Dua Laboratorium Uji Spesimen Covid-19 di Bali Sudah Beroperasi

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 05 Mei 2020 | 14:56 WIB
Dua Laboratorium Uji Spesimen Covid-19 di Bali Sudah Beroperasi
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Suara.com - Provinsi Bali terus meningkatkan percepatan penanganan terhadap virus corona atau Covid-19. Salah satunya menjadikan laboratorium di Rumah Sakit Sanglah sebagai kamp pelatihan tenaga ahli yang bertugas memeriksa spesimen.

Ketua Tim Lab Pemeriksaan Kasus Covid-19 Provinsi Bali, Ni Nyoman Sri Budayanti mengatakan Rumah Sakit Sanglah ditunjuk sebagai salah satu laboratorium pemeriksaan di Bali pada 26 Maret 2020. Rumah sakit tersebut dijadikan pusat untuk pemeriksaan secara Polymerase Chain Reaction atau PCR.

"Iya Sanglah ditunjuk sebagai Lab pemeriksaan PCR. Kami pun sudah berpikir tidak mungkin melakukan semuanya sendiri. Oleh karena itu analisis yang ada kami ambil dari berbagai tempat," kata Ni Nyoman Sri di Gedung BNPB, Selasa (5/5/2020).

Tak hanya itu, Provinsi Bali juga menjadikan Rumah Sakit Universitas Warmadewa sebagai laboratorium pemeriksaan spesimen Covid-19. Sehingga, di Bali kini terdapat dua laboratorium pemeriksaan spesimen.

"Jadi kami sudah dua Lab yang mulai jalan," kata dia.

Ni Nyoman Sri mengatakan, laboratorium di Rumah Sakit Sanglah memunyai kapasitas sebanyak 250 spesimen yang dapat dikerjakan. Sedangkan di Rumah Sakit Universias Warmadewa hanya berkisar 50 spesimen.

"Kalau Lab sanglah sendiri maksimal sehari bisa 250 sampel, dengan nanti kalau digabung dengan warmadewa ya 300 sampel dengan 1 mesin di Sanglah dan 1 mesin kecil di warmadewa," kata Ni Nyoman Sri.

Ni Nyoman Sri berharap, kedepan akan ada kemungkinan peningkatan kapasitas pemeriksaan di Rumah Sakit Sanglah. Pasalnya, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali telah menerima bantuan mesin pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dari Kementerian Kesehatan.

"Itu hari ini sedang diinstal (mesinnya). Jadi kalau besok sudah jalan 2 mesin, otomatis kapasitas kami meningkat," kata dia.

baca juga

Ni Nyoman menambahkan, kekinian Rumah Sakit Universitas Warmadewa juga tengah memerlukan SDM analis untuk laboratorium pemeriksaan Covid-19. Pasalnya, pemerintah sudah memberikan izin operasi atas Rumah Sakit Universitas Warmadewa.

"Di sana (Universitas Warmadewa) SDM nya sudah siap. untuk Lapkesda kita tinggal nunggu mesin. Kalau mesinnya siap orangnya sudah siap. Ini semua di bawah Lab. Sanglah. Jadi saya selalu bilang sama teman-teman di Sanglah, kita anggap Sanglah ini sebagai kamp pelatihan. Jadi siapapun yang mau jadi volunteer silahkan," katanya.

"Dan terbukti, ada beberapa mahasiswa tamatan S2 biomedik kami, dia nganggur, ikut jadi volunteer untuk di Lab. Seperti itu. Kami membuat Rumah Sakit Sanglah sebagai tempat latihan dengan harapan kalau ada yang punya fasilitas, SDM nya sudah ada," Ni Nyoman menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cari Pasien Positif Covid-19, 150 Pengendara Ikut Tes PCR di Kalimalang

Cari Pasien Positif Covid-19, 150 Pengendara Ikut Tes PCR di Kalimalang

Jabar | Selasa, 05 Mei 2020 | 14:38 WIB

Andai Restoran Kembali Buka, Ini Aturan yang Bisa Diterapkan

Andai Restoran Kembali Buka, Ini Aturan yang Bisa Diterapkan

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2020 | 14:34 WIB

Tukang Cukur Gunakan Jas Hujan Sebagai APD

Tukang Cukur Gunakan Jas Hujan Sebagai APD

Foto | Selasa, 05 Mei 2020 | 14:27 WIB

6 Sekolah di Jaktim Jadi Tempat Isolasi, Pemkot: Alhamdulillah Warga Terima

6 Sekolah di Jaktim Jadi Tempat Isolasi, Pemkot: Alhamdulillah Warga Terima

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 14:25 WIB

Vaksin Covid-19 Dinilai Dapat Selesai dalam 18 Bulan, Apakah Realistis?

Vaksin Covid-19 Dinilai Dapat Selesai dalam 18 Bulan, Apakah Realistis?

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 14:25 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×