Jauhi Pikiran Negatif, WHO Rilis Cara Meredakan Stres

M. Reza Sulaiman | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2020 | 18:55 WIB
Jauhi Pikiran Negatif, WHO Rilis Cara Meredakan Stres
Cara Mengatasi Stres menurut WHO. (Dok. WHO)

Suara.com - Jauhi Pikiran Negatif, WHO Rilis Cara Meredakan Stres

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan ilustrasi bergambar dan video untuk mengatasi stres. Ilustrasi itu mengajak orang untuk melepaskan diri dari pikiran negatif.

Dilansir dari Insider, ilustrasi tersebut diterbitkan 29 April bertepatan dengan dimulainya Bulan Kesadaran Kesehatan Mental pada bulan Mei.

"Meskipun tidak secara khusus dikembangkan untuk membantu orang mengelola stres selama pandemi Covid-19, kami berharap itu akan membantu orang yang saat ini merasa di bawah tekanan akibat dari pandemi," kata petugas komunikasi WHO Alison Brunier kepada Insider.

Tanda Stres (WHO)
Tanda Stres (Dok. WHO)

Melalui laman facebook resmi Jumat (1/5/2020), WHO memberikan beberapa cara untuk mengurangi rasa stres yang muncul dalam sebuah video, antara lain:

1. Memahami Diri Sendiri

Saat badai emosi datang, cobalah untuk memahami apa yang anda rasakan. Cobalah untuk relaks dan kendalikan tubuh Anda. Kembali fokus dan cobalah berhubungan dengan orang atau lingkungan sekitar.

2. Lepaskan Diri Anda

Lepaskan diri dari pikiran dan perasaan dengan memperhatikan dan kembali fokuskan pada apa yang seharusnya Anda lakukan.

3. Berbuat Baik pada Diri Sendiri

Menurut WHO, berbuat baik pada disi sendiri akan membantu mengurangi stres. Ketika bebuat baik pada disi sendiri, Anda akan memiliki energi lebih untuk membantu orang lain.

4. Lakukan Secara Berulang

Teknik-teknik sederhana dalam panduan manajemen stres WHO yang dipraktikkan secara teratur dapat membantu Anda menemukan ketenangan pikiran dalam hidup. Meskipun dalam masa stres yang tinggi.

Selain tentang menejemen stres, WHO juga membagikan tanda stres, seperti: tidak bisa fokus, mudah marah, tidak bisa duduk diam, susah tidur, sedih dan merasa bersalah, khawatur, mudah menangis, dan merasa lelah.

Saat ini panduan tersebut masih khusus berbahasa Inggris dan sedang diterjemahkan ke banyak bahasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Covid-19 di Prancis Sudah Ada Sebelum China Melapor, Ini Kata WHO

Pasien Covid-19 di Prancis Sudah Ada Sebelum China Melapor, Ini Kata WHO

Tekno | Rabu, 06 Mei 2020 | 05:10 WIB

Tanggapi AS, WHO: Perlu Bukti Ilmiah Virus Corona Berasal dari Lab Wuhan

Tanggapi AS, WHO: Perlu Bukti Ilmiah Virus Corona Berasal dari Lab Wuhan

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 14:10 WIB

Sistem Kesehatan Kolaps, Petugas Medis Yaman Kesulitan Perangi COVID-19

Sistem Kesehatan Kolaps, Petugas Medis Yaman Kesulitan Perangi COVID-19

News | Senin, 04 Mei 2020 | 22:10 WIB

Terkini

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:44 WIB

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:39 WIB

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:22 WIB

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:23 WIB

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:10 WIB

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:03 WIB

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:45 WIB

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:39 WIB