Menko PMK Minta Warga Mampu yang Dapat Bantuan Dialihkan

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 04 Mei 2020 | 13:38 WIB
Menko PMK Minta Warga Mampu yang Dapat Bantuan Dialihkan
Menko PMK Muhadjir Effendy. [Dokumentasi Humas Kemenko PMK]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan warga yang membutuhkan bantuan di tengah pandemi Covid-19 namun belum terdaftar bisa melapor kepada RT atau RW setempat.

Ia menekankan kepada warga yang sudah mampu apabila mendapatkan bantuan sosial agar sejatinya bisa mengalihkan kepada yang membutuhkan.

Muhadjir menuturkan, kesadaran diri penting untuk ditegakkan di saat ada warga lain yang lebih membutuhkan. Kalau memang sudah mampu dalam segi finansial, ia meminta jangan merasa tidak mampu.

"Jangan sudah mampu merasa tidak mampu, nanti Tuhan bikin tidak mampu benar," kata Muhadjir melalui rekaman suara yang disampaikan kepada wartawan, Senin (5/4/2020).

Agar bantuan sosial yang disalurkan pemerintah tepat sasaran, Muhadjir meminta kepada RT atau RW agar bisa lebih selektif dalam mendata warga yang betul tidak mampu dan berhak mendapatkan bantuan. Menurutnya pihak RT dan RW tidak perlu berpegang kepada data yang sudah ada.

"Karena yang tahu persis siapa yang butuh yang lebih membutuhkan itu RT/RW," ujarnya.

Selain itu, Muhadjir juga mengatakan bagi warga yang membutuhkan bansos namun belum mendapatkannya bisa langsung melaporkan kepada pihak RT/RW atau ke kelurahan. Di satu sisi, ia pun sudah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mempercepat pendataan dari RT/RW agar segera masuk ke Kemensos sehingga bantuan pun bisa langsung turun.

"Jadi jangan terlalu lama ditahan di instansi tertentu apalagi kemudian datanya enggak ada sehingga enggak cocok antara yang mau kita bantu, karena sudah ada pembagian antara Pemprov dengan Kemensos ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringati Hardiknas di Tengah Pandemi Corona, Anies Lakukan Upacara Online

Peringati Hardiknas di Tengah Pandemi Corona, Anies Lakukan Upacara Online

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:28 WIB

Lima Mahasiswa Indonesia di Moskow Rusia Positif Corona

Lima Mahasiswa Indonesia di Moskow Rusia Positif Corona

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:25 WIB

Masih Banyak yang Melanggar, Pengendara Aturan PSBB Bogor Belum Ditilang

Masih Banyak yang Melanggar, Pengendara Aturan PSBB Bogor Belum Ditilang

Jabar | Senin, 04 Mei 2020 | 13:19 WIB

Setop Penularan Covid-19, Jepang Perpanjang Masa Darurat Hingga 31 Mei 2020

Setop Penularan Covid-19, Jepang Perpanjang Masa Darurat Hingga 31 Mei 2020

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:22 WIB

Terkini

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Tanda-Tanda Tekanan Sudah Muncul di Dalam Negeri

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Tanda-Tanda Tekanan Sudah Muncul di Dalam Negeri

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB