Penyebaran Corona Belum Reda, Jepang Perpanjang Status Darurat Nasional

Syaiful Rachman, Arief Apriadi

Senin, 04 Mei 2020 | 15:49 WIB
Penyebaran Corona Belum Reda, Jepang Perpanjang Status Darurat Nasional
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. [AFP/Kazuhiro Nogi]

Suara.com - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berencana memperpanjang status darurat nasional hingga 31 Mei 2020 menyusul belum meredanya pandemi virus Corona di Negeri Sakura.

Keputusan itu dinilai sebagai keputusan terbaik saat ini bagi pemerintah Jepang untuk mencegah meluasnya infeksi COVID-19 yang kini dikhawatirkan membebani sistem kesehatan.

7 April lalu PM Abe mengumumkan keadaan darurat selama sebulan penuh untuk Tokyo dan enam wilayah lainnya. Kemudian memperluasnya untuk mencakup seluruh wilayah negara.

Status darurat yang ditetapkan pada 7 April itu sendiri akan berakhir pada Rabu (6/5/2020), dan Abe dilaporkan akan mengumumkan perpanjangan status darurat nasional malam ini.

"Kami memperoleh persetujuan untuk memperpanjang periode hingga 31 Mei yang mencakup semua prefektur di negara ini," kata Yasutoshi Nishimura, salah seorang menteri yang turut dalam penanganan virus Corona, seperti dikutip AFP.

Jalan yang hampir kosong terlihat setelah pemerintah mengumumkan darurat negara menyusul penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di distrik hiburan dan perbelanjaan Kabukicho, di Tokyo, Jepang, Senin (13/4/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato
Jalan yang hampir kosong terlihat setelah pemerintah mengumumkan darurat negara menyusul penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di distrik hiburan dan perbelanjaan Kabukicho, di Tokyo, Jepang, Senin (13/4/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato

Kendati bakal melakukan perpanjangan status darurat, Jepang turut melonggarkan aturan di beberapa sektor ekonomi.

Pembukaan beberapa fasilitas publik direncanakan menyasar wilayah-wilayah besar seperti Tokyo, Osaka, Kyoto, Hokkaido, Fukuoka, dan delapan perfektur lainnya.

Menteri Revitalisasi Ekonomi Yasutoshi Nishimura mengatakan pihaknya juga siap membantu industri menengah yang mengalami masalah finansial, khusunya yang bertempat di wilayah non-perkotaan.

“Sekitar 1 triliun yen (sekitar Rp142 triliun) telah disiapkan negara. Jika perlu, kami juga akan memikirkan untuk meningkatkan jumlah ini,” kata Nishimura dilansir Japan Times.

baca juga

Dilansir NHK, Jepang kekinian telah mencatatkan lebih dari 15 ribu infeksi virus Corona dengan korban meninggal menyentuh angka 538.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Corona Belum Reda, Krisis APD Hantui Pekerja Medis di Jepang

Pandemi Corona Belum Reda, Krisis APD Hantui Pekerja Medis di Jepang

News | Sabtu, 02 Mei 2020 | 20:05 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×