Ahli Jantung Meneliti Kekuatan Doa pada Pasien Virus Corona

Dany Garjito, Rifan Aditya

Senin, 04 Mei 2020 | 19:37 WIB
Ahli Jantung Meneliti Kekuatan Doa pada Pasien Virus Corona
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kansas City Heart Rhythm Institute, Amerika Serikat meneliti pengaruh kekuatan doa terhadap pasien virus corona. Penelitian ini dimulai awal bulan Mei hingga Agustus 2020.

Dilaporkan New York Post, Minggu (3/5/2020), penelitian ini menguji 1.000 pasien dalam perawatan intensif yang menderita penyakit menular Covid-19.

Peneliti akan melihat perbandingan mortalitas atau tingkat kematian pasien yang berdoa dengan yang tidak.

Studi yang membutuhkan waktu empat bulan ini juga akan membandingkan tingkat kematian pasien dengan faktor lamanya waktu di ICU serta pemakaian ventilator.

Ketua peneliti dan ahli jantung, Dr. Dhanunjaya Lakkireddy mengatakan, "Kami semua percaya pada sains, tapi kami juga percaya pada iman."

"Jika ada kekuatan ajaib, yang banyak dari kita percaya, akankah kekuatan doa dan campur tangan ilahi mengubah hasil dengan cara yang terpadu? Itu pertanyaan kami," imbuhnya.

Lakkireddy menekankan, "Itu harusnya menjadi intervensi supranatural sejati."

Ahli jantung ini mengakui kalau bahkan istrinya sendiri, yang juga sesama dokter, skeptis terhadap hal-hal semacam itu.

"Tapi itu tidak membahayakan siapa pun. Sebuah keajaiban bisa terjadi. Selalu ada harapan, bukan?” ucap Lakkireddy.

baca juga

Studi ini secara resmi meneliti "peranan tidak langsung atas doa multi-denominasi pada hasil klinis pasien COVID-19," menurut situs resmi di National Institutes of Health.

Doa yang diteliti berasal dari berbagai agama, yaitu Kristen, Hindu, Islam, Yahudi dan Buddha.

"Saya percaya pada kekuatan semua agama," kata Lakkireddy.

"Saya pikir jika kita percaya pada keajaiban Tuhan dan kebaikan universal dari agama apa pun, maka kita harus menggabungkan tangan dan bergabung dengan kekuatan masing-masing agama ini bersama-sama untuk satu-satunya alasan menyelamatkan umat manusia dari pandemi ini," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud Umbar Soal Relaksasi PSBB, PKS: Ucapan Pemerintah Bikin Warga Stres

Mahfud Umbar Soal Relaksasi PSBB, PKS: Ucapan Pemerintah Bikin Warga Stres

News | Senin, 04 Mei 2020 | 19:28 WIB

Jangan Buru-Buru Relaksasi PSBB, Pemerintah Harus Dengarkan Kepala Daerah

Jangan Buru-Buru Relaksasi PSBB, Pemerintah Harus Dengarkan Kepala Daerah

News | Senin, 04 Mei 2020 | 19:19 WIB

Ketua DPR : Masalah Pandemi Covid-19 Bisa Diatasi secara Bersama-sama

Ketua DPR : Masalah Pandemi Covid-19 Bisa Diatasi secara Bersama-sama

DPR | Senin, 04 Mei 2020 | 19:10 WIB

Peneliti: 4 Alasan untuk Tidak Percaya Virus Corona dari Laboratorium Wuhan

Peneliti: 4 Alasan untuk Tidak Percaya Virus Corona dari Laboratorium Wuhan

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 19:30 WIB

39 Nakes Kontak Erat Pasien Positif COVID-19, Puskesmas Pleret Ditutup

39 Nakes Kontak Erat Pasien Positif COVID-19, Puskesmas Pleret Ditutup

Jogja | Senin, 04 Mei 2020 | 18:40 WIB

Terkini

11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan

11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 14:31 WIB

Gugur Saat Padamkan Karhutla di Seruyan, Kapten Nurhafiz Dimakamkan Secara Militer

Gugur Saat Padamkan Karhutla di Seruyan, Kapten Nurhafiz Dimakamkan Secara Militer

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:31 WIB

Mengisi Daya, Berbagi Cerita: Komisaris Independen PLN Menyapa Pelanggan di SPKLU Cambridge Medan

Mengisi Daya, Berbagi Cerita: Komisaris Independen PLN Menyapa Pelanggan di SPKLU Cambridge Medan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:30 WIB

Penelitian Ungkap Peran Kelelawar dan Burung dalam Pemulihan Ekosistem Krakatau

Penelitian Ungkap Peran Kelelawar dan Burung dalam Pemulihan Ekosistem Krakatau

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:30 WIB

Sinopsis Bad Day, Kisah Seorang Ibu yang Ditimpa Kesialan Bertubi-tubi

Sinopsis Bad Day, Kisah Seorang Ibu yang Ditimpa Kesialan Bertubi-tubi

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 14:30 WIB

Suhud Minta Gaji dan Jenjang Karier Tenaga Kesehatan BLUD Diperbaiki

Suhud Minta Gaji dan Jenjang Karier Tenaga Kesehatan BLUD Diperbaiki

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:29 WIB

Airlangga Pastikan Program Rekening Massal Gratis Berlaku Tahun Ini

Airlangga Pastikan Program Rekening Massal Gratis Berlaku Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:26 WIB

CPNS Dibuka November, Mensesneg Ungkap Apa Saja yang Perlu Disiapkan

CPNS Dibuka November, Mensesneg Ungkap Apa Saja yang Perlu Disiapkan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:23 WIB

29,4 Persen Anak Muda Indonesia Sudah Pakai AI, Kini Diajak Bikin Konten Kreatif

29,4 Persen Anak Muda Indonesia Sudah Pakai AI, Kini Diajak Bikin Konten Kreatif

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 14:22 WIB

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:20 WIB

×