DPRD Jakarta: Menkeu Sri Mulyani Sebar Hoaks terkait Dana Bansos

Reza Gunadha | Fakhri Fuadi Muflih
DPRD Jakarta: Menkeu Sri Mulyani Sebar Hoaks terkait Dana Bansos
Menkeu Sri Mulyani. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

"Pemprov DKI bahkan paling siap menghadapi pandemik covid-19, termasuk dalam menanggulangi dampaknya. Catat itu dan Menkeu Sri Mulyani harus tahu," jelasnya.

Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik tak terima atas tuduhan Menteri Keuangan Sri Mulyani, yang menyebut Gubernur Anies Baswedan tak punya dana untuk memberikan bantuan sosial kepada warga terdampak wabah virus corona covid-19.

Taufik bahkan menganggap Sri Mulyani menyebar informasi bohong atau hoaks.

Dia mengatakan, Anies sudah lebih dahulu menyiapkan dana bansos untuk warga yang terdampak corona covid-19, ketimbang pemerintah pusat.

"Pernyataan Sri Mulyani tersebut 100 persen tidak sesuai fakta alias hoaks," ujar Taufik kepada wartawan, Jumat (8/5/2020).

Baca Juga: Bantah Sri Mulyani, Anies Klaim Sudah Siapkan Rp 5 Triliun untuk Bansos

Taufik juga menyebut Pemprov DKI sudah lebih siap memberikan bansos daripada pemerintah pusat.

Dana Rp 700 miliar sudah disiapkan sebelum memberlakukan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Pemprov DKI bahkan paling siap menghadapi pandemik covid-19, termasuk dalam menanggulangi dampaknya. Catat itu dan Menkeu Sri Mulyani harus tahu," jelasnya.

Selain itu, ia juga menganggap seharusnya pemerintah pusat tak mempersoalkan kesamaan data penerima bansos DKI dengan program sembako bantuan presiden (Banpres).

Bahkan, menurutnya, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu berterima kasih kepada Anies.

Baca Juga: Sebut Anies Tak Sanggup Bayar Bansos, Sri Mulyani Ditagih Utang Pajak

"Mestinya pemerintah pusat menyatakan terima kasih kepada kepala daerah yang sigap dan tanggap menangani pandemik covid-19 di daerah secara baik," kata dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS