Kritik untuk Pemerintah dari Akun Lukman Prananto Ini Menuai Kecaman Publik

Dany Garjito

Rabu, 22 April 2020 | 11:45 WIB
Kritik untuk Pemerintah dari Akun Lukman Prananto Ini Menuai Kecaman Publik
Ilustrasi Twitter. (Pixabay/Free-Photos)

Suara.com - Akun pengguna media sosial Twitter dengan akun Lukman Prananto (@lukmanprananto) menuai kecaman setelah mengkritik pemerintah dengan kata yang tak pantas. Akun Lukman Prananto disebut-sebut milik eks pejabat BUMN.

Diberitakan Hops.id -- jaringan Suara.com, Selasa (21/4/2020), nama Lukman Prananto menjabat Vice President of Strategic Partnership and Investment PT PP Energi, anak usaha PT PP.

Pendukung Jokowi sampai membombardir cuitan pejabat BUMN tersebut, dengan sindiran-sindiran seperti makan uang pemerintah tapi benci ke pemerintah. Salah satu yang menyindir Lukman adalah buzzer Jokowi, Denny Siregar dan Dede Budhyarto. Tak sepantasnya pejabat BUMN kritik bangsat ke pemerintah.

Dalam sebuah cuitan, Denny menyindir Lukman yang terus mengkritik pemerintah, padahal di bagian dari BUMN. Denny pun memberitahukan kelakuan Lukman melalui mention akun Menteri BUMN, Erick Thohir di Twitter.

“Mungkin bisa jadi perhatian pak @erickkthohir juga. Bilangin, “kerja yang bener. Kalau mau jadi kritikus, silahkkan di luar. Di sini tempatnya orang kerja,” tulis Denny pada Selasa 21 April 2020.

Ramainya pendukung Jokowi menyerang Lukman, gara-gara protes Lukman atas listrik mati tengah malam pada Senin 20 April 2020. Kondisi ini membuat dia dan keluarganya kepanasan di dalam rumah. AC-nya otomatis mati karena listrik padam.

Di postingan akun Instagram-nya, Lukman curhat bagaimana dalam listrik padam dia dan keluarganya harus berjuang mencari udara biar tidak terasa gerah, apalagi anaknya yang kecil baru sembuh dari demam berdarah dan terus merengek karena kegerahan.

Belum lagi di tengah padamnya listrik tengah malam, dia harus memindahkan anaknya untuk tidur di mobil, bercampur dengan rasa takut adanya maling yang beraksi belakangan ini. Lukman pun menyindir kinerja PLN.

“Di saat semua bisnis stop operasi, kalian kan enggak mati! Swasta dilarang suplai listrik sendiri dan harus semua dr PLN. Opsi kita untukk milih pelayanan yg lebih baik udah dimatikan. Kita mau ga mau harus patuh dan tunduk sama kerajaan PLN, tapi pelayanan model amatiran sampah gini,” tulis Lukman di akun Instagram-nya, seperti dikutip dari Hops.id.

baca juga

Kritikan ini menarik para pendukung pemerintah da Jokowi, lalu para buzzer menelusuri jejak digital Lukman. Dan ditemukan beberapa Lukman kerap mengkritik pemerintah, termasuk penanganan pandemi Covid-19. Buzzer Jokowi menemukan komentar Lukman pada keterangan Jubir Gugus Tugas Covid-19 dengan kata-kata yang dinilai kasar, yaitu ‘bangsat’.

Sempat klarifikasi, akun Twitter lenyap, akun Instagram dilindungi dengan mode private

Setelah dia viral dan disindir oleh barisan buzzer Jokowi dan pendukung pemerintah, Lukman belakangan mengunggah utasan di Twitter yang berisi klarifikasi, permohonan maaf ata cara dia mengomplain pelayanan pemerintah. Dalam utasan tersebut, Lukman pun siap dengan konsekuensinya.

“Soal twit-twit saya yang lain terkait komplain ke pemerintah, mohon maaf karena keluarga kami sering dihantui rasa khawatir akan badai covid-19, karena saya sendiri memiliki riwayat asma yang sangat rentan. Kalau bukan ke pemerintah kami mengadu, kami ga tau lagi ke siapa,” tulis dia di salah satu utasan di Twitter.

Beberapa saat setelah menuliskan utasan tersebut, akun Lukman Prananto lenyap dari Twitter. Akun Instagram-nya dengan akun @lukman_pr telah dilindungi dengan mode private.

Klarifikasi PT PP: Lukman sudah bukan bagian dari perusahaan BUMN

Usut punya usut, belakangan indukk PT PP Energi, PT PP mengklarifikasi, Lukman sudah bukan bagian dari perusahaan BUMN tersebut.

“Saat ini, yang bersangkutan sudah bukan karyawan PP Energi lagi,” balas akun @PTPP_ID membalas cuitan warganet.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Guru Besar UGM: Gelombang Demonstrasi Sumpah Pemuda Jadi Tamparan Keras Bobroknya Tata Kelola Negara

Guru Besar UGM: Gelombang Demonstrasi Sumpah Pemuda Jadi Tamparan Keras Bobroknya Tata Kelola Negara

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Pemerintah Gemar Solusi Instan, Siapa yang Menyelesaikan Akar Masalah?

Pemerintah Gemar Solusi Instan, Siapa yang Menyelesaikan Akar Masalah?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Bisnis Danareksa Berubah, Jadi Pengelola Kawasan Industri

Bisnis Danareksa Berubah, Jadi Pengelola Kawasan Industri

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Dalih INKA KRL Buatannya Selalu Bermasalah

Dalih INKA KRL Buatannya Selalu Bermasalah

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:32 WIB

750 BUMN Ditutup Pada Era Prabowo, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK?

750 BUMN Ditutup Pada Era Prabowo, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Komnas HAM Kritik Draf RUU HAM: Frasa Lembaga Independen Tak Boleh Dihapus!

Komnas HAM Kritik Draf RUU HAM: Frasa Lembaga Independen Tak Boleh Dihapus!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Para Bos BUMN Kini Dilarang Lihatkan Gaya Hidup Mewah dan Pakai Patwal Tot Tot Wuk Wuk

Para Bos BUMN Kini Dilarang Lihatkan Gaya Hidup Mewah dan Pakai Patwal Tot Tot Wuk Wuk

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:16 WIB

4 Kabar Baik untuk Warga Indonesia di Era 'In This Economy', Ada untuk Traveler

4 Kabar Baik untuk Warga Indonesia di Era 'In This Economy', Ada untuk Traveler

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Terkini

PT Akulaku Capital Indonesia Kantongi Izin Jadi PIKK

PT Akulaku Capital Indonesia Kantongi Izin Jadi PIKK

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS

Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:03 WIB

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:45 WIB

×