Soal Herbal Corona Milik DPR, dr Erlina: Kalau Enggak Tau Jangan Diminum

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Selasa, 05 Mei 2020 | 16:41 WIB
Soal Herbal Corona Milik DPR, dr Erlina: Kalau Enggak Tau Jangan Diminum
dr Erlina Burhan. (YouTube/Deddy Corbuzier)

Suara.com - Dokter ahli paru yang juga menangani kasus virus corona Erlina Burhan angkat bicara soal obat herbal yang disiapkan oleh Satgas Covid-19 DPR, yakni herbavid-19.

Menurutnya, jika masih belum jelas asal dan bahan jamu tersebut lebih baik jangan dikonsumsi.

Pernyataan itu ia sampaikan ketika menjadi narasumber di kanal YouTube Deddy Corbuzier yang diunggah pada Selasa (5/5/2020).

Erlina mengaku telah mengetahui produk yang daidakan oleh Satgas Covid-19 DPR itu.

"Itu kan katanya herbal. Saya lihat itu isinya apa, efeknya apa, zat aktifnya apa, tapi bahasanya China semua, jadi saya enggak tahu," kata dokter Erlina.

Lantaran tak mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, ia menyarankan agar tak perlu mengkonsumsi jika memang belum ada kejelasan tentang obat herbal tersebut.

"Kalau saya sih, kalau enggak tahu jangan diminum," saran dokter Erlina.

Sebetulnya, dokter Elina melanjutkan, itu harus didaftarkan di BPOM untuk mengetahui bahan aktif yang terkandung di dalamnya.

"Tapi aneh ya, kalau hanya herbal. Indonesia itu kan kaya. Kenapa dari China? kenapa enggak dari kita saja?" kata dokter Erlina mempertanyakan.

baca juga

Sebelumnya diketahui bahwa Deputi Penerangan Masyarakat Satgas Lawan Covid-19 DPR RI Arteria Dahlan mengatakan bahwa mereka membagikan obat herbal secara gratis karena dipercaya ampuh mengobati pasien terpapar virus corona.

"Perlu untuk diinformasikan bahwa Herbavid-19 diberikan secara cuma-cuma kepada pasien Covid-19, baik yang dirawat di rumah sakit, puskesmas, maupun yang menjalani karantina mandiri. Herbavid-19 hanya sebagian kecil dari beberapa item bantuan satgas, Pak Dasco Sufmi Ahmad selaku Koordinator Satgas selalu mengingatkan agar kami semua tetap istikamah," tutur Arteria dalam keterangannya, Jumat (1/5/2020).

Ia juga mengungkapkan bahwa Satgas Lawan Covid-19 DPR RI telah menjalani tahapan sesuai prosedur.

"Bahkan Herbavid-19 juga telah teregistrasi dan memperoleh izin edar dari Badan Penawasan Obat dan Makanan (BPOM). Teregistrasi dengan nomor TR203643421 tertanggal 30 April 2020. Semoga dapat menyudahi polemik dan menambah semangat satgas dan para dokter dan petugas medis lainnya untuk semakin masif melakukan kerja-kerja kemanusiaan memerangi pandemik Covid-19," kata Arteria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPR Minta Pemerintah Tegas Larang Mudik, Jangan Ubah-Ubah Aturan

Anggota DPR Minta Pemerintah Tegas Larang Mudik, Jangan Ubah-Ubah Aturan

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 16:10 WIB

DPR Gelar Rapat Paripurna, Mayoritas Anggota Hadir Secara Virtual

DPR Gelar Rapat Paripurna, Mayoritas Anggota Hadir Secara Virtual

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 15:23 WIB

Data Pengguna Bocor, DPR Minta Tokopedia Bertanggung Jawab

Data Pengguna Bocor, DPR Minta Tokopedia Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 15:18 WIB

BPOM Tegaskan Belum Pernah Keluarkan Izin Obat Herbal untuk Covid-19

BPOM Tegaskan Belum Pernah Keluarkan Izin Obat Herbal untuk Covid-19

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 12:43 WIB

Satgas Lawan Covid-19 DPR Terima 2.600 Bantuan Paket Sembako

Satgas Lawan Covid-19 DPR Terima 2.600 Bantuan Paket Sembako

DPR | Selasa, 05 Mei 2020 | 10:57 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×