Sebelum PSBB, Pemprov Siapkan 1.000 Makam Khusus Corona di TPU Tegal Alur

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 01 Mei 2020 | 17:31 WIB
Sebelum PSBB, Pemprov Siapkan 1.000 Makam Khusus Corona di TPU Tegal Alur
Penggali kubur TPU Tegal Alur. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ternyata telah membuat sekitar 1.000 lubang makam khusus jenazah korban virus Corona atau Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat.

Lubang ini telah dibuat sekitar satu bulan lalu sebelum masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan atau saat Tegal Alur dijadikan TPU khusus pemakaman jenazah corona.

Hal ini diungkap oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Juaini Yusuf.

Meski bukan bidang Dinasnya, Juaini menyatakan pihaknya mendapatkan permintaan bantuan dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk menggali lubang makam.

"Tim kami dari SDA diminta menyiapkan lubang, ada lah sekitar 1.000 lubang," ujar Juaini saat dihubungi Suara.com, Jumat (1/5/2020).

Juaini menjelaskan, pihaknya diminta untuk membantu karena memiliki sejumlah unit alat berat penggali tanah atau ekskavator. Sementara selama ini penggalian makam hanya dilakukan secara manual dengan memacul tanah.

Tindakan ini, kata Juaini, diambil mengingat pertambahan jumlah jenazah penyakit menular setiap pekannya terus meningkat. Karena itu diminta lubang makam dalam jumlah banyak agar bisa dilakukan penanganan secara cepat.

"Makanya kami diminta bantu. Kami pakai alat, pakai ekskavator. Kalau pakai pacul juga bisa berapa hari," jelasnya.

Setelah membuat 1000 lubang, Juaini mengatakan belum ada permintaan bantuan lagi untuk membuat lubang makam dalam jumlah banyak. Ia menyebut alat ekskavator tetap disiagakan di TPU khusus corona jika butuh bantuan.

"Ya sesuai permintaan dari Dinas Kehutanan aja. Kalau dia butuh kami langsung siap," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Pakai Masker di Sukabumi, Sanksi Baca Doa Corona Cepat Hilang Menanti

Tak Pakai Masker di Sukabumi, Sanksi Baca Doa Corona Cepat Hilang Menanti

Jabar | Jum'at, 01 Mei 2020 | 17:07 WIB

PM Hongaria: Virus Corona Belum Lenyap, Siap-siap Hadapi Gelombang Kedua

PM Hongaria: Virus Corona Belum Lenyap, Siap-siap Hadapi Gelombang Kedua

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:42 WIB

Akali Larangan Mudik, Imin Naik Mobil Barang ke Lampung, Tarif Rp 900 Ribu

Akali Larangan Mudik, Imin Naik Mobil Barang ke Lampung, Tarif Rp 900 Ribu

Banten | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:33 WIB

Trump Klaim Punya Bukti Asal Corona dari Lab Wuhan, Intelijen AS Tak Yakin

Trump Klaim Punya Bukti Asal Corona dari Lab Wuhan, Intelijen AS Tak Yakin

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:31 WIB

RSUD Padang Panjang Tutup, 13 Tenaga Medisnya Dinyatakan Positif Corona

RSUD Padang Panjang Tutup, 13 Tenaga Medisnya Dinyatakan Positif Corona

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:17 WIB

Makin Banyak! 1 Mei Pasien Positif Corona Tambah 433 Jadi 10.551 Orang

Makin Banyak! 1 Mei Pasien Positif Corona Tambah 433 Jadi 10.551 Orang

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:08 WIB

Tambah 433 Orang per 1 Mei, Positif Corona RI Tembus 10.551 Pasien

Tambah 433 Orang per 1 Mei, Positif Corona RI Tembus 10.551 Pasien

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:06 WIB

Bansos COVID-19 Orang Miskin di Tangerang Disunat RT untuk Beli Rokok

Bansos COVID-19 Orang Miskin di Tangerang Disunat RT untuk Beli Rokok

Banten | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:02 WIB

Terkini

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB