Singgung Krisis 1998 saat Bahas Corona, JK: Dulu Bisa Minta Bantuan

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Rabu, 22 April 2020 | 15:07 WIB
Singgung Krisis 1998 saat Bahas Corona, JK: Dulu Bisa Minta Bantuan
Eks Wapres RI sekaligus Ketua PMI Jusuf Kalla (JK). (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menyinggung krisis tahun 1998 ketika menjelaskan dampak ekonomi di tengah pandemi virus corona.

Menurut JK, sapaannya, ketika krisis ekonomi tahun 1998, Indonesia masih bisa meminta bantuan ke negara lain. Tapi saat ini langkah itu kecil kemungkinan dilakukan.

Hal ini disampaikan Jusuf Kalla dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di tvOne pada Selasa (21/4/2020) malam.

"Beda Krisis 1998 kita susah tapi bisa minta bantuan keluar. Sekarang siapa yang mau kita minta bantuan keluar kan? Artinya kekuatan dalam kita, harus kita siapkan," kata JK kepada pembawa acara Karni Ilyas melalui teleconference.

Jusuf Kalla mengakui ini bukan pilihan yang mudah. Sebab semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat harus mau berkorban untuk mengatasi pandemi ini.

Tapi ia meminta pemerintah untuk memprioritaskan menyelesaikan penyebab penyebaran virus corona.

Karni Ilyas kemudian bertanya tentang sektor keuangan yang ikut terdampak pandemi ini.

"Menurut Pak JK, kita harus bagaimana? Kita harus cetak uang, karena meminjam juga sudah sulit, atau harus diapakan APBN yang ada?" tanya Karni Ilyas.

"Kombinasi kedua-duanya. Pertama, APBN-nya harus berhemat untuk kebutuhan yang tidak penting. Termasuk pengurangan anggaran pembangunan. Itu harus dikurangi," jawab Jusuf Kalla.

baca juga

Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla juga mengatakan bahwa penanganan pandemi Covid-19 berbeda dengan bencana lain.

"Kita mengalami berbagai bencana. Bencana alam contohnya, apakah tsunami di Aceh, gempa di Jogja. Yang kita selesaikan akibatnya. Begitu tsunami satu hari selesai. Akibatnya kita selesaikan," ujarnya.

Tapi sekarang ini, menurut JK, pemerintah dan masyarakat Indonesia harus menyelesaikan sebab sekaligus akibat secara bersama-sama.

Ia melanjutkan, "Kita juga pernah mengalami krisis ekonomi tahun 1998. Tapi waktu itu yang kena cuma tiga negara. Indonesia, Thailand dan Korea. Kita masih bisa minta bantuan ke IMF dan Jepang".

Pada masa itu, menurut JK, Indonesia bisa melalui krisis ekonomi 1998 meskipun dengan pengorbanan yang besar.

Kondisi krisis 1998 sangat berbeda dengan pandemi Covid-19 saat ini. Sebab, berbagai negara di seluruh dunia kekinian tengah dilanda wabah tersebut.

"Artinya, kita harus memprioritaskan menyelesaikan sebabnya. Menyelesaikan sebabnya, masalahnya akan berkorban ke bidang-bidang lain seperti sosial ekonomi," kata JK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagikan Bansos di Sawah Besar, Polres Metro Jakpus Ajak Eks Narapidana

Bagikan Bansos di Sawah Besar, Polres Metro Jakpus Ajak Eks Narapidana

News | Rabu, 22 April 2020 | 14:57 WIB

Di Masa Pandemi, Warga Diminta Ikuti Imbauan Pemerintah Bukan Sumber Lain

Di Masa Pandemi, Warga Diminta Ikuti Imbauan Pemerintah Bukan Sumber Lain

News | Rabu, 22 April 2020 | 13:49 WIB

Kata PBB Tentang Virus Corona: Dunia Terancam Dilanda Kelaparan

Kata PBB Tentang Virus Corona: Dunia Terancam Dilanda Kelaparan

News | Rabu, 22 April 2020 | 13:01 WIB

Wakil Ketua DPR Dorong Kementerian Perindustrian Bisa Penuhi Kebutuhan APD

Wakil Ketua DPR Dorong Kementerian Perindustrian Bisa Penuhi Kebutuhan APD

DPR | Rabu, 22 April 2020 | 14:15 WIB

Dampak Corona, Panti Pijat Tutup dan Penyandang Tunanetra Dirumahkan

Dampak Corona, Panti Pijat Tutup dan Penyandang Tunanetra Dirumahkan

News | Selasa, 21 April 2020 | 15:37 WIB

Terkini

Dari Buku Induk hingga Foto Kacamata, Ini Bukti Akademik Kelulusan Jokowi yang Dibeberkan UGM

Dari Buku Induk hingga Foto Kacamata, Ini Bukti Akademik Kelulusan Jokowi yang Dibeberkan UGM

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:20 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak, BRI Prioritas Perluas Privilege Lewat Kolaborasi dengan Sequoia School

Dukung Tumbuh Kembang Anak, BRI Prioritas Perluas Privilege Lewat Kolaborasi dengan Sequoia School

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 17:20 WIB

Ulasan Dear Hyeri: Saat Kepribadian Ganda Jadi Pelarian dari Realita

Ulasan Dear Hyeri: Saat Kepribadian Ganda Jadi Pelarian dari Realita

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 17:15 WIB

Dukung Pendidikan Buah Hati, BRI Prioritas Tawarkan Benefit Eksklusif di Sequoia School

Dukung Pendidikan Buah Hati, BRI Prioritas Tawarkan Benefit Eksklusif di Sequoia School

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 17:13 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.000, Ini Sentimen Penggeraknya

IHSG Bertahan di Level 5.000, Ini Sentimen Penggeraknya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:13 WIB

Ini Alasan Sering Pakai Pengisi Daya Cepat Bisa Perpendek Umur Baterai Mobil Listrik

Ini Alasan Sering Pakai Pengisi Daya Cepat Bisa Perpendek Umur Baterai Mobil Listrik

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 17:10 WIB

WhatsApp vs Telegram: Mana yang Lebih Mudah Disadap?

WhatsApp vs Telegram: Mana yang Lebih Mudah Disadap?

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 17:09 WIB

Siapkan Masa Depan Anak, BRI Prioritas Hadirkan Privilege Eksklusif di Sequoia School

Siapkan Masa Depan Anak, BRI Prioritas Hadirkan Privilege Eksklusif di Sequoia School

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 17:08 WIB

Cara Baking Makeup dengan Bedak Sachet Viva Cosmetics, Modal Cuma Rp3 Ribuan

Cara Baking Makeup dengan Bedak Sachet Viva Cosmetics, Modal Cuma Rp3 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 17:08 WIB

Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim

Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 17:01 WIB

×