Perdana Menteri Jepang: Tidak Mungkin Gelar Olimpiade di Tengah Pandemi

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 29 April 2020 | 21:37 WIB
Perdana Menteri Jepang: Tidak Mungkin Gelar Olimpiade di Tengah Pandemi
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe saat berpidato dalam konferensi pers.[Kiyoshi Ota/Pool via REUTERS]

Suara.com - Akibat pandemi covid-19, banyak perhelatan akbar terpaksa dijadwalkan ulang dengan alasan kesehatan dan keselamatan umat manusia.

Salah satu perhelatan akbar di bidang olahraga yang diragukan dapat digelar adalah Olimpiade. Sesuai jadwal, perhelatan olahraga ini akan digelar di Jepang.

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe mengatakan pada hari Rabu (29/04), bahwa Olimpiade Tokyo tidak akan digelar tahun depan kecuali pandemi virus corona reda. Sebab gubernur-gubernur meminta perpanjangan keadaan darurat Jepang untuk penanganan Covid-19.

Komite Olimpiade Internasional dan pemerintah Jepang bulan lalu menunda Olimpiade hingga Juli 2021 karena krisis virus corona.

"Kami telah mengatakan bahwa Olimpiade dan Paralympic Games harus diadakan dalam bentuk yang lengkap, agar semua atlet dan penonton dapat berpartisipasi dengan aman. Tidak mungkin untuk mengadakan Olimpiade dalam bentuk yang begitu lengkap kecuali pandemi virus corona reda," ujar Abe ketika menanggapi seorang anggota parlemen oposisi, dikutip dari Reuters.

Perdana Menteri Abe menginfestasikan sebagian dari warisannya sebagai perdana menteri terlama di Jepang dalam menyelenggarakan Olimpiade. Dengan harapan akan terjadi peningkatan di sektor pariwisata dan belanja konsumen.

Jepang mengumpulkan sekitar 3 miliar dolar dalam bentuk sponsor domestik sekaligus mencatatkan rekor, dan menghabiskan hampir 13 miliar dolar untuk persiapan.

Presiden Olimpiade Tokyo, Yoshiro Mori juga memberikan tanggapan serupa perihal Olimpiade 2020. Ia menyatakan bahwa Olimpiade tak bisa lagi diundur, satu-satunya pilihan apabila pandemi masih berlanjut adalah pembatalan.

Meskipun dilanda isu pembatalan, Mori tetap berpikir positif. Menurutnya, Olimpiade 2020 akan jadi ajang yang berkesan apabila dunia berhasil mengalahkan pandemi Covid-19.

"Olimpiade ini akan jauh lebih berharga dari edisi-edisi sebelumnya apabila kita bisa menggelarnya setelah memenangi pertempuran (menghadapi Covid-19) ini," kata Mori.

Hingga Rabu (29/04) Tokyo mengkonfirmasi 47 infeksi baru melalui stasiun televisi swasta Nippon Television. Sehingga jumlah total kasus mencapai 13.895 dan sebanyak 413 kasus kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UNICEF: Pandemi Covid-19 Mengganggu Program Imunisasi Anak-anak

UNICEF: Pandemi Covid-19 Mengganggu Program Imunisasi Anak-anak

News | Rabu, 29 April 2020 | 13:58 WIB

Pertama Kali saat Ramadan, Azan Berkumandang di Minnesota, AS

Pertama Kali saat Ramadan, Azan Berkumandang di Minnesota, AS

Video | Rabu, 29 April 2020 | 13:33 WIB

Lakukan Konsultasi Online dengan Dokter? Perhatikan 5 Hal Berikut!

Lakukan Konsultasi Online dengan Dokter? Perhatikan 5 Hal Berikut!

Health | Rabu, 29 April 2020 | 14:00 WIB

Ketua DPR Minta Masyarakat Tidak Mudik

Ketua DPR Minta Masyarakat Tidak Mudik

DPR | Rabu, 29 April 2020 | 14:15 WIB

Terkini

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:36 WIB

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:27 WIB

Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok

Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:17 WIB

Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut

Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:16 WIB