RI Dibilang Nyerah soal TKA China, Fadli Zon: Bukan Nyerah Tapi Takluk

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Jum'at, 01 Mei 2020 | 15:24 WIB
RI Dibilang Nyerah soal TKA China, Fadli Zon: Bukan Nyerah Tapi Takluk
Politikus Partai Gerindra Fadli Zon. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Anggota DPR RI Fadli Zon kembali menyuarakan pendapatnya mengenai 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang diketahui mendapat izin masuk ke Indonesia.

Ia menyesalkan klaim Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang menyetujui pengesahan Rencana Pengunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) yang diajukan dua perusahaan di Sulawesi Tenggara.

Fadli Zon melalui cuitan pribadinya menanggapi pendapat Politikus PKS Mardani Ali Sera yang menilai pemerintah sudah menyerah dengan intervensi bangsa asing.

Terbukti, pemerintah tetap mengizinkan 500 TKA asal China untuk bekerja di Tanah Air di tengah gencarnya seruan karantina wilayah akibat pandemi virus Covid-19.

"Yang ini gak perlu dikritik. Karena pemerintah yang melaksanakan tugas menyerah. Apa yang perlu dikritik jika nyerah?" cuit Mardani Ali Sera seperti dikutip Suara.com, Jumat (1/5/2020).

Cuitan tersebut kemudian menuai respons Fadli Zon. Politikus Partai Gerindra itu justru menilai kebijakan mengizinkan 500 TKA China ke Indonesia mencerminkan sikap ketidakberdayaan pemerintah bukan sekadar menyerah.

"Bukan nyerah tapi takluk," balas Fadli Zon.

Fadli Zon menanggapi cuitan Mardani Ali Sera soal TKA Chian. (Twitter/@fadlizon)
Fadli Zon menanggapi cuitan Mardani Ali Sera soal TKA China. (Twitter/@fadlizon)

Pendapat kedua politikus itu merujuk pada artikel Kumparan.com berjudul "Kemenaker: Kami Tak Bisa Tolak Izin 500 TKA China di Sultra".

Sebelumnya, Fadli Zon juga mengklaim bahwa kedatangan 500 TKA China ke Indonesia sebagai bentuk penghinaan terhadap akal sehat mengingat masih ada tenaga kerja lain dari dalam negeri yang menurut Fadli bisa dipekerjakan.

baca juga

Untuk diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan menyetujui kedatangan 500 TKA asal China ke Sulawesi Tenggara.

Dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com, hal tersebut dikarenakan masuknya TKA asal China ini tidak menyalahi aturan-aturan yang ada.

Pelaksana Tugas Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Aris Wahyudi, menyebutkan dasar argumennya terdapat pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM 11/2020 pasal 3 ayat (1) huruf f.

Dalam pasal 3 Permenkumkhan tersebut dijelaskan bahwa orang asing yang akan berkerja pada proyek strategis nasional diperbolehkan tetap masuk ke wilayah Indonesia.

Berdasarkan hal itu, maka 500 TKA China masuk dengan mulus ke Sulawesi Tenggara. Sebab ratusan TKA yang dipekerjakan di PT Virtue Dragon Nickel Industry dan PT Obsidian Stainless Steel akan menggarap proyek strategis nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenaker Tak Bisa Menolak TKA, Aturan-aturan ini Alasannya

Kemenaker Tak Bisa Menolak TKA, Aturan-aturan ini Alasannya

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 11:23 WIB

Rektor UIC Mengaku Dapat Bansos Jokowi, Fadli Zon: Duh, Ironi Negara Maju

Rektor UIC Mengaku Dapat Bansos Jokowi, Fadli Zon: Duh, Ironi Negara Maju

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 11:18 WIB

500 TKA China di Luar Nalar, Pemerintah Terkesan Beri Karpet Merah ke Asing

500 TKA China di Luar Nalar, Pemerintah Terkesan Beri Karpet Merah ke Asing

News | Kamis, 30 April 2020 | 18:39 WIB

TKA China Masuk RI saat Corona, ORI: Bukti Ego Sektoral Pejabat Masih Kuat

TKA China Masuk RI saat Corona, ORI: Bukti Ego Sektoral Pejabat Masih Kuat

News | Kamis, 30 April 2020 | 16:00 WIB

Bansos Pakai Logo Presiden, Fadli Zon: Rakyat Lebih Butuh Isinya

Bansos Pakai Logo Presiden, Fadli Zon: Rakyat Lebih Butuh Isinya

News | Kamis, 30 April 2020 | 12:31 WIB

Terkini

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:55 WIB

×