkan, menghadapi pandemi Covid-19, aksi kepedulian terhadap masyarakat sekitar tak hanya memberikan bantuan masker dan hand sanitizer, tetapi juga membantu kebutuhan pokok masyarakat.

Sebelumnya, BLK Lotim dengan BLK UPTD Binaan dan jajarannya juga membagi-bagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat Gugus Covid-19 Kabupaten Lotim.

Baca Juga: Bantu Pekerja yang Di-PHK, Kemnaker Berdayakan Program Padat Karya

"Kami berharap, bantuan sederhana ini bisa meringankan beban hidup di tengah pandemi wabah Covid-19. Apalagi sebentar lagi puasa Ramadan tinggal menghitung hari," katanya.

Sabar menambahkan, bantuan sembako yang diberikan BLK Lotim, bukan semata-mata dilakukan karena adanya musibah Covid-19. Bantuan rutin diberikan setiap tahun menjelang puasa atau menjelang Lebaran.

"Kami menyantuni yatim piatu dan santunan lainnya kepada masyarakat sekitar BLK yang kurang mampu, " ujarnya.

Sabar menegaskan, BLK Lotim terus memantau perkembangan situasi penyebaran Covid-2019 dan turut berperan aktif dalam menanggulangi wabah Covid-19. (*)

Baca Juga: Gagal Kerja karena Covid-19, Kemnaker akan Pulangkan PMI ke Kampung Halaman

Komentar