Tolak Lockdown, Demonstran Bersenjata Kerumuni Gedung Parlemen Michigan

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Jum'at, 01 Mei 2020 | 15:28 WIB
Tolak Lockdown, Demonstran Bersenjata Kerumuni Gedung Parlemen Michigan
Tolak Lockdown, Demonstran Bersenjata Kerumuni Gedung Parlemen Michigan. (Dok. Twitter@SenPolehanki)

Suara.com - Suara.com - Ratusan demonstran menggelar aksi protes menolak kebijakan lockdown di Gedung Parlemen Michigan, Amerika Serikat, Kamis (30/4/2020). Beberapa diantaranya menenteng senapan.

Beberapa dari gerombolan pengunjuk rasa itu berkumpul di Gedung Parlemen tanpa menggunakan masker dan tak mematuhi praktik social distancing atau jarak sosial.

Sebelum memasuki kawasan Gedung pemerintahan, pihak kepolisian terlebih dahulu memeriksa suhu tubuh para demonstran satu persatu.

Aksi demonstrasi bertajuk "Pawai Patriot Amerika" itu digelar oleh kelompok bernama Michigan United for Liberty.

Mereka menolak kebijakan Gubernur Negara Bagian Michigan, Gretchen Whitmer, terkait perpanjangan lockdown hingga 15 Mei. Para demonstran meminta paerlemen menyetujui pembukaan kembali toko-toko mulai 1 Mei.

Dilansir BBC, Jumat (1/5/2020), sejumlah demonstran terlihat menyandang senjata api di dalam gedung parlemen. Secara hukum, tindakan itu disebut tak melanggar undang-undang yang ada.

Namun, sebagai tindakan antisipasi seorang senator negara bagian dan beberapa koleganya, dikabarkan memilih menggunakan rompi anti peluru.

Dalam tayangan video yang beredar, para pengunjuk rasa menyerukan kalimat protes seperti "Mari kita masuk!", "Mari kita bekerja" dan "Ini adalah rumah rakyat, Anda tidak dapat mengunci kami".

Seorang demonstran, Joni George, berkata kepada Associated Press (AP) bahwa virus yang sesungguhnya merupakan pejabat parlemen itu sendiri.

baca juga

"Virusnya ad di sini. Sudah waktunya untuk membiarkan orang kembali bekerja. Hanya itu saja," katanya.

Kebijakan Gubernur Gretchen Whitmer tak hanya ditentang oleh masyarakat. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump secara terang-terangan mendukung penghentian lockdown, lewat cuitannya di Twitter.

Kendati mendapat banyak tekanan terkait kebijakan memperpanjang lockdown, Whitmer tetap teguh pada pendiriannya.

Hal itu lantaran tingginya kasus infeksi virus Corona di Michigan yang mencapai angka 41 ribu dengan 3.788 kematian.

Pada Rabu (29/4/2020) sebagaimana dilaporkan BBC, Gretchen Whitmer menuduh pejabat dari Partai Republik hanya memperlakukan pandemi virus Corona sebagai "masalah politik", bukan "krisis kesehtan masyarakat".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Demo Tolak Lockdown, Pendukung Presiden Trump Ini Positif Corona

Usai Demo Tolak Lockdown, Pendukung Presiden Trump Ini Positif Corona

News | Selasa, 28 April 2020 | 19:08 WIB

Terkini

BGN Ubah Skema Biaya Operasional Dapur MBG, Kini Maksimal Rp3.000 Per Porsi

BGN Ubah Skema Biaya Operasional Dapur MBG, Kini Maksimal Rp3.000 Per Porsi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:58 WIB

Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang

Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:57 WIB

Dana IPO Disalahgunakan dan Dicatat Ngasal, Petinggi Saham-saham Ini Diciduk

Dana IPO Disalahgunakan dan Dicatat Ngasal, Petinggi Saham-saham Ini Diciduk

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:55 WIB

Bagaimana Banjir Rob Memengaruhi Tubuh dan Kehidupan Perempuan Pesisir Demak?

Bagaimana Banjir Rob Memengaruhi Tubuh dan Kehidupan Perempuan Pesisir Demak?

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:53 WIB

Neve Campbell Dipastikan Kembali Perankan Sidney Prescott dalam Scream 8

Neve Campbell Dipastikan Kembali Perankan Sidney Prescott dalam Scream 8

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:50 WIB

Shio Anjing Cocok dengan Shio Babi? Ini Prediksi Hokinya dalam Keuangan dan Asmara

Shio Anjing Cocok dengan Shio Babi? Ini Prediksi Hokinya dalam Keuangan dan Asmara

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:50 WIB

Demokrat Soroti Kasus Penyadapan yang Seret Eks Kapolri: Siapa Dalangnya dan Apa Motifnya?

Demokrat Soroti Kasus Penyadapan yang Seret Eks Kapolri: Siapa Dalangnya dan Apa Motifnya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:49 WIB

Amanda Manopo Kembali Lewat Series Pay Later 2, Hadirkan Isu Judol hingga Romansa Manis

Amanda Manopo Kembali Lewat Series Pay Later 2, Hadirkan Isu Judol hingga Romansa Manis

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 14:49 WIB

Gerindra Sebut Penyadapan Terhadap Presiden Adalah Insubordinasi, Perlu Didalami Upaya Makar

Gerindra Sebut Penyadapan Terhadap Presiden Adalah Insubordinasi, Perlu Didalami Upaya Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:48 WIB

Polisi Ungkap Hasil Tes DNA 15 Fragmen Tulang Pembunuhan Ibu dan Anak Madiun

Polisi Ungkap Hasil Tes DNA 15 Fragmen Tulang Pembunuhan Ibu dan Anak Madiun

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 14:48 WIB

×