Penerbangan di Selandia Baru Ditutup, 24 WNI Susah Pulang ke Indonesia

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 25 April 2020 | 14:35 WIB
Penerbangan di Selandia Baru Ditutup, 24 WNI Susah Pulang ke Indonesia
Tantowi Yahya (Ferry Noviandi/Suara.com)

Suara.com - Sebanyak 24 warga negara Indonesia (WNI) terpaksa harus tinggal sementara di Selandia Baru sampai awal Juni 2020. Mereka kesulitan untuk pulang ke tanah air dikarenakan tidak adanya penerbangan selama pandemi virus Corona Covid-19.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya mengatakan 24 WNI tersebut datang ke Selandia Baru dengan beragam urusannya. Penyebab mereka terjebak itu kemungkinan karena tidak mengetahui atau tidak mendengar soal imbauan dari pemerintah Indonesia untuk cepat kembali ke tanah air.

"Dari pemerintah kita untuk segara kembali ke Indonesia waktu itu untuk mengantisipasi terbatasnya penerbangan dan juga closer penerbangan dari berbagai negara untuk transit," kata Tantowi dalam sebuah acara diskusi, Sabtu (25/4/2020).

Alhasil mereka harus menunggu Selandia Baru membuka kembali penerbangan internasionalnya, paling cepat pada awal Juni. Itu pun harus melihat Australia sebagai negara transit.

Ia menyebut jika Australia belum membuka penerbangan, maka para WNI itu pun harus tetap menunggu.

"Mereka ini saat ini ya terpaksa menikmati New Zealand sampai bosan," ujarnya.

Sementara itu, Tantowi memastikan tidak ada WNI yang bermukim di Selandia Baru terkena Covid-19. Jumlah WNI yang tinggal di sana itu ada 7.000 orang, di mana 1.300 di antaranya ialah pelajar dan mahasiswa.

"Syukur alhamdulillah, sampai saat ini belum ada WNI yang terpapar virus," ucap Tantowi.

Meski begitu pihaknya selalu memonitoring keadaan para WNI tersebut. Ia mengakui kalau kerja sama para WNI di sana berjalan dengan baik. Salah satu faktor pendukungnya ialah dikarenakan terbangunnya simpul-simpul masyarakat yang terus bergerak untuk memperhatikan satu sama lain.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kosong Melompong, Pemudik Gigit Jari saat Datangi Terminal Kp Rambutan

Kosong Melompong, Pemudik Gigit Jari saat Datangi Terminal Kp Rambutan

News | Sabtu, 25 April 2020 | 14:25 WIB

Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bantuan Sembako di Jakarta

Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bantuan Sembako di Jakarta

News | Sabtu, 25 April 2020 | 14:02 WIB

Dikritik Terbatasnya Akses, Jepang Luncurkan Tes Drive Thru Pertama

Dikritik Terbatasnya Akses, Jepang Luncurkan Tes Drive Thru Pertama

News | Sabtu, 25 April 2020 | 13:58 WIB

Masuk Babak Baru! 3 Provokator Tolak Mayat Perawat Bakal Segera Disidang

Masuk Babak Baru! 3 Provokator Tolak Mayat Perawat Bakal Segera Disidang

Jawa Tengah | Sabtu, 25 April 2020 | 13:46 WIB

Pasien Corona Dapat Memperlihatkan Tanda-Tanda Serangan Jantung Klasik

Pasien Corona Dapat Memperlihatkan Tanda-Tanda Serangan Jantung Klasik

Health | Sabtu, 25 April 2020 | 13:43 WIB

Terkini

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:00 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

×