Pernah Terdata dalam Keluarga Tak Mampu, Guru SD Ini Kembalikan Bansos

Chandra Iswinarno

Sabtu, 09 Mei 2020 | 00:08 WIB
Pernah Terdata dalam Keluarga Tak Mampu, Guru SD Ini Kembalikan Bansos
Tanti Oktaria saat melaporkan datanya ke Nagari Aurduri Surantih. [Dok. Nagari Aurduri Surantih Pessel]

Suara.com - Bantuan sosial (Bansos) yang disalurkan pemerintah kepada korban terdampak pandemi Corona atau Virus Covid-19 sudah mulai disalurkan kepada warga. Meski begitu, hingga saat ini masih banyak data penerima yang tidak sesuai.

Hal tersebut juga terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar). Salah satunya dialami seorang warganya bernama Tanti Oktarina.

Tanti yang tercatat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Pessel dengan kesadaran mengembalikan bansos yang diterima. Dia mengaku merasa tidak berhak mendapat bansos dari pemerintah. Lantaran itu, ia melaporkan datanya ke nagari setempat.

Untuk diketahui, guru di Nagari Aurduri Surantih, Kecamatan Sutera ini terdata sebagai penerima Bansos dari Kementerian Sosial (Kemensos) berupa Batuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau e-Warung.

"Karena saya terdata, jadi saya laporkan ke nagari. Sebab, banyak yang lebih layak menerima," ungkapnya kepada Klikpositif.com-jaringan Suara.com pada Jumat (8/5/2020).

Tanti yang lulus menjadi PNS tahun 2018 dan mengajar di SDN 27 Pasar Kambang Lengayang, sebelumnya diketahui tercatat sebagai keluarga kurang mampu.

"Alhamdulillah, dengan kondisi saat ini. Saya sudah bersyukur. Karena saya yakin, masih banyak saudara kita lebih layak," ujarnya.

Wali Nagari Aurduri Surantih Jetrizanko mengapresiasi langkah yang dilakukan Tanti.

"Ya, kami sangat terbantu dengan ada kesadaran warga kita ini. Karena, memang untuk BPNT data langsung dari Kemensos," jelasnya.

baca juga

Diakuinya, secara aturan dan petujuk teknis penerima bantuan, pihaknya terus melakukan validasi sesuai aturan. Namun, dalam realisasi masih banyak data yang diperbaharui, turun tidak sesuai harapan.

"Ketika kami tanya, Dinas Sosial menjawab itu adalah data 2012 dan terakhir diperbarui Januari 2019," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial PPA Pessel Zulpian Aflianto mengakui, hingga saat ini memang terdapat beberapa kelemahan memvalidasi data. Dia berjanjia, akan mendata ulang dan dan menverifikasi supaya lebih valid.

"Ini tugas kita, dan kita akan validasi data ini secepatnya. Jika COVId sudah reda nanti, ini yang akan kita dahulukan."

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Empat Warga Telah Meninggal Masuk Daftar Penerima Bansos, Hebohkan Pasaman

Empat Warga Telah Meninggal Masuk Daftar Penerima Bansos, Hebohkan Pasaman

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 23:40 WIB

Menteri-menteri Bicara soal Bansos DKI, Gerindra: Mau Jegal Anies di 2024?

Menteri-menteri Bicara soal Bansos DKI, Gerindra: Mau Jegal Anies di 2024?

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 21:13 WIB

DPRD Jakarta: Menkeu Sri Mulyani Sebar Hoaks terkait Dana Bansos

DPRD Jakarta: Menkeu Sri Mulyani Sebar Hoaks terkait Dana Bansos

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 21:06 WIB

DPRD Sebut Tak Hanya Pemprov DKI yang Kekurangan Uang untuk Bansos

DPRD Sebut Tak Hanya Pemprov DKI yang Kekurangan Uang untuk Bansos

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:42 WIB

Meski Jadi Polemik, Anggaran Kartu Prakerja Sudah Cair Rp 1,6 Triliun

Meski Jadi Polemik, Anggaran Kartu Prakerja Sudah Cair Rp 1,6 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:40 WIB

Menteri PMK Sebut Warga 'Miskin Kagetan' Muncul saat PSBB, Apa Maksudnya?

Menteri PMK Sebut Warga 'Miskin Kagetan' Muncul saat PSBB, Apa Maksudnya?

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 18:54 WIB

Terkini

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:48 WIB

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:54 WIB

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×