5 Fakta Keluarga Gorok Anak Gadis di Bantaeng, Bakar Dupa dan Isu Pesugihan

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 11 Mei 2020 | 11:05 WIB
5 Fakta Keluarga Gorok Anak Gadis di Bantaeng, Bakar Dupa dan Isu Pesugihan
Detik-detik terduga pembunuh di Desa Pattaneteang Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng ditangkap. Tangkapan layar (instagram.com/makassar_iinfo)

Suara.com - Pembunuhan seorang anak gadis di Desa Pattaneteang Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng mengagetkan banyak pihak. Pasalnya, tindakan sadis ini diduga dilakukan oleh satu keluarga.

Kasus ini menjadi semakin heboh lantaran muncul isu pesugihan hingga ilmu hitam.

Korban berinisial Rs (16) tewas dengan kondisi mengenaskan. Polisi menemukan dua luka menganga akibat tebasan parang di leher, luka sobetan di kepala, serta luka bacok di lengan sebelah kanan.

Berikut ini 5 fakta pembunuhan anak gadis di Bantaeng yang digorok oleh keluarganya.

1. Satu keluarga jadi terduga pelaku

Semula, polisi mendatangi kediaman keluarga Darwis karena ada laporan dari warga bahwa para pelaku menyandera tiga orang tetangga. Sekitar pukul 11.30 Wita, aparat Polsek Tompobulu sampai di TKP.

Dikutip dari Terkini.id -- jaringan Suara.com, Minggu (10/5/2020), Peristiwa tersebut membuat Kapolres Bantaeng serta Dandim 1410 Bantaeng ikut datang ke lokasi sekaligus memimpin negosiasi.

Negosiasi berlangsung alot dan tidak dihiraukan sehingga Kapolres Bantaeng memerintahkan untuk menangkap secara paksa.

Satu keluarga yang menjadi terduga pelaku pembunuhan di Bantaeng diamankan aparat polisi. (Terkini.id)
Satu keluarga yang menjadi terduga pelaku pembunuhan di Bantaeng diamankan aparat polisi. (Terkini.id)

Polisi lalu mengamankan Darwis (kepala keluarga) bersama anggota keluarga lainnya yakni istri An, empat anaknya, Ra, Dh, Si dan AO, serta menantunya yakni AD dan RI.

Darwis (50) dan tujuh anggota keluarganya diduga menghabisi nyawa anak gadisnya sendiri, Rs.

Keluarga ini terus melawan saat diamankan polisi. Ibu kandung korban (An) bahkan tak mau berhenti berteriak selama proses penangkapan.

Belasan personel Polisi diterjunkan. Mereka pun terpaksa menyeret beberapa pelaku.

Saat proses penangkapan, polisi ternyata menemukan korban (Rs) sudah dalam keadaan tak bernyawa di dalam kamar.

2. Disebut sempat bakar dupa dan ada isu ilmu hitam

Menurut informasi yang beredar, keluarga Darwis sempat melakukan ritual bakar dupa beberapa hari sebelum kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunuh Putri Sendiri, Keluarga Darwis Sandera Tetangga Paksa Baca Syahadat

Bunuh Putri Sendiri, Keluarga Darwis Sandera Tetangga Paksa Baca Syahadat

News | Senin, 11 Mei 2020 | 08:44 WIB

Kronologi Satu Keluarga di Bantaeng Sekap dan Bunuh Kerabat Sendiri

Kronologi Satu Keluarga di Bantaeng Sekap dan Bunuh Kerabat Sendiri

News | Senin, 11 Mei 2020 | 08:11 WIB

Drama Hubungan Gelap Berujung Pembunuhan di Bantaeng, 1 Keluarga Ditangkap

Drama Hubungan Gelap Berujung Pembunuhan di Bantaeng, 1 Keluarga Ditangkap

News | Senin, 11 Mei 2020 | 08:00 WIB

Diduga Keluarga Penganut Ilmu Hitam, 'Anaknya Salah Zikir Langsung Digorok'

Diduga Keluarga Penganut Ilmu Hitam, 'Anaknya Salah Zikir Langsung Digorok'

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 20:59 WIB

Pembunuhan Diduga untuk Pesugihan, 'Yang Zikirnya Salah Terus, Jadi Tumbal'

Pembunuhan Diduga untuk Pesugihan, 'Yang Zikirnya Salah Terus, Jadi Tumbal'

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 19:02 WIB

Terkini

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB

Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader

Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:45 WIB

Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman

Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:37 WIB

Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia

Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:31 WIB

Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi

Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:21 WIB

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk

Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:14 WIB

Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan

Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:12 WIB

Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS

Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:11 WIB

Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!

Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:10 WIB