Media Australia Sebut Indonesia Negara Gagal dalam Tangani Corona

Dany Garjito, Farah Nabilla

Kamis, 30 April 2020 | 08:13 WIB
Media Australia Sebut Indonesia Negara Gagal dalam Tangani Corona
Petugas pemakaman memakamkan jenazah kasus COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Minggu (26/4). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Sebuah media Australia menyebut Indonesia menjadi negara yang gagal dalam menangani masalah corona.

Pada Rabu (29/4/2020) kemarin, media Australia ABC News mengunggah artikel soal virus corona yang menyerang Papua Nugini dan bagaimana Indonesia menjadi sebuah negara yang gagal menangani kasus serupa.

Indonesia dianggap terlambat dalam bertindak. Kasus virus corona yang hingga Kamis (30/4/2020) pagi mencapai 9771 dengan jumlah kematian 784 ini menjadi cerminan Australia dalam menangani kasus di Papua Nugini yang juga berada dalam jurang kegagalan.

Media Australia sebut Indonesia gagal tangani corona. (abc.net.au)
Media Australia sebut Indonesia gagal tangani corona. (abc.net.au)

Dalam media itu disebutkan bahwa Indonesia tak mengalami satu pun kasus virus pada masa-masa awal pandemi global. Sementara, negara tetangga di Asia Tenggara sudah mengkonfirmasi kasus dan mulai bergegas merespons.

Hingga akhirnya Indonesia mengonfirmasi kasus pertama virus corona pada awal Maret lalu. Jumlah kasus pun semakin cepat bertambah.

Beberapa negara tetangga Indonesia pun pernah menganggap bahwa penyebaran virus corona di Indonesia jauh lebih besar dari yang telah diumumkan pemerintah karena tingkat pengujian yang terbatas.

Pejabat Australia khawatir bahwa virus corona baik di Indonesia maupun di Papua Nugini akan lepas kendali.

Media tersebut menyebutkan bahwa keadaan tak terkontrol itu bisa dipicu oleh keresahan akibat frustrasi atas ketidakmampuan pemerintah untuk menahan penyebaran virus, sistem perawatan, atau kurangnya peralatan medis dan bahan makanan yang seharusnya masuk dalam pelanggaran hukum.

Mantan Diplomat yang penangani Papua Nugini dan Indonesia Ian Kemish mengatakan pada ABC News, "Politik di Indonesia begitu lokal, tidak peduli di mana wabah covid-19 berada, kita akan mengetahuinya melalui sosial media,"

baca juga

"Dampak politik jangka pendek bisa lebih tajam di tempat seperti Indonesia, jika dibandingkan dengan Papua Nugini," tambah Ian seperti yang dikutip ABC News dan dialihbahasakan Suara.com.

Sementara itu, Direktur Program Kepulauan Pasifik di Lowy Institute Jonathan Pryke memberi keterangan, "Papua Nugini tidak akan menjadi lebih baik sampai Indonesia menjadi lebih baik, dan Indonesia terlihat sangat menakutkan".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertambah 260 Kasus, Pasien Positif Corona di Indonesia Tembus 9.771 Orang

Bertambah 260 Kasus, Pasien Positif Corona di Indonesia Tembus 9.771 Orang

News | Rabu, 29 April 2020 | 15:53 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Rabu, 29 April 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Rabu, 29 April 2020

Video | Rabu, 29 April 2020 | 15:36 WIB

Daihatsu Jalankan Kembali Aktivitas Pabrik, Penuhi Permintaan Ekspor

Daihatsu Jalankan Kembali Aktivitas Pabrik, Penuhi Permintaan Ekspor

Otomotif | Selasa, 28 April 2020 | 21:30 WIB

Mendekati 10 Ribu! Selasa 28 April Pasien Positif Corona Jadi 9.511 orang

Mendekati 10 Ribu! Selasa 28 April Pasien Positif Corona Jadi 9.511 orang

News | Selasa, 28 April 2020 | 16:13 WIB

Fadli Zon: Klaim Jumlah Kematian Corona di RI Tembus 2.200 Masuk Akal

Fadli Zon: Klaim Jumlah Kematian Corona di RI Tembus 2.200 Masuk Akal

News | Selasa, 28 April 2020 | 16:10 WIB

Terkini

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:50 WIB

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Lampung | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:45 WIB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:43 WIB

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:42 WIB

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:37 WIB

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:36 WIB

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya

KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar

Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

×