Nekad Tetap Buka Saat Lockdown, Pemilik Salon di Texas Dipenjara

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 07 Mei 2020 | 12:47 WIB
Nekad Tetap Buka Saat Lockdown, Pemilik Salon di Texas Dipenjara
Ilustrasi salon. (Unsplash/Aw Creative)

Suara.com - Seorang pemilik salon di Texas dikabarkan dijebloskan ke penjara akibat tetap membuka layanannya ketika aturan lockdown diberlakukan.

Pemilik salon yang diketahui bernama Shelley Luther, dimasukkan ke dalam penjara setelah tetap membuka salonnya ketika lockdown. Ia tetap membuka salonnya lantaran agar bisa bertahan hidup.

Dilansir dari Reuters, dalam persidangan hari Selasa (05/05), Luther mengatakan bahwa dia tetap membuka salon karena membutuhkan uang.

"Saya tidak bisa memberi makan keluarga saya, dan stylist saya tidak bisa memberi makan keluarga mereka," jelas Luther. Luther juga mengatakan ia telah mengajukan pinjaman federal tetapi tidak kunjung menerimanya.

Hakim Eric Moye, yang memimpin persidangan tersebut mempertimbangkan untuk menetapkan denda sebagai ganti waktu kurungan dan Luther diminta meminta maaf serta tidak membuka kembali salonnya sampai ia diizinkan. Namun Luther menolaknya.

"Memberi makan anak-anakku itu tidak egois. Jika menurut Anda hukum lebih penting daripada memberi makan anak-anak, maka silakan lanjutkan keputusanmu, tapi aku tidak akan menutup salon." ujar Luther kepada Hakim Moye.

Akibat sanggahan yang diberikan Luther, lantas hakim menilai bahwa Luther telah melawan perintah di pengadilan terbuka, secara terang-terangan dan disengaja. Dia mencatat bahwa meskipun diberi kesempatan untuk meminta maaf, Luther tidak menyatakan penyesalan, ingin bertaubat atau meminta maaf atas tindakannya.

Kasus tersebut kemudian mengundang simpati Jaksa Agung Negara Bagian Texas, Ken Paxton. Ia menganggap keputusan hakim untuk memenjarakan Luther tersebut 'keterlaluan'.

Dalam sepucuk surat kepada Hakim Wilayah Dallas tersebut, Paxton menyerukan pembebasan Shelley Luther dari penjara. Gubernur Texas, Greg Abbott, seorang anggota Partai Republik, juga mengeluarkan pernyataan yang menyerukan pembebasan Luther.

"Saya merasa keterlaluan, bahwa selama pandemi nasional ini, seorang hakim di sebuah daerah yang membebaskan para penjahat karena takut tertular COVID-19, akan memenjarakan seorang ibu karena mengoperasikan salon rambutnya demi mencari makan untuk keluarganya," ujar Paxton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terima Tamu Wanita dan Langgar Lockdown, Penasihat Pandemi Inggris Mundur

Terima Tamu Wanita dan Langgar Lockdown, Penasihat Pandemi Inggris Mundur

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 03:05 WIB

Lockdown Bakal Dicabut, Warga Australia Masih Takut ke Luar Rumah

Lockdown Bakal Dicabut, Warga Australia Masih Takut ke Luar Rumah

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 18:38 WIB

Selama Lockdown, Kasus KDRT di Rusia Naik Dua Kali Lipat

Selama Lockdown, Kasus KDRT di Rusia Naik Dua Kali Lipat

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 21:03 WIB

Terkini

Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh

Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:28 WIB

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:21 WIB

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:06 WIB

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:49 WIB

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:38 WIB

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:16 WIB

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:02 WIB

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:43 WIB

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB