Mekanik India Ciptakan Motor Khusus Social Distancing

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 30 April 2020 | 18:29 WIB
Mekanik India Ciptakan Motor Khusus Social Distancing
Mekanik India Ciptakan Sepeda Motor Khusus Social Distancing (Photo: AFP/Abhisek Saha)

Suara.com - Partha Saha, seorang mekanik otodidak asal India, menciptakan sepeda motor unik yang didesain untuk mematuhi kebijakan social distancing atau jaga jarak sosial di tengah pandemi Covid-19.

Motor kreasi pria 39 tahun itu memiliki dua kursi terpisah layaknya sepeda gandeng. Bedanya, dia menyematkan mesin motor bekas sehingga kendaraan itu tak perlu dikayuh.

"Sekarang saya bisa berkendara dengan anak perempuan saya sambil menjaga jarak yang aman," ujar Partha Saha dilansir dari Channel News Asia, Kamis (30/4/2020).

Partha membuat sepeda motor unik itu tak hanya sekeda untuk mematuhi social distancing semata. Dia berjaga-jaga apabila lockdown di India selesai namun pandemi Covid-19 justru belum reda.

Seperti negara-negara lain, pemerintah India kekinian telah memberlakukan lockdown berskala nasional sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus Corona.

Periode lockdown diketahui akan berlangsung setidaknya hingga tanggal 3 Mei 2020. Ironisnya, kebijakan penguncian wilayah tak membuat kasus Covid-19 di India mereda.

Hingga Kamis, negara beribukota New Delhi itu telah mencatatkan lebih dari 33 ribu kasus positif virus Corona dengan jumlah kematian mencapai 1.074 orang.

"Saya tidak ingin anak saya naik bus untuk pergi ke sekolah (saat periode lockdown selesai). Karena itu tempat yang ramai," ujar Partha Saha.

Dengan motor 'gandeng' miliknya, Partha berharap bisa senantiasa mengantar anak perempuannya pulang-pergi ke sekolah. Mesin motor rakitannya itu bisa menempuh kecepatan 40km/jam.

Partha menjelaskan motor rakitannya itu menggunakan bahan bakar batrai yang bisa diisi ulang dengan waktu maksimal tiga jam.

"Dalam sekali pengisian batrai dibutuhkan biaya sekitar 10 rupee (Rp2.000)," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri di Balik Tingkat Kematian Rendah akibat Covid-19 di India, Ada Apa?

Misteri di Balik Tingkat Kematian Rendah akibat Covid-19 di India, Ada Apa?

News | Rabu, 29 April 2020 | 18:09 WIB

Terkini

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:36 WIB